Oleh: arantan | Juni 17, 2012

Kasus modifikasi norak Honda PCX di booth AHM PRJ, mestinya pabrikan lebih mengerti dan mengarahkan

OMIGOD!

Honda PCX, skutik paling mahal dari Honda yang di keluarkan oleh AHM muncul di PRJ dengan modif airbrush. Di modifikasi sedemikian rupa hingga mirip sekali gaya modifikasi Honda Vario – BeAT, pakai cat airbrush/gradasi, ban di lebarkan, as roda dimundurkan, lengkap dengan poles bling-bling kemudian tambahkan beberapa LCD serta speaker. Gayanya gado-gado mirip dengan gaya modifikator Thailand, untung saja bannya bukan profil tipis.

Saya mengelus dada, saya prihatin.

Ketika orang beli motor premium sekelas PCX, Vespa LX atau yang lebih mahal yang dibeli sebetulnya bukan motornya tapi yang dibeli adalah lifestylenya. Kalau acuan gaya modifnya dari ATPM saja masih seperti ini, menurut saya si pabrikan belum paham arah modifikasi skutik premium sekelas PCX. Mestinya mengerti dulu siapa pembeli PCX, arah modifikasi komunitas seperti apa modifkasi yang “benar” sepert apa. Coba tanya kembali kira-kira esekutif muda bakal ill feel nggak dengan gaya nggak karu-karuan begitu? Walaupun memang kelihatannya hebat dari soal kesulitan modifkasi, belum lagi biayanya, tapi menurut saya arahan modifkasi seperti ini tidak mengena untuk PCX.

Honda PCX langsung masuk ke segmen premium, karena harganya, karena fiturnya, motor ini juga ada di Jepang, Eropa, Amerika, ini motor untuk pasaran seluruh dunia! Ini skutik mahal, WUAHHH! *harusnya. Jadi kalau mau modif PCX, harusnya gaya yang mendukung “elegance” “beauty” “mahal” “luxury” iya kan? Jangan di modif ala burung merak begini… PCX yang mahal jadi kelihatan murahan toh?

Coba place yourself sebagai target yang disasar PCX dan LX, yang satu modif abis airbrush gradasi begini, yang satu modif classic – premium, siapa yang akhirnya dibeli? Calon pembeli yang tadinya mau beli PCX lihat modifikasi seperti merak ini bisa jadi ngedrop nggak berselera lho.

Note, Honda PCX itu bukan nggak bisa di modif ellegance lho! Banyak juga teman yang memodif jadi keren, masih tampak mahal dan ada aura “business class” nya…

PCX seperti yang diliput SL.com di sini malah lebih pas…

Saya selipkan auranya business class di Piaggio X evo… auranya dapet….

 

Bagusan standardnya aja daripada airbrush gradasi kan… PCX 150


Responses

  1. Ijin nyomot fotonya to…ˆ⌣ˆ✗¡✗¡✗¡ ˆ⌣ˆ

    • OKeh Ben! Apa kabar?!

      • alah mas, pake nanya apakabar, ya nggak bakal dibales lah, orang bisanya iri, syirik, dengki kayak gitu kok mau nyapa,

  2. Norak bin Lebay😀
    Yamaha & Suzuki Makin Menua.
    http://motoroda.wordpress.com/2012/06/16/tanpa-pemikiran-liar-yamaha-dan-suzuki-terkapar/

  3. tidak sesuai target marketnyah…

    marketing fail inimah:mrgreen:

  4. Walah kalo di jumlah totalkan jadi berapa ya ? 1 unit pcx 50 jt + …. ( modifikasi ) = ……???? ane kira mahallllllllllllllllllll

    • mas pcx tu harganya ga sampe 50 jt….cuma sekitar 30 jt-an.
      ketuker kali tuh sama cbr 250r….emang hampir 50 jt kalo itu sih

  5. saya setuju, itu pcx norak bgt pakai setang jepit alay lg ampun deh.
    siapapun pembeli pcx gk akan mungkin mau di modif ky gini.

  6. setuju..modifikasi jadi jelek..nggak elegan..ngilangin ke eleganan pcx sendiri..

  7. gak ada spione ??

    http://adam-azani.web.id/rumahku-hijau-don/

  8. wah modifnya gaya jepang😀 masih ada modifan maxi scooter org jepang yg lebih norak kok😛

  9. hahaha Hidup alay!!!

  10. Ha ha . . . modif model abg alay.

  11. om…., pernah liat modif big scooter ala jepang nga ?? pcx diatas masi nga ada apa-apanya ….,

  12. PCX 150❓ Cukup kayak gini aja modifnya :
    http://dizmaz.wordpress.com/2012/05/23/modifikasi-honda-pcx-150-ride-it/

  13. Mungkin sasaran yang dituju adalah kaumnya Olga
    pake jas warna-warni, dasi pink. daleman ijo sepatu kanan merah kiri biru:mrgreen:

  14. setuju dan suka sama artikelnya mas, harus ada yg kritis kaya gini nih..ya mudah2an orang2 dari atpm bersangkutan ada yang baca nih hehe

  15. Klo menurut saya mungkin dari rumah modif nya menyatakan ini lho kami brani utak atik skutik mahal. So rumah modif kami berkelas. Gitu kali ya?
    Tapi saya juga setuju denga mas arantan kalau pcx ga cocok blas modif kayak gini. Ga kena ma pasar nya

    http://www.dk8000.co.nr

  16. PCX standart aj dah elegan dan keren.. norak bgt dah..
    biar alay pd beli neh

  17. lho itukan PCX yg dibawa tim indonesia hypercrea di kontes internasional dibangkok maret kemaren mas. itu modifikatornya memang membawa tema, soalnya mas agus fic dari alphasierra juga modif PCX dan turun dikelas etnich extreme dan dapet juara 1. dan PCX ini jg dpt penghargaan jg klo ga salah. cmiiw.
    sy emg setuju pcx itu “business class” bike yg segmennya ke arah elegan. tapi masalahnya ini motor kontes internasional mas. klo cuma arah elegan dan tanpa ide atau konsep yg baru.. ya diketawain donk ama builder2 yg lain.
    mohon maaf bukannya membela pcx diatas, tapi setidaknya saya ngasih sdkt gambaran dari sudut pandang lain.

  18. hehe, buat indo doank x pcx buat kelas bisnis dengan harga premiumnya
    di thai sono kan dipake alayers n bences😀
    150cc doank gitu loh
    eksmud mah majesty 500 minimal

  19. neh komunitasnya

    ada yg tampang eksmud ? :d

  20. atpm menghormati modifikator yg udah capek2 belanja dan ngeluarin tenaga modif merek ini

    sedangkan atpm seperti piaggio indonesia malah menghempaskan importir lama yg cuman bisa datengin barang lewat distributor resmi piaggio di singapur …😛

    • he he he, iyah. Tapi ada cerita lain di baliknya.

  21. mantap bener nih pcx… srasa naik sedan kali ya… wih kapan bisa beli ya

  22. ini sih menurut gw mending loh om.. waktu itu di acara tumpekblek tahun lalu ane liat PCX125 dimodif ban cacing dan airbrush warnawarni yg noraknya ketulungan.. hahaha

  23. menurut ane itu modif skutik di jepang, dimana skutik disana rata2 bentuknya mirip pcx. lagipula skutik yang dijepang ccnya lebih besar dan lebih mahal, jadi kalo yang dimodif kyk gitu adalah pcx yang jelas2 berharga setengahnya dari skutik modif di jepang rasanya sah2 saja.

    kalo menurut ane itu kreasi masing2, mungkin mau menonjolkan rasa ke-jepang-an pada pcx, tapi ya mau dimodif mewah elegan juga bagus. fenomena ini sama saja kok seperti modifikasi r4.🙂

    kalau saya sih masih prefer ala eropa, futuristik:mrgreen:

  24. opini saya juga memang bagusan standar sih. Tapi kita ngga bisa menghakimi selera dan kreatifitas orang, kendaraan bermotor itu seni, dan seni itu relatif. Apalagi buat pameran dan bukan buat harian, kreatifitasnya yang berani membawa PCX keluar dari “kandang” eksklusifitas dan eleganitas patut diacungi jempol:mrgreen:

    CMIIW ya, hanya pendapat pribadi.

  25. karena konsen dan waktu saya yang terbatas
    http://prado2.com/2012/06/25/arti-nilai-value-sebuah-brand-merk/

  26. Akang2 maaf (modif) itu Pasti pemberani, itulah ciri yg berilmu,… dan orang yg tak melihatnya dengan luas, pasti terganggu karna, tak sesuai dgn seleranya hehe,…tak ada modif elegan atau extrim…Tehnik dan akurasi sebuah mekanika motor lebih menghibur dari hanya sebuah tampilan nan bersahaja tetapi miskin Tehnik, yg akhirnya akan tampak berdandan nan penuh kehati-hatian jg ketakutan….adanya Keliaran jg kenorakan, justru mereka2 yg kadang telah melewati puncak kejenuhan kebosanan Eleganitas..tanx salam Biker

  27. Hi bikers!

    Let me introduce myself, I’m a management student from The Netherlands who loves bikes and currently owns a Ducati Monster 696.

    As a part of my academic path, I am working on a research project on motorcycles in Indonesia. Particularly I would like to understand what kind of people own motorcycles in Indonesia.

    For this purpose, I am kindly asking the users in this forum to complete a five-minutes online survey. It’s going to be very easy and it would mean a great help to me and my work.

    So if you live in Indonesia and you own one or more motorcycles, please, click on the link below and answer the questions.

    http://kwiksurveys.com?s=MCODNG_2ff14147

    And ride safely😉

    Talitha S.

    • Talitha S?
      What does the S stand for? Sumampow? Simeleone? Soemitro? Sondaag?
      Just wanna know if you’re a native Dutch or an Indonesian living and studying in the Netherlands.
      Oh, I did your questionnaires/ survey.

  28. kreativitas manusia gak ada batasnya..modif itu dibagi 2, modif harian dan ekstrim…modifan harian hrs berfungsi bisa digunakan setiap hari (masih sebatas wajar) klo ekstrim hanya dipakai untuk kontes, ini yang menjadi kekurangan untuk dipakai harian (kecuali orangnya nekat buat jalan2x)..nah krn tuk kontes dan display, modif kudu seekstrim mungkin tuk menjadi juara…jangan dibandingkan dgn X9, jelas2x jauh, eropa dan jepang bang..

    buktinya saat teh botol S***O keluarin produk minuman teh didalam botol, banyak yg menghina, menertawai…tapi skrg malah jadi idaman setiap orang tuk beli di warung….kesimpulannya, jangan langsung menilai orang dari kulitnya dan hasil kreatifitasnya…wasalam

  29. yah emang Honda sering salah strategi marketing nih…biasanya kalau pemain mass product trus mencoba main di kelas sempit (niche) malah jadi ngga karuan arah marketingnya…PCX itu utk middle up grown lah ngga alay kaya gini…mereka harus ganti kepala marketingnya dengan orang2 yg lebih mengenal market nya

  30. itu kan hanya opini anda saja mas arantan,, walaupun anda tak menghargainya tapi setidaknya pcx itu sudah dihargai di kontes luar negri.. menurut saya pcx itu ga cocok dibilang motor eksekutif / businesman. karena harganya relatif terjangkau.. anak muda lebih cocok memakainya ketimbang eksekutif yang akan jauh terlihat match dengan motor matik honda forza atau peugeot atau sym joymax.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: