Oleh: arantan | Maret 9, 2013

Masa menunggu datangnya Vespa 3 valve bisa dimanfaatkan competitor lho

Siapapun pembeli tidak suka menunggu, apalagi disodorkan barang sisa, noted: padahal pembeli adalah raja. Konsumen lah yang punya power untuk menentukan mau beli suatu barang atau tidak.

Barang sisa maksudnya ngabisin stock lama, ngabisin produksi tahun sebelumnya dengan nomor rangka dan mesin tahun sebelumnya. Memang sih ada diskon katakanlah sampai 1.5 juta dari harga jual awal. Tapi pembeli termasuk saya pun tahu kalau sebentar lagi *entah kapan sih, akan ada unit yang lebih baru dan baik, dan unit lama jadi di discontinue.

Sekarang jamannya keterbukaan dan serba digital, di Vietnam kita tahu sudah muncul 3 valve kok, jadi bukan soal if masuk Indonesia, tapi tinggal soal when masuk Indonesia.

Di saat-saat saya lagi galau menunggu, bisa jadi kesempatan ini dimanfaatkan oleh competitor yang punya produk hampir mirip atau paling tidak berada di range harga yang mirip dengan menyodorkan barang “baru” dan ready di depan mata.

3 valve sebetulnya kalau menurut saya bukan inovasi yang akan secara drastis membuat jadi WOW, claim pabrikan saja pun efeknya sangat tipis. Taruhlah Leader 2 valve tadinya bisa max 110 kpj, sekarang 3 valve bisa dapat 113 kpj, soal akselerasi pun ya tipis-tipis saja. Memang bukan soal value yang diterima konsumen, ini soal image: barang baru dengan barang lama.

Piaggio Indonesia dan Piaggio Italy harus belajar soal kecepatan informasi dan delivery. Informasi launching motor di dunia jangan terlalu lama berselang dengan schedule barang bisa dibeli  di Indonesia, jangan mengutamakan konsumen Eropa terus. Kapan launching 3 valve di Eropa? Juni 2012! Sekarang sudah berselang hampir setahun barang belum kelihatan?! *kasus*. Produksi Leader 2 valve Vietnam serta pengiriman ke Indonesia harusnya sudah dikurangi atau bahkan di stop sebelum informasi launching 3 valve. Hemat saya kan sebetulnya tahu sebulan bisa laku berapa motor, tinggal dikira-kira bukan?

The best memang seperti Kawasaki Ninja 250FI, ya launching dunia pertama dilakukan di Indonesia, karena si motor itu paling laku di Indonesia. Launching di Italy pun boleh-boleh saja, tapi harusnya dalam hitungan minggu, si motor harusnya sudah bisa dibeli di dealer.


Responses

  1. langsung pindah ke pcx

  2. Mendingan bawa X10 aja deh kesini…..:-P

  3. Beli SYM aja klo kelamaan

  4. Waiting Paggio new fly 125.. *dreaming😦

  5. dengerin tuh pabrikan yang bersangkutan. coba kalo lebih awal mereka launching, kan PCX150 gak bakal kebeli dong:mrgreen:

  6. sym shark saja sudah 4 valve🙂

  7. kompetitornya piago ??? lambreta kali?

  8. 3v nya sih biasa, yg luar biasa langkah/stroke nya dari 48.6 jadi 58.6 ini yg luar biasa. saya tertarik karena langkanya ini. tentunya torsi akan jauh meningkat.

  9. Iya….Piaggio Indonesia malah ngasih mesin teknologi lama padahal di sono udh ketinggalan,jadinya nyesel beli akhir tahun kemarin.Tapi kalau nunggu yg 3 valve belum lagi ditambah ngurus stnknya yg luaaammaaa…kapan naik vespanya he3…mudah2an bisa upgrade mesin nih…gimana oom Arantan,dikulik dong kaya Pulsar 200ns sama KTM Duke


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: