Oleh: arantan | Desember 29, 2013

Riding test Yamaha T Max, menakjubkan

SONY DSC

Posting ini adalah bagian terakhir dari trilogi posting tentang T Max, ini link posting yang pertama dan ini link postng kedua. Tempat riding test T Max adalah masih di dalam komplek di bilangan Puri Indah Jakarta Barat masih di kediaman yang punya T Max ini, boz Agus Juraganhelm.com. Jalanan dalam komplek tersebut cukup variatif, umumnya lebar dengan aspal baik, beberapa jalanan sepi, sementara di beberap tempat lagi banyak perempatan tanpa lampu merah yang cukup ramai dan … juga banyak polisi tidur.

Di test dalam komplek karena nomor juga belum keluar sih bro.

SONY DSC Baca Lanjutannya…

Oleh: arantan | Desember 29, 2013

Kelengkapan fitur T Max di fokus untuk kecepatan

Masih melanjutkan dari posting sebelumnya tentang T Max kepunyaan Agus Juragan helm, sekarang mari kita lihat kelengkapan fitur skutik ini dari sisi pengendara.

SONY DSC

SONY DSC

Kalau memang mau mencari-cari yang tidak ada di T Max ya banyak juga. Coba carilah perlengkapan yang biasa ada pada maxi scoot untuk touring, seperti lighter atau colokan USB, tidak ada.

Baca Lanjutannya…

SONY DSC

SONY DSC

Boz Aguz, owner juraganhelm.com kemarin sudah menerima Yamaha TMax 530 dari Yamaha CBU. Sampai kerumahnya di bilangan Puri Indah jam 1 malam tanggal 27 Desember 2013 bro! Unit T Max yang di kirim ke Agus adalah merupakan salah satu dari 13 unit T Max batch pengiriman pertama Yamaha CBU.

Aguz sudah melakukan inden atau buka SPK sejak Yamaha CBU melakukan launching di Cempaka Putih, November 2013.  Itupun sudah urutan agak jauh. Tadinya dia dijanjikan baru dapat unit sekitar Januari 2014 atau separahnya Februari 2014, tapi ternyata … di akhir Desember 2013 ini dia bisa masuk ke batch pertama. Untuk STNK, plat nomor apalagi BPKB belum tahu pastinya kapan, jadi sementara ini si motor tidak bisa keluar komplek, bersabar saja.

Baca Lanjutannya…

Oleh: arantan | Desember 28, 2013

Jangan sampai ber LCGC demi Thailand …

Saya tidak tahu asalnya dari mana, tapi disebutkan juga kalau alasan Indonesia “terpaksa” (*siapa juga yang memaksa ya?) ber-LCGC karena Thailand? Kalau Indonesia tidak produksi, maka kita akan kebanjiran mobil murah dari Thailand!

no

Whaaa, TIDAKKKKKK!

Tapi apakah benar demikian? Kalau begitu …  Baca Lanjutannya…

arantan-emark arantan-emark2

Di knalpot Honda PCX ada 2 emboss E 13, yang satu berbentuk bulat dan satu lagi berbentuk kotak dengan sudut tumpul. Ini marking pass kalau knalpotnya sudah lulus uji yang dikeluarkan oleh, Luxemburg. Stampel E Uni Eropa atau yang diluar disebut EU E marking ini  punya arti begini:

E-Marking is a widely recognized mark in the automotive industry covering the safety requirements of automotive vehicles and their component across Europe. E-Marking was established from the Regulation of Economic Commission of Europe (ECE). Presently the ECE is comprised of 28 European countries extending to both EU and NON-EU members across Eastern and Southern Europe. In general ECE members will accept the test report and certificate that is in compliance with ECE regulations. All tests should be performed in the accredited test institution in ECE members.

http://www.leocorp.cn/english/Emark.htm Baca Lanjutannya…

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori