Memilih road bike pertama

20170304_094808
Lantai atas Specialized Elite Store BSD
20170226_100336
Specialized S-Works Venge di 180 juta di Specialized Concept Store Bintaro

Bersepeda konon adalah salah satu kegiatan olahraga yang baik, bisa dilakukan rutin dan karena termasuk olahraga low impact, bersepeda bisa dilakukan sampai umur berapapun.

Ok bersepeda, pilih sepeda yang mana?

Secara umum, pilihan bersepeda terbagi 2 group besar, Mountain Bike (MTB) atau Road Bike yang dikenal dengan sepeda balap. Kalau sepeda MTB cocok untuk melibas jalan-jalan rusak, bahkan kalau mau digunakan maksimal, banyak juga yang menggunakan MTB sampai untuk down hill, keluar masuk kebun teh dan lain-lain. Bagi saya MTB termasuk high risk dan juga perlu pergi ke tempat yang menantang sampai bisa menikmati ke – MTB nya secara full. Saya sendiri suka kecepatan, juga olahraga yang bisa dilakukan secara mudah, tidak usah harus pergi dulu untuk mencari tempat yang pas. Pilihan saya akhirnya jatuh ke road bike.

Memilih road bike pertama tidak mudah, saya coba structured tentang cara mengerucutkan pilhan sepeda dalam bentuk full bike atau sepeda utuh, bukan rakitan.

  1. Budget
    Bagi saya soal ini yang pertama kali harus di ketahui dan secure dulu, berapa budget yang ingin dikeluarkan untuk sebuah Road Bike?
  • 10 juta ke bawah akan dapat road bike, lokal dengan group set entry level
  • 10-20 juta dapat road bike import, dengan frame alloy
  • 20> jt baru dapat road bike import carbonContohnya sepeda Specialized Allez alloy di 16 jt, Giant TCR advanced 3 dengan bahan Advanced Grade Composite (bukan carbon) yang saya jumpai di STC dihargai 22 juta, Specialized Tarmac carbon mulai dari harga 24 juta, sementara Pinarello Dogma seperti yang dipakai team Sky, di 89 jt. Ada juga Specialized Venge S-works di harga 180 juta. Range harga road bike begitu lebar, pilih yang mana?Saya sendiri masih berpikir sebetulnya harga sepeda saat ini sudah terlalu mahal, bagaimana mungkin suatu sepeda standard dihargai seharga motor baru yang bermesin dengan komponen lebih rumit? Tapi ya mau gimana lagi? Take it or leave it saja.
  • Tipe sepeda
    Tiap merk sepeda punya cara sendiri-sendiri dalam mengklasifikasikan sepeda jualannya. Contoh Specialized, ada Venge untuk jalan datar (flat), Tarmac untuk tanjakan dan datar,  Roubaix untuk jalanan yang tidak rata, Diverge untuk semi off road, Allez di low entry dengan bentuk (geometri) yang mirip dengan Tarmac.Giant punya Defy untuk endurance dan TCR untuk race, harga bisa jadi beda tipis, tapi peruntukan beda.
  • Merk
    Apapun sepedanya, konon buatannya dari Asia juga, negara seperti Cina, Taiwan, Vietnam tertuduh jadi pabrik sepeda untuk top brand dunia.Banyak sekali brand sepeda bagus di dunia, Pinarello, Colnago, Bianchi ketiganya brand dari Itali. Specialized, Trek dari Amerika. Giant, Merida dari Taiwan, belum lagi ada sepeda-sepeda dari Inggris, Australia, Jepang, dan negara-negara lainnya.

Sepeda dari Taiwan seperti TCR juga banyak dijumpai di Barat dan juga dipuji oleh para bule, kalau Indonesia mungkin pakai buatan Taiwan apalagi harganya sama dengan dari US … he he he

  • Frame
    Kalau budget cukup longgar tentunya untuk frame pilih carbon saja. Konon memang karakter carbon memang ringkih, kalau jatuh keras atau ditabrak sampai ada yang patah maka carbon tidak bisa dibetulkan, sementara alloy konon masih bisa diketok.Selain itu sifat carbon, lagi-lagi konon tidak tahan cuaca panas dan punya masa pakai yang lebih pendek. Ini pun ketika saya berkunjung ke Specialized BSD dijelaskan kalau semua sepeda dari merek punya lifetime guarantee. Dengan catatan bukan retak atau patah karena ditabrak.

Kelebihan carbon adalah materialnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan, pada bagian-bagian sepeda tertentu yang butuh kekakuan, maka bagian tersebut bisa dibuat lebih kaku, sementara bagian lainnya bisa dibuat lebih flex.

Selain itu bentuk frame carbon memang umumnya lebih curvy dan bebas tanpa las-lasan daripada alloy, saat ini kalau kejuaraan ya semua sepedanya pakai carbon.

Ya kalau ada dana, why not lah. Dari yang saya pelajari lewat channel YouTube, alloy dan carbon memang beda secara performance, tapi bedanya sangat tipis.

  • Groupset
    Cuman ada 3 brand pembuat groupset: Shimano, Campagnolo, SRAM. Ketika membandingkan harga sepeda, kita mesti tahu peringkat groupset. Perbedaannya ada di banyaknya cassette atau pilihan gigi roda belakang, kemudahan perpindahan gigi dan lain-lain.
  • Kosmetik
    Bentuk, warna, design, ya minor sih, tapi kadangkala warna, stripping itu pengaruh juga. Suka warna biru, merah, hitam, putih?
20170226_100109
Deretan sepeda road bike carbon di Specialized Concept Store Bintaro

Cari banyak-banyak referensi, browsing, tanya-tanya teman, sabar dan dinikmati saja. Ada beberapa channel YouTube khusus Road Bike yang bagus, yang banyak sekali memberikan arahan untuk memulai bersepeda:

Global Cycling Channel, GCN. Must watch, contentnya lengkap, disajikan proffessional
Durian Rider, Vlogger pesepeda dari Australia, lebih santai

Selain itu kalau memilih-milih sepeda bisa mencari YouTube dengan keyword, “Best Road Bike for under US$ 1.000”. Atau pilih-pilih sepeda yang dipakai tim balap kelas dunia? Paling tidak merknya sama.

Iklan

2 Comments Add yours

  1. Kasamago berkata:

    Polygon ga masuk hitungan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s