Oleh: arantan | Mei 16, 2013

Yamaha mesti berani melihat kenyataan

Kalau kata orang bijak, kesuksesan saat ini adalah hasil masa lampau. Apa maksudnya? Kalau dapat penghargaan dalam bentuk apapun, misalnya promosi, di kasih award, usaha sukses dan lain-lain itu sebetulnya adalah hasil karya sebelumnya. Sementara apa yang kita buat saat ini baru akan dinilai beberapa saat nanti.

Belum lama ini, di awal tahun 2013 ini, saya menerima kabar secara berbarengan, brand pertama bilang mereka mendapat market share sampai 60% lebih, sementara brand satunya lagi menepuk diri dengan mengatakan mereka punya motor terbaik. Brand yang pertama tersebut sama sekali tidak bilang kalau di segmen skutik seluruh award disapu bersih pada ajang award yang sama! Di sini.

My first bike, Yamaha Jupiter MX, 2006

Semua brand yang punya produk spesifik tanpa tanding bisa mengatakan mirip dengan Yamaha, Suzuki bisa mengatakan mereka punya bebek terkencang, pemegang market share untuk bebek 150 cc… lha kenyataannya memang demikian. Brand satunya bisa bilang juga mereka punya prestasi motor die hard yang tidak di update pun masih laku, dan gelar-gelar lainnya. Vespa saja pun juga bisa bilang, mereka pemegang market share untuk motor classic build up. Tapi siapa yang pemimpin pasar tulen?

Yamaha sebetulnya tidak boleh berpuas diri, sementara market terus di rebut Honda.  Sooner or later Vixion – Byson akan jatuh sebagai pemegang pasar, setelah sebelumnya line up matic Yamaha di rebut kembali. Ini saya tahu dari dulu.

Sementara Yamaha masih menepuk diri dengan Vixion.

What is next?

Bebek Yamaha sudah disikat, jajaran matic Yamaha sudah di setip, motor laki pun sekarang di gencet, semua dilakukan bertahap dan sistematis.

Siapa yang mau dimakan AHM berikutnya?

Semua yakin beli Honda, saatnya giliran Anda


Responses

  1. R15 , yzf250 hrs segera diluncurkan..

  2. yamaha harus melakukan sesuatu

  3. Dulu Yamaha berani menggebrak dgn nouvo dan mio, jupiter yg lebih murah dari supra 97cc, mx lebih murah dari supra 125, vixion lebih murah dari megapro. Sekarang?

    • sekarang malah ke balik sama sayap ayam,jual produk dgn value lebih,tapi lebih murah dari yimmi (beberapa produk,ga semua nya)😛

  4. tatapan bohlam mata r125 sungguh menggoda iman…

  5. saya yakin sejak 2001 ga ganti2, gada duitnya soalnya hahaha

    http://macantua.wordpress.com/2013/05/16/refreshing/

  6. yg ironi dari yamaha,mereka selalu jual dagangan nya ada embel embel motoGp,tapi knpa ga jual motor fairing ?

    Emg motor yg d pake motoGp skutik ?
    Sport naked ? Bebek ? Think😛

    • like this!!

    • tajam dan dalem nih🙂

    • ma jlebb

    • pas banget..

    • R6 R1 itu bukan fairing ya? sport tulen tuh,
      sudah dimasukkan sini juga

    • hadeuh masuk m0darasi🙄

  7. sekarang malah ke balik sama sayap ayam,jual produk dgn value lebih,tapi lebih murah dari yimmi (beberapa produk,ga semua nya)😛

  8. Yamaha pasti akan melakukan sesuatu…

  9. betul. xeon karbu adalah contoh mahalnya yamaha.
    value yamaha itu di pasar seken tarikan kreditan, dulu beli mx seken 3bln sdh turun 3-4 jeti

  10. rumus value for money punya vixion harus diterapkan ke produk2 lainnya, terutama matic,

    Mio J kurang laku karena skrg value nya kurang jika dibanding beat (model juga sih, jujur Mio J itu kurang cakep, lebih cakep Beat FI, terlalu ordinary, kurang sentuhan furutistik yg jadi ciri khas Yamaha, malah Soul GT yg skrg lebih laris kan)

    so perkuat barisan dgn facelift Mio J (jangan dgn Mio GT doank), Fino baru (motor retro jangan dikasi livery aneh2 kaya Fino terdahulu, retronya jadi engga dapet n engga enak diliat, cukup warna2 kalem sederhana khas jaman dulu) Vega ZR (udah mau keluar versi baru sih) ama Scorpio (desainnya yg paling enggak dapet sama sekale di lini produk Yamaha nih)

  11. ini juga kenyataan om…
    ============================================================
    semua produk yim” pake long-stroke :
    Vixion & MX pake stroke 58,7mm.
    Byson, Z1, Vega ZR & semua matic-nya pake stroke 57,9mm.
    Scorpio pake stroke 58mm.

    Itu artinya, dg pemakaian long-stroke maka semua motor produk yim” tdk dibuat utk up to 11000 RPM. Dg kata lain, semuanya bukanlah sepeda motor yg ditujukan utk speed-oriented, tetapi torque oriented. Kesimpulannya, semua sepeda motor produk yim” dibuat bukan utk kebut”an, tetapi utk komuter sehari” yg membutuhkan torsi besar di RPM bawah-menengah. Jelas? ..
    Yg lucu malah fans fanatiknya yamaha. Masih aja percaya ‘mitos’ bahwa sepeda motor yamaha produk yimm” dibuat utk speed-oriented. Pdhl direksi yimm” aja dah mengakui yg sebenarnya. Lah koq gak sinkron antara direksi yimm” & fans fanatik yamaha di Endonesa?

    • scorpio bukannya overbore ya? alias stroke pendek dibanding diameter piston,
      (CMIIW)
      dan memang produk massal kelas menengah bawah kan gak ada yg speed oriented, banyak yg untuk harian doang, yg overbore 6 speed juga dibuat rasionya ringan sehingga tarikan kencang tapi speed juga tereduksi seperti halnya tiger, megapro, cb 150, pio, byson.
      bore vs stroke bukan jaminan kencang, masih ada gear box dan final gear yg gak kalah pentingnya.

    • so far,…
      dari dulu bukannya motor2 Yamaha itu kencang tarikannya?
      RX King? F1ZR? itu tarikan bukan ya?

  12. Knp honda bisa jual lebih murah dgn value lebih tinggi..? Pasti ada yg dikorbankan… salah satunya pake material kualitas murahan utk menekan cost produksi… Gw perhatiin skrg2 ini build quality honda smangkin memprihatinkan… Gw kasi conto kasus dan jenis mongtornya.. tangki bocor (mega crot), rante brisik (tigong), cat body/stiker cepet pudar ; footstep cepet bengkok (suprit series), shock bocor ; mesin klotok2 ; mika meleleh (cibi), ngorok (pario), plastik body tipis senggol dikit pecah (beat), dll… Sayangnya ga banyak konsumen yg tw… Mereka twnya kalo mongtor ya honda… Honda nepu konsumen dgn nama besar mereka…

    • Kok nggak lihat pesaingnya honda? Bukannya malah lebih parah? Aku ganti nouvo ke vario 125 krn menurut bengkel resmi Yamaha, cvt-nya Yamaha bosok, selalu ngajak ke bengkel. Padahal velgnya masih enkei, bgmn rasanya yg pakai velg non enkei? Tambah lagi alasan main ke bengkel. Belum lagi mesin dingin nggak ada tenaga, mesin panas mati sendiri. Hal2 seperti itu, tidak ditemui di maticnya Honda.

    • Lah, kalo beli brand lain malah lebih parah mas.

  13. harus merubah mindset tempoe doloe….berani bersaing dengan munurunkan keuntungan tapi jgn mengorbankan kualitas barang tsb,keuntungan e dialihkan di segmen asesoris yang limited edition hehehe

  14. ini kembali pada tahun 2000an, dimana yamaha masih pabrikan kelas 3, honda memimpin jauh, dan suzuki runner up, tapi sekarang kondisinya beda sedikit sih, honda teratas, yamaha kedua, suzuki kejar-kejaran ama kawaasaki.
    memang untuk brand yamaha sulit banget buat ngalahin honda,
    tapi soal produk masih bisa dicari celahnya. perlu membuat produk yg berbeda dan inovatif seperti saat pertama jupiter mucul yg berhasil menjungkirkan supra. jangan terlena seperti mio. untuk sport perlu dibuat tandem vixion. flagship jgn lupa

  15. jika ingin merebut pasar harus kreatif.

    yang apes jika penguasa pasar nggak terlena dan ikut kreatif.
    ujung2 nya tinggal adu kuat napas.

    • adu napas😀

  16. yamaha sudah sadar kok akan kesalahan mereka yg terlena dg mio series, tp memang buat bangkit butuh upaya besar dan waktu. yah time will tell-lah apa bakal sukses kebangkitan yamaha di matic dan mempertahankan pangsa sportnya hehehehe…

  17. yamaha harus all out.
    maksimalkan variant yg ada sekarang.
    turuti apa kata konsumen.
    untuk mesin, body dll. hampir sama dari merk H, Y, S, K..
    yamaha jago bikin warna warni yg berani. (gak norak)..

  18. Bahwa sang macan yang dulu tertidur lalu dibangunkan dgn cara digebuk sudah bangun dan akan menerkam.

  19. […] Satu, saya kutip di sini: […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: