Oleh: arantan | Desember 25, 2013

Waspada galian, apalagi saat musim hujan

arantan-galian-3160

Foto di atas saya ambil di jalan TB Simatupang, waktu itu ada galian PAM di jalan pedestrian yang sedikit melimpah ke jalan. Foto-foto di bawah saya ambil di sekitaran komplek, galiannya juga adalah PAM yang baru masuk setelah komplek jadi sekitar 20 tahun yang lalu. Internet cable bawah tanah dari First Media malah sudah saya gunakan sejak 10 tahunan lalu.

Galian PAM dilakukan pada November – Desember, justru di bulan hujan di akhir tahun. Soal kenapanya tidak tahulah, mungkin juga karena rangkaian pekerjaan pipa di daerah lain.

Pekerjaannya memang sudah diusahakan supaya tidak mengganggu aktifitas pengguna jalan. Galian Pam di depan rumah tidak dilakukan menerus, tapi spot-spot sekotak-sekotak, jadi mereka buat kira-kira sekotak kira-kira ukuran 1×2 meter, kemudian menggali, kemudian jarak sekitar 10 meter kemudian baru membuat kotak lagi ukuran 1×2 meter. Dari lobang yang satu ke lobang lainnya di sodok saja. Jadi harusnya dengan begini tidak ada lubang galian di depan pintu keluar-masuk rumah yang terganggu, aktifitas bisa berjalan.

Galian tersebut pun sudah di berikan patok, jadi kalau sampai motor kecemplung sih rasanya kebangetan juga. Jika sampai jalanan banjir kemudian rata dengan air pun masih kelihatan patok.

arantan-galian-3117

Tapi …

Pasir, tanah galian dan batu tentu saja akan meluas ke jalan, terbawa genangan air saat hujan. Ini membuat jalanan menjadi licin. Kalau kendaraan roda empat tidak masalah, paling hanya membuat kendaraan jadi sedikit kotor saja. Tapi bagi roda dua tentu jadi masalah. Sebaiknya jangan mengerem tiba-tiba di daerah galian, juga jangan berakselerasi mendadak. Intinya berjalanlah melintas dengan perlahan dan smooth.

Berikutnya dengan adanya galian yang sampai memakan badan jalan tentu berakibat pada lancarnya lalu lintas. Mampet! Pada jalan komplek dengan tanpa pembatas, pengendara yang berada pada jalan yang terkena galian tentu akan otomatis mengambil badan jalan yang berlawanan arah …

So hati-hati, antisipasi dan tetap tenang aza gans… mau gimana lagi toh?

arantan-galian-3118  arantan-galian-3192 arantan-galian-3045


Responses

  1. saat air kering, akhir-akhir ini banyak konsentrasi pasir halus di aspal, mengakibatkan roda mudah kehilangan grip, padahal tidak ada galian di sekitar jalan, apalagi kalo ada galian. keep safety

  2. TB Simatupang, pengendara motor ada saja yg menjengkelkan, jalan sempit ada galian masih saja ada oknum yg tidak sabaran dan juga tabiat ketika ruang menyalip menyempit justru tancep gas sehingga kendaraan yg didahului ngerem sebaliknya ketika lengang dan pelung menyalip besar, santai.

    • yups…
      pemotor gila begitu emang kudu di tabokin. udah nyalip kenceng, gak tau nya abis nyalip langsung nyante…

      ngehe yang begituan…

  3. Udah kotor berlumpur, licin pula…

  4. galian + perbaikan trotoar materialnya dibiarkan di jalan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: