Semua yakin beli Honda, saatnya giliran Anda

on

Semua beli hond

borg2

Kalau sudah menguasai 50% pasar, untuk lebih mendominasipun semakin mudah. Ya memang bagi pembeli salah satu yang menjadi pertimbangan adalah juga jaringan after sales, harga jual kembali, semakin banyak motor yang sama tentu jaringan after salesnya semakin baik. Harga juga semakin baik karena volume produksinya yang semakin banyak pula. Yang besar jadi semakin besar, yang kecil akan jadi semakin kecil.

Kalau Anda berpikir 50% sudah wow, coba lihat Thailand di sini.

Pada 2003, dewan sebenarnya juga sudah memutuskan kalau AP Honda telah melanggar Undang-undang Persaingan Dagang karena masalah yang sama.

Pangsa pasar AP Honda pun dikatakan terlalu besar karena sudah menguasai 70 persen dari pasar motor di sana dan cenderung memaksa distributor agar tidak menjual merek lain.

Dari 50% ke 70% di Indonesia apa mungkin? Sangat mungkin, kalau sudah 50% pun sebetulnya sudah hopeless. 

Meminjam istilah Borg di startrek universe, resistance is futile, selamat, one day kita semua pakai Honda!!! Yay!!!

Iklan

57 Comments Add yours

  1. bapakeVALKYLA mengatakan:

    lama2 jd kaya OMR Honda….

  2. donimagie mengatakan:

    koq saya ga pernah sreg ya sama produk mereka??
    apa karena terlalu mainstream????

    🙂

    1. masbaspunya mengatakan:

      🙂 betul, knapa ya?

  3. edhoy mengatakan:

    kalau sudah 70% di sinimjuga bisa kena UU persaingan usaha aka monopoli.
    honda memang “unggul” membuat/menjual produk yg mayoritas disukai orang2 pd umumnya aka mainstream…

  4. Mbelgedez Ben mengatakan:

    Dari dulu belum pernah beli honda
    selalu beli merk lain
    pernah punya: suzuki crystal terus ganti force1terus ganti vega sekarang punya dua Xeon dan Soul GT….
    bukanya ga seneng Honda…lho….
    cuma belum pernah beli merk Honda aja….

  5. Mbelgedez Ben mengatakan:

    Oh..iya lupa..karena xeon dan soul gt dipake anak dan istri rencana 2014 pengen beli motor sport….NVL deh kayaknya yg aku incer….habis CBSF desainnya old vixion banget….jadi ga pengen padahal mesin aku suka DOHC

  6. devina mengatakan:

    Setuju pilih Honda, banyak keuntungan yang bisa didapat dari Honda pertama harga jual lebih tinggi, servisnya dimana-mana dan spare partnya banyak. Jadi pemilihan Gwa ke Honda karena faktor diatas

    1. arantan mengatakan:

      Pagi Dev, sebelum di bully orang banyak, he he he.

      Menurut saya sih tidak ada yang salah membeli Honda lho, atas alasan yang Devina bilang sebelumnya. Itu pilihan hidup. Saya pun lagi ngincer second PCX 150 putih atau LX.

      Hari gini kesannya pilih motor non mainstream jadi “keren” kalau beli yang mainstream kesannya not cool. :).

      Kenapa juga orang mau beli Honda kalau motornya nggak bagus kan? Apa memang competitor nggak bisa bikin motor dan after sales sebagus Honda?

      *kompor*

  7. gasspoll83 mengatakan:

    spereparts yamaha lebih unggul kayanya

    1. t125rider mengatakan:

      bener banget ! soal sparepart yamaha masih no. 1

  8. bennythegreat mengatakan:

    hare gene beli honda?

    #komporjuga

  9. james mengatakan:

    bodi geter2 lom bisa ilang nih om…

  10. joput mengatakan:

    honda bisa..
    yamaha bisa..
    yang lain juga bisa..
    asal cocok aja anti-fb :p

  11. gc133hijrah mengatakan:

    Dealer honda ada hampir tiap kelurahan,
    pos motor honda juga hampir ada di tiap komplek… Udah hampir mirip kaya indomaret sama alfamart…
    Padahal kemari ane mau ambil yamaha… Tp karna ga ada dealer yamaha d komplek ane, adanya honda…. Jd ane ambil honda bulan kemarin ini. Ane ga mau ribeut soal 3s…. Dan inden lama…
    Itulah makanya honda semakin maju, pasti banyak orang yg macam ane ini…. Kualitas bodi n mesin masi baik yamaha, tp kuantitas dealer after sales jauh honda kemana mana…. Bahkan viar motor cina aja laku d t4 ane…
    Karna di desa cipenjo… Ada dealerna…

  12. nararider mengatakan:

    saya dulunya pakai honda tapi sekarang pakai yamaha dan suzuki…….honda terlalu mainstream

  13. Duinnn mengatakan:

    Sudah nyaman dengan Y, dari awal belajar sampai sekarang tetap pakai produk Y, feeling dari handling, pengereman, akselerasi, ergonomi sepertinya sudah cocok, pernah tukar pakai menggunakan dengan teman yang menggunakan produk H, memang mesin halus dan akselerasi smooth tapi ergonomi, handling, dan pengeremannya seperti kurang cocok dengan ane.

    1. gerorogunso mengatakan:

      yup… terutama getaran n remnya yg g tahan. bodinya geter banget sampe tangan jadi kesemutan trus rem nya harus diteken/ditarik banget baru berenti :hammer

  14. ian doni mengatakan:

    Kalo boleh tau, kenapa Pak Arantan memilih motor second? Harganya ngak beda jauh sama motor baru.. bekas pake lagi?

    1. arantan mengatakan:

      TQ bro, kapan-kapan saya jadiin posting aja, keuntungan-kerugian beli second.

  15. blade-in mengatakan:

    Bletak aja laku, apalagi yang aluzzz….
    Ngorok aja dibeli, apalagi yang zzzzz…..
    Klotok-klotok aja laris, apalagi yang greeeng.. wuzzz !!!
    Tanya kenapa? Karena semua merknya HONDA
    Itulah UNIKNYA konsumen motor Indonesia !!!
    Berbahagialah AHM punya konsumen superloyal …
    (Yamaha n Suzuki gak boleh ngiri, ya !?)

  16. kyoghi mengatakan:

    there’s too many ordinary man here, for special man, they will choose the other to be different

  17. AR mengatakan:

    perlu dibedain ya, honda indonesia dan honda global (yang mungkin sebagiannya dibuat oleh honda thailand) :mrgreen:

  18. bdt mengatakan:

    pak kalu distributor honda, trus jual merk lain, bukannya tidak boleh?

    biasanya khan kalu di ina, distribtutor merk honda, wahana, yach jual merk honda doang.

    keculai buat distributor baru u/ merk lain,

    bukan begitu?

  19. ron mengatakan:

    kalo semua pake honda
    mimpi buruk

    #sy juga pake honda ding….
    wkwkwkwk

  20. Andi mengatakan:

    hmmmmmmmmmm …….

    Saya pribadi, apapun merk-nya asal bagus produknya dan sesuai kebutuhan.
    Sayangnya, penyakit produsen yang sudah menguasai pasar adalah : arogan.

    Jadinya malah mendikte pengguna dan saya tidak suka didikte ….
    🙂

    Btw, history will repeat itself ………

    1. arantan mengatakan:

      Bener…
      Kalau sudah pemegang pasar, takutnya memang jadi nggak sehat lagi, bisa menentukan tarif, menang distribusi dan lain-lain.

  21. Adhitya Ramadian mengatakan:

    tergantung om….honda yang sekarang belum bisa memikat hatiku

  22. andhika mengatakan:

    Saya masih pakai vega 98.
    Pengen ganti merk Y lagi.
    Maklum, waktu coba H.
    Dari segi handling, rem, dan karakter mesin masih belum memikat saya.
    Klo spare art, sepertinya lebih mudah cari milik Y (pengalaman pribadi).

  23. saza aza yaghhhh mengatakan:

    semua yakin beli honda kecuali
    guru MAZAPAHIT S-A-Z-A

  24. stevant mengatakan:

    Wah saya sih beli Honda bukan karena merknya tapi karena motornya ada yg cocok buat kebutuhan saya….terakhir saya pakai Honda itu motor dinas bapak saya CB tahun 80-an…setelah itu pakai suzuki terus…baru sekarang pakai Honda lagi….itu pun gantian sama Suzuki….merk mah gak masalah yg penting motornya cocok gak sama kebutuhan….

  25. baridienbp mengatakan:

    pilih honda ya karena pas dan sesuai,dulu juga sama ketika pke yamaha,klo yang lain blm pernah beli.

  26. umatam mengatakan:

    Saya gak suka motor HONDA karna ada beberapa fitur yg sangat mengganggu
    Sebagai contoh;
    1 : BODY lebih tipis dari merk yg lain dan gampang getarrrrr
    2 : CAT nya juga gampang kusam di bandingkan merk lain
    3 : REM yg kurang pakem dibandingkan merk lain
    #pengalaman pribadi

  27. duokribonerakajahanam mengatakan:

    suzuki enak dipake, tp desain kurang cocok.. yamaha bagus, tp riding style nya ngga cocok. honda jg bagus, tp selalu aja getar. klo mesin semuanya bagus, tinggal cr makenya. dan setiap merk emg pny ciri khas tersendiri.

  28. kasamago mengatakan:

    perlu di waspadai, jgn sampe sistem transportasi rakyat dikuasi satu produk perusahaan asing, sperti Shinra Corps..

  29. sintoGENDENG mengatakan:

    Honda memang mantap..dari segala sisi lebih unggul dari mototr tetangga

  30. bukan fb maho mengatakan:

    Buktinya, kalo ngak banyak yg beli dan suka gimana bisa lebih dari separoh org beli honda?

    Copas dari detik.com

    Berikut data penjualan motor di Februari

    No. Merek Sales

    1. Honda 401.103 61.39 %
    2. Yamaha 202.102 30.93 %
    3. Suzuki 37.720 5.77 %
    4. Kawasaki 10.913 1.67 %
    5. TVS 1.519 0.23 %

    Total Februari 653.357
    Total 2013 1.303.340

    1. arantan mengatakan:

      Bahaya juga kalau sudah lewat 60%, sebentar lagi 66.6%, 2/3 motor yang dijual adalah Honda.

  31. cah bagus mengatakan:

    disinyalir konsumen sepeda motor di indonesia yang tidak smart jumlahnya lebih dari 50%. asal beli aja tanpa tau plus minusnya produk yang ia beli.

    1. arantan mengatakan:

      Waduh masak sih?
      Pembeli Honda juga bisa saja mengatakan hal yang sama ke pembeli merk lainnya.

      1. Ninoy mengatakan:

        hahhaha setuju 🙂

  32. tazmania mengatakan:

    bener banget. sudah banyak sekali yang mempercayakan kendaraannya sama produk honda. selain banyak keuntungannya , design nya yang berbagai macam oke punya

  33. masalah buat lu? mengatakan:

    Honda unggul karena faktor statement harga jual kembali yang katanya unggul atas merk lain…dan juga faktor perkataan orang kalo mau awet yah honda,padahal mah sama aja dan mungkin produk Yamaha atau Suzuki sama bagusnya..imho

  34. nightmare mengatakan:

    wahhh balikk lagi ke jaman duluu ateuhh brayyy,,,semua motorr disebutnya hondaa,,,ckckck,,,

  35. Viola mengatakan:

    Honda tidak ingin menyisakan celah sekecil apa pun…tutup semua klo perlu

  36. bapa suka turing mengatakan:

    Kembalikan ke pasar saja, kalau konsumen suka, model nya cocok, teknologinya lebih baik, nilai ekonomisnya lebih baik, ya kembalikan ke konsumen … bebas milih merek, mau sampe 100% milih satu merk juga gak masalah…
    Kan gak pake dukun :p

  37. Paprika Merah mengatakan:

    apapun bisa terjadi, asal melalui persaingan yang sehat. tapi gak bisa dipungkiri klo masyarakat Indonesia lebih memilih Honda, survey membuktikan Honda lebih unggul penjualannya.

  38. ghost_protocol mengatakan:

    MARKET SHARE MENUNJUKAN DOMINASI PRODUK TERHADAP MERK TERTENTU. JADI KALO SUDAH DIATAS 50%, INI MEMBUKTIKAN BAHWA MERK TERSEBUT SANGAT DIMINATI OLEH KONSUMEN

  39. Cookies mengatakan:

    Emang manteb, Honda bisa menguasai pasar.. Hal ini karena Honda terus berinovasi memberikan yang semakin baik pada konsumen.. Mekanisme pasar aja koq Mas Bro.. yg bagus makin dipilih, bukan sulap bukan sihir, apalagi pake jampi2.. tp klo cuma ada 1 merk?? hoo, jangan mas bro.. nda seru.. Honda bagus krn dikejer kompetitor..

  40. kafka mengatakan:

    Tapi hati – hati mempertahankan prestasi seperti itu menurut ane paling sulita dari pada akan meraihkanya, karena yang lain pasti akan berusha sekuat tenaganya untuk merebut pasar tsb

  41. girlygirl mengatakan:

    sudah beberapa tahun belakangan ini memang antara Honda dan Yamaha makin bersaing dalam market share dunia otomotif,tapi yang pasti adalah klo seseorang yang sudha memakai Honda dan Nyaman pasti untuk repeat ordernya pun selalu Honda lagi

  42. cupetong mengatakan:

    Udah gan…dari kakek ane sampe generasi gw cucu nya pk Honda Semua….emang kualitasnya di acungi jempol…

  43. bocah pulung mengatakan:

    Hanya juara sejati yg akan lahir dari kompetisi yg sehat
    Juara sejati sudah pasti pilihan sejati para konsumen

    Make a customer, not a sale.

    Katherine Barchetti quotes

    follow @motogpdistro
    pilihan konsumen sejati

  44. north korean boyband mengatakan:

    Honda itu sudah jadi merk top of mind di masyarakat dan bahkan di beberapa daerah sudah menjadi merk “generic”, seperti di daerah Jogja dan Jawa Tengah yang menyebut semua kendaraan roda dua dengan sebutan Honda. jadi wajar saja kalo market share jadi sebesar itu dan semakin besar ke depannya.

  45. yoko mengatakan:

    Waw…#salto dulu..
    Honda ini layaknya air meneral bermerek aqua. Udh bnr2 jd top of mind.terbukti dari market share kita yg selalu unggul.. Kualitas produk,perawatan dan juga suku cadang mengantarkan masyarakat utk melalukan repeat order..

  46. naomi mengatakan:

    Buktinya udah jelas ko, lebih banyak yg beli Honda.
    Kalo masalah lebih bagusan mana, ya tergantung per-orangannya.
    Yang pasti, emang lebih banyak yg beli Honda ya bagusan Honda toh…

  47. ruhahe mengatakan:

    kembali kepada kata dompet.. memilih mainstream atau eksklusif.. atau setidaknya tampil beda bukan mainstream.. dan saya paling anti dgn produk yg laris, apapun merknya, sebab di mindset saya tentang pasar, suatu produk yg laris cepat atau lambat umumnya ada terjadi pengurangan kualitas untuk menambah keuntungan. (no offensif, beda sdm beda pemikiran).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s