Oleh: arantan | November 5, 2016

Mulai lari

lari-pertama

Berhubung dengan usia yang semakin tua dan juga aktivitas harian yang hampir seharian duduk di kantor, saya merasa perlu untuk mencari kegiatan olahraga yang niatnya mau dilakukan secara reguler. Olahraganya harus yang semurahnya, gampang di akses, maksudnya bisa saya lakukan sendirian saja, juga durasinya tidak lama.

Yang paling gampang, tentu jogging keliling komplek saja. Sekarang juga rasanya olahraga lari masih nge-trend, kurang tahu sampai kapan atau apakah berlari ini bukan soal trend saja, tapi selamanya ada, seperti trend olahraga bersepeda yang dulu begitu booming, sekarang agak turun tapi tentunya masih banyak saja yang melakukan.

Pertama kali saya lari dari 4 Juli 2016, jarak 1.64 KM, pace 1 km ditempuh 9 menit 22 detik. Tracking juga masih menggunakan App Nike + dengan handphone yang di pegang. Waktu itu masih perpaduan jalan dan lari, banyakan jalannya. Setelah itu secara bertahap, jaraknya diperjauh. Untuk menghemat, minggu-minggu pertama masih menggunakan celana rumah, baju rumah saja karena saya juga belum yakin apakah mau meneruskan lari-lari atau cuman iseng sebentar.

Yang penting coba dulu lah. Baca Lanjutannya…

Oleh: arantan | Januari 1, 2014

Pindah ke arantan.com

Kata kerennya: Beginning of the end

Selamat tahun baru! Tahun baru tentu adalah waktu yang tepat untuk memulai sesuatu, membuka lembaran baru, jadi masih dalam momen tahun yang baru, dengan semangat baru,  mulai tahun 2014, saya akan melanjutkan blogging di rumah maya yang baru di arantan.com.

Perpindahan ini karena niat saya untuk mengembangkan blog ini menjadi lebih punya karakter yang sesuai dengan saya, atau lebih tepatnya lebih “gue banget”. Karena selama ini di wordpress gratisan punya banyak limitasi secara design apalagi enginenya. Baca Lanjutannya…

Oleh: arantan | Januari 1, 2014

Kawasaki masuk ke road bike 150 cc? Why not?

Mungkin ada yang kaget juga kalau baca posting IWB tentang penampakan motor Kawasaki yang belum jelas motor apa. Saya sendiri berharap semoga ini benar motor Kawasaki berkapasitas 150 cc. Tapi kalau melihat kebelakang sebetulnya untuk Kawasaki, pertanyaannya bukan “if” tapi “when”.

Memang kelas 150 cc lah yang paling manjur untuk menguasai market share motor batangan di Indonesia. Ini segmen terlaku. Terbukti motor-motor batangan paling laku dari Honda dan Yamaha adalah dengan kapasitas 150 cc. Pasarnya memang gemuk, karena harga motor menjadi lebih terjangkau, serta lebih cocok untuk operasional harian, cukup kecil, ringan dan punya performa baik….

Bagaimana dengan produksi? Sejak Oktober 2013, Kawasaki Motor Indonesia sudah info kalau mereka sedang dalam tahapan untuk perpindahan pabrik, kapasitas produksi kira-kira 2 kali dari kapasitas produksi saat ini. Baca Lanjutannya…

Oleh: arantan | Desember 29, 2013

Riding test Yamaha T Max, menakjubkan

SONY DSC

Posting ini adalah bagian terakhir dari trilogi posting tentang T Max, ini link posting yang pertama dan ini link postng kedua. Tempat riding test T Max adalah masih di dalam komplek di bilangan Puri Indah Jakarta Barat masih di kediaman yang punya T Max ini, boz Agus Juraganhelm.com. Jalanan dalam komplek tersebut cukup variatif, umumnya lebar dengan aspal baik, beberapa jalanan sepi, sementara di beberap tempat lagi banyak perempatan tanpa lampu merah yang cukup ramai dan … juga banyak polisi tidur.

Di test dalam komplek karena nomor juga belum keluar sih bro.

SONY DSC Baca Lanjutannya…

Oleh: arantan | Desember 29, 2013

Kelengkapan fitur T Max di fokus untuk kecepatan

Masih melanjutkan dari posting sebelumnya tentang T Max kepunyaan Agus Juragan helm, sekarang mari kita lihat kelengkapan fitur skutik ini dari sisi pengendara.

SONY DSC

SONY DSC

Kalau memang mau mencari-cari yang tidak ada di T Max ya banyak juga. Coba carilah perlengkapan yang biasa ada pada maxi scoot untuk touring, seperti lighter atau colokan USB, tidak ada.

Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori