Sport watch: Garmin Forerunner 235

arantan-watchfaces

Garmin forerunner disebut-sebut sebagai sport watch terbaik sekitar 2016, best running sport watch lah. Jam yang saya beli second ini, pertama kali digunakan pada 16 Juli 2016. Jadi sampai tulisan ini di posting sudah digunakan 7 bulanan dengan pemakaian sehari-hari dan untuk tracking berlari serta beberapa kali bersepeda.

Penurutran tentang Garmin Forerunner akan dibagi menjadi 2 bagian, posting kali ini hanya bicara sebatas jamnya saja, sedangkan pada posting berikutnya akan dibahas tentang output data yang dihasilkan dari jam ini.

Keunggulan dari Garmin Forerunner 235 dibanding sportwatch lainnya adalah kemampuan syncing ke smartphone via bluetooth. Jam ini ber-GPS stand alone, jadi ketika digunakan untuk tracking lari, si pengguna tidak lagi perlu membawa handpone, stand alone wearable device lah. Selain itu karena merknya garmin, output data GPS nya termasuk sangat tepat. Jam ini juga mampu di connect dengan berbagai sensor tambahan dari Garmin seperti baru-baru ini saya connect dengan cadence dan speed sensor untuk mengukur genjotan ketika bersepeda.

Pada foto atas adalah beberapa watch faces, yang bisa di download sebagai tampilan jam. Tentunya bisa di download gratis, melalui aplikasi. Ada pilihan tampilan jam (faces) yang ada pengukuran steps, hari, baterai dan lain-lain.

Mengukur setiap waktu

arantan-heart-ratearantan-steps

Jam ini mengukur heart rate dan steps serta sleeping time/quality penggunanya setiap waktu. Pada foto di atas adalah tampilan pengukuran heart rate, ada RHR (resting heart rate), posisi tertinggi dan lain-lain. Untuk steps, si pengguna diberikan target harian, kalau target saya di 7.174 steps/hari yang di set secara otomatis.

Notifikasi alert yang masuk ke smarphone seperti dari WA, telepon masuk, akan juga terbaca di jam. Tapi tentunya sebatas notifikasi, jam ini tidak mempunyai kemampuan untuk membalas message. Layar jam juga tidak ber touch screen.

Jam ini juga termasuk irit baterai, dengan kemampuan ketahanan baterai untuk charge adalah sekitar 5-7 hari. Irit karena layarnya tidak bisa dibilang terang, hanya LCD redup dengan ukuran 1.23 inch. Kalau dibanding dengan brightness dari layar apple watch ya jauh. Tapi saya tidak menemui kesulitan untuk membaca layar jam ini pada kondisi apapun, kalau malam tinggal flick pergelangan tangan, maka lampunya otomatis menyala.

Sebagai sport watch

arantan-running-data-screens

Saat di bawa lari, pengguna punya beberapa pilihan tampilan. Dimana masing-masing tampilan (data screens) punya field data yang bisa di customized. Pengguna bisa menentukan 1 sampai 4 field dalam 1 data screens, field tersebut bisa diisi Current Distance, Pace, Heart rate, Heart Rate Zone, speed, cadence, temperatur dan elevasi. Tinggal pilih mana yang paling ingin dilihat saat berlari. Pilihan favorit saya sendiri adalah data screen dengan 2 fields saja yaitu distance, pace saja.

arantan-pace-alert

Yang penting bagi pengejar pace, jam ini punya fitur untuk memberikan alert  jika kecepatan pemakainya melewati batas, apakah berlari terlalu cepat atau terlalu lambat. Saya setup jam akan memberikan alert saat pace saya lebih pelan dari 6:15/km dan lebih cepat dari 5:45/km.

Tampilan hasil lari di jam

arantan-records

Gambar diatas adalah sebagian dari history yang pernah dicatat oleh si jam. Ada tampilan personal records, ada 1K, 5K, 10K, longest run dan lain-lain.

Selesai berlari, jam akan memberikan detail report lari, dengna menampilkan waktu, elevasi, cadence, kecepatan per laps dan lain-lain. Tidak saya tampilkan disini karena bagi saya,  detail report tersebut diberikan dengan space layar yang terlalu kecil, nggak nyaman dilihat lah. Mendingan lihat detailnya dari smartpone atau malah dari desktop, lebih puas!

Untuk output datanya akan saya post pada postingan berikutnya.

Iklan

3 Comments Add yours

  1. Kasamago berkata:

    Menarik bgi yg hobi Joging..
    merk Garmin udah g diragukan lg.

    agaknya lbh keren jika output data dpt dikeluarkan dlm bentuk voice bkn hanya visual saja..

  2. arantan berkata:

    Iya, bagus banget memang kalau ada bro, mata nggak usah ngeliatin jam terus 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s