Honda Revo AT, masuk Indonesia, tutup rantai dibuang

on

Sama dengan tipe sebelumnya Honda Absolute Revo AT, begitu masuk Indonesia motornya mesti disesuaikan dengan kebiasaan di Indonesia. Kalau di Thailand Honda Wave 110 i AT Indonesia rantai nya ditutup full, di Indonesia di lepas aja, kebiasaan disini pasti tutup rantai kayak gitu pasti kurang menarik karena mirip sepeda jadul.

Ato mungkin bagi orang Indonesia ada yang mau beli aksesoris penutup rantai seperti di Thailand?

13 Comments Add yours

  1. daris berkata:

    menurut gw revo at lebih cocok pake penutup rantai model tertutup, karena desainnya yg elegan. biar terlihat kesan maticnya

  2. AD 4693 YJ berkata:

    Jgn dibuang dunk, kasihkan ke aku j, kn lumayan diloakin!wkwkwk

  3. kilaubiru™ berkata:

    tutup rantai dibuang..
    saklar lampu utama dipasang.. :mrgreen:

  4. Maskur® berkata:

    mending pake aja. Dijual kan mahal. Diganti pake imitasi yg buat revo

  5. Tomy Meilando berkata:

    ada gambar aksesoris penutup rantai gak boss?

  6. dnugros berkata:

    kalo ada yang mbuang aku mau jadi tempat sampahnya…lumayankan bisa dijual dipasar barang bekas 😀

  7. Makanan Organik berkata:

    Karena di indonesia Honda banyak yang pakai tukang ojeg, tidak pakai ptnutup rantai biar gambang kasih minyak kerantai biar tidak cepat haus dan awet, ucapan dari bang boim yang kebiasaannya mengojeg.

  8. hadi berkata:

    sebenarnya bagusan pake tutup rantai, lebih rapi, ga ngotori velg kalo ngasih oli rantai, bikin rantai lebih tahan lama, trus jadi jarang ngasih oli rantai (kalo terbuka malah lebih sering ngasih oli….)

    1. Iskandar berkata:

      betul sekali…saya punya pengalaman dengan honda GL100 85, Astrea Prima 89, dan shogun 96…semuanya pake tutup rante..dan SAMPAI SAYA JUAL setelah umur diatas 5 tahun RANTAI TIDAK MULUR SAMA SEKALI…saya yakin pencopotan tutup rantai adalah trik supaya penjualan rantai dan gear meningkat,

  9. lekdjie berkata:

    harusnya lebih murah dong

  10. proud2ride berkata:

    itulah hasil keunikan selera konsumen di Indonesia, kalo secara lifetime, rantai memang lebih awet kalo dipasangi penutup full seperti di Thai, tapi orang di Indo lebih seneng ngedepanin gaya daripada fungsionalnya….yang penting HARGA MURAAAAH 🙂

  11. Red berkata:

    Makasih infonya sob

  12. Mugi Prayogi Wibowo berkata:

    Itu cuma strategi untuk cost cutting saja, supaya untung AHM naik. dengan katengkas sebenarnya membuat rantai lebih awet karena lebih sulit kena debu dan kotoran, asal kan tidak direndam genangan air dan tidak segera dicuci.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s