Oleh: arantan | April 17, 2012

Waspada di pagi weekend, banyak yang abis clubbing

Hari Minggu pagi  jam 8:00-an di pasar festival Kuningan sudah ramai, penuh dengan bus-bus dari rombongan anak SD yang sedang ada acara disana. Mereka mengenakan seragam olahraga, kaos warna biru kusam dengan celana training. Sebagian dari mereka di antar orang tuanya.

Saya melipir ke sebuah resto dim sum di pinggiran universitas Bakrie. Cuman order kopi hitam saja. Teman saya juga baru datang. Lagi asik ngobrol, muncul sepasang pria-wanita yang sangat kontras dengan rombongan anak-anak SD. Si wanita mengenakan baju terusan pendek tanpa lengan, kira-kira 20 cm an diatas lutut, nyaris sejajar dengan celana dalam. Bahan bajunya seklias saya lihat seperti terbuat dari cermin-cermin seperti bola lampu disco, memantulkan cahaya kemana-mana. Pasangannya si pria mengenakan kaos dan jacket, si wanita yang memang cantik proporsional tampak gelendotan habis …

Nggak mungkin juga kan mereka sehabis lari pagi? Nganterin anak rombongan SD itu? bukan lah. Kuliah? hmmm… pastinya bukan.

Saya jadi teringat ke beberapa kecelakaan yang melibatkan pengendara kendaraan akhir-akhir ini. Yang menonjol tentu Afriyani dan Olivia atau sebelumnya saat sebuah Toyota RAV4 menabrak sebelah izzi pizza Kuningan. Mereka mengalami kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa … sungguh tragis. Bayangkan kalau kejadian tersebut terjadi pada anak kita sendiri…

Resiko anak muda yang harus nyetir pada jam kecil di akhir minggu sangat tinggi. Maksud hati mau bersenang-senang cari refershing, tapi malah mengantar nyawa. Gimana menghindarinya?

Ini soal gaya hidup

Memang dari awalnya gaya hidup begini memang penuh resiko. Cara menghindarinya mudah saja, jangan biasakan nyetir setelah midnight! Atau memang sekalian sengaja biasakan saja sekalian nyetir malam! Karena kalau sekali-sekali memang berbahaya, mungkin karena takut malam, mau pulang cepat, atau malah parahnya berada dalam pengaruh obat-obatan konsentrasi pengendara jadi turun…

Tapi kalau sudah biasa nyetir malam jadi biasa juga. Asal selalu cool, nikmati saja sepinya malam tersebut, jangan takut. Jangan ngebut gila-gilaan.

Saya juga jadi ingat waktu hampir celaka ketika harus sampai di kantor  jam 4 pagi, waktu itu jalanan tentu masih gelap dan saya melaju 100kpj lebih di depan taman ria depan TVRI. Ketika nanjak flyover ke Gatot Subroto menuju Semanggi. Saya cuman lihat ada lampu malam warna merah di kiri dan di kanan jauh… berarti saya bisa masuk di tengah, saya nggak memelankan motor. Sampai ketika jarak saya sudah dekat dengan lampu merah tersebut, baru kelihatan itu  ternyata buntut trailer lebar yang lagi kosong, tengahnya tentu ada banget. Ngerem!!! hadeh!

Anyway… mungkin-mungkin saja cara untuk mengurangi kecelakaan ABG sehabis beria-an.. adalah dengan pengaruh keluarga untuk tidak membiarkannya keluar malam!


Responses

  1. Pertamaxxx

  2. no picture = hoax?😛

  3. setuja masbro, riding malam kalau sudah cahaya kurang + ngantuk bahaya banget

  4. ini dia, blog parenting. like this yo…

  5. tp klo dilarang yg ada bisa berontak mas
    mungkin kasi pemahaman aja kali a beserta contoh kasusnya

    http://www.dk8000.co.nr

  6. Waduh…habis mabok.naik.taksi aja..

  7. setuju, no pic = hoax hahhahahaha,

    ya begitulah om, ajojing ampe pagi, kl masih kurang buka kamar

  8. BENER.. harusnya klo mo mabuk2 mending dirmh aj..

  9. Saya tinggal di daerah kuta, bali. sering berangkat turing (sendiri) sekitar jam 4an pagi, mata harus awas karena kebanyakan pengguna jalan lainnya itu kendaraan (mobil/motor) yang pengemudinya abis clubbing ato abis minum.

  10. Kembali ke orang tuanya..
    jadi sudah siapkah kita mendidik anak ?? (bukan cuma bikinnya doang..)

    sudah cukupkah bekal yang kita bawakan ?? silahkan jawab dhewe2
    saya aja sering merinding sendiri… gimana saat anak2 kita dewasa nanti,
    pasti tantangannya akan lebih dan lebih…

    Jangan pernah sampai terperosok (koyo’ bapak’e dulu)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: