Campaign CBU Yamaha Indonesia, mostly hit!

Ini dari pabrikan penjual motor Komeng, jadi menurut saya sangat menarik ketika bagaimana satu brand yang sama mendadak harus menjual barang yang sama sekali berbeda kelasnya dengan sebelumnya. Bagaimana?

Menurut saya sin mostly bener. Pre-emptive Yamaha dengan melakukan teaser dulu baik ke kalangan media, blogger dengan membocorkan sedikit-sedikit akan rencana Yamaha sampai ke tipe-tipe yang akan mereka jual. Sejak awal tahun 2013 kita sudah tahu akan masuk R1, R6, Tmax dan Vmax, tapi pertanyaannya memang tinggal kapan dan berapa.

Perkenalan CBU Yamaha ke komunitas moge general juga menurut saya sangat smart, karena jualannya memang bukan untuk mass market, konsumennya sebetulnya sudah ketahuan kok. Approachnya lebih baik directt ke komunitas. Tidak perlu menganggarkan placement besar-besaran kalau untuk sales ya, kecuali sasarannya corporate brand/corporate image ya baru. Ya sasaran sampingannya supaya siapa tahu dengan mengiklankan CBU, juga akan mengangkat brandnya Yamaha serta produk-produknya. Sampai disini menurut saya masih make sense.

Yang sangat buruk adalah TVCnya. Gayanya dengan orang-orang melongo melihat si moge masih kental dengan kebut-kebutan murah ala Komeng. Atraksinya lewat-lewat jalan dengan daun beterbangan, lha? Itu mah lebih cocok iklan Mio?Stoppie pakai R6? Ngerti nggak sih? Kalau mau naik lift segala ya cukup naik Mio toh? Juga menampilkan sosok yang ceritanya Eat – Sleep – Ride, menurut saya membuat jadi corny. Apakah Yamaha kenal dengan calon konsumennya? Habbitnya bagaimana? Menjual moge tentu lain dengan menjual Jupiter MX dengan bintang Komeng, yang harus ditonjolkan apa? Yang pertama eksklusfitas, confidence, kalau mereka yang pingin punya moge pikirnya moge itu mungkin barang wah sekali. Tapi bagi orang-orang yang beneran bisa beli moge, mereka santai saja, bukan maksa, beli moge itu bukan “sesuatu”, just another toy. Saya juga bisa ngomong kalau beberapa yang punya moge tidak ingin dianggap “somebody” dengan punya moge, banyak juga yang down to earth kok. Menurut saya sih, konsep TVCnya meleset jauh.

Coba lihat 2 commercial T Max dan R1 di bawah, ini yang menurut saya bener nyantai aja lage?

Iklan

28 Comments Add yours

  1. Fitready mengatakan:

    penempatannya kurang pas

  2. Zico mengatakan:

    Ipin tuh….Klo helmnya dibuka

  3. kyoghi mengatakan:

    ah gak terlalu lebay nurut gue, malah unik dan pas banget ama nuansanya, keliatan elegan juga, kebut2an nya mana? gak kaya iklan Jupiter MX yg sampe merobohkan jembatan itu

    1. arantan mengatakan:

      Ini iklan wannabe, maksudnya trying too hard untuk menjadi sesuatu. Alias orang yang belum menjadi kemudian menjadi … Iklan seperti ini cocok untuk orang-orang yang belum menjadi.

      Sementara orang yang sudah menjadi yaitu yang disasar. Capture kehidupannya harusnya dengan effortless, ya memang kesehariannya begitu kok. Nyantai saja, bukan wannabe tapi mereka yang sudah jadi, tidak ada yang perlu di show off lagi.

      Kalau mengiklankan motor bebek/mio, cocok dengan gaya wannabe seperti ini, tapi ini R6 bro?! Orang yang mungkin belum berpunya ingin berpunya.

      Yang lebih parah, semua adegan yang ada dalam iklan, bisa dilakukan oleh motor sekelas Mio bukan?

      Bagian yang saya maksud kebut-kebutan adalah yang melaju di kawasan Mega Kuningan. Buat apa ngedrift di Lobby? Mau show off buat apa? Buat apa di bawa naik lift? Ini lah kehidupan maksanya.

      1. wtf170 mengatakan:

        nice koment om arantan

  4. Natalia mengatakan:

    Ikutan komentar om, dari sisi awam aja tapi ya. Yang iklan CBU itu buat saya seperti salah target, iklannya malah seperti mengharapakan yang bukan pembeli CBU merasa “iya ya CBU keren”. Tapi buat yang pembeli CBU, malah gak masuk. Terlalu show off dan “apa sih maksudnya” hehe..

    1. arantan mengatakan:

      Dirimu bukan awam mbak 🙂 he he he, iya, SETUJU itu juga maksud saya.

      1. Natalia mengatakan:

        Wah kalau urusan motor atau kendaraan sih saya awam dong om 😀

      2. arantan mengatakan:

        Cara komunikasinya sih mbak, mestinya tahu target audience, pelajari kebiasannya gimana.
        Targetnya memang selalu beda, approachnya tinggal disesuaikan aja 🙂 jualan barang mahal tentu approachnya beda.

      3. Natalia mengatakan:

        Amiiin dibilang bukan awam ^^
        Masih keep on learning and looking for experience kok, soalnya dunia dan market keep on evolving juga 🙂

    2. Natalia mengatakan:

      Oh kelupaan mau nambahin, kalau video yang paling bawah, sepertinya ini lebih merupakan video content untuk didistribusi bukan sebagai iklan TV ya kayaknya, karena durasi videonya juga 4 menitan. Setahu saya sih iklan biasanya 15 detik atau 30 detik. Tapi suka banget yang model video ini hehe. Ada storynya, dan walau mungkin terskenario, masih lebih real (buat saya)

  5. pak tarno mengatakan:

    lah, ini kan bukan iklan (iklan wannabe kata bung arantan), baiknya nunggu iklannya aja kali ya.
    lagian sekarang lagi jaman OKB yg pasti mindsetnya juga beda dari OKL

    1. arantan mengatakan:

      Orang kantor saya dulu punya Ducati dan ada juga yang punya HD, tapi mereka nggak pernah bawa ke kantor, padahal kalau mau pasti ada saja spot parkiran yang bisa dikondisikan supaya aman. Alasannya kenapa? Cuman nggak mau nanti jadi bahan omongan, mereka pingin dapat sensasinya naik moge tapi justru nggak pingin jadi pusat perhatiannya. Kalau jalan rame-rame bersama komunitas baru mau, kenapa? Karena membuat yang menonjol jadi terlihat wajar.

      Memang ada juga temant-teman yang bawa moge ke kantor sih, tapi tentu tujuan utama bukan untuk kasih lihat “Gw punya moge!”.

      Yang begini ya tidak sampai perlu punya moge untuk mengerti kan.

      1. pak tarno mengatakan:

        tapi menurut saya ini iklan sama aja kaya iklan rinso,
        dimana ada anak kecil yg gak mau lepas dari baju kesayangannya, dipake kemanapun dan kapanpun.
        hanya bedanya ini motor bukan baju. itu aja.

        iklan mah kadang gak perlu dilihat sedetil mungkin, asal barangnya keliatan itu dah cukup.
        dan memang banyak iklan yg gak nyambung tapi maksudnya jelas ngiklanin itu barang.

  6. Duinnn mengatakan:

    Kalau imho, maksud iklannya lebih kepada motor itu bagian dari hidupnya. Kalaupun ada adegan kebut-kebutan bukankah sensasi yang dicari dari moge supersport memang itu?

    1. haryudh4 mengatakan:

      Bukan kebut-kebutan kok itu, cuma akselerasi + standing aja… Kalo kebut-kebutan mah kaya iklan Motor Mereka yang bisa bikin baju robek2 itu 😀

  7. haryudh4 mengatakan:

    Akhirnya bisa juga liat iklan motor Indonesia yang isinya gak melulu kebut-kebutan, setelah Kawasaki ZX-6R tentunya…

    Karena beda segmen kali ya?

  8. Duinnn mengatakan:

    Kalau yang R1 2012 itu show off nya skill ben spies kebut-kebutan di sirkuit?

  9. kaka mengatakan:

    masalahnya om, target yamaha, sorry to say, tetap kalangan menengah kebawah. bukannya jualan R6, R1, Tmax yang dicari. jadi yah bikin iklan “norak” untuk menarik perhatian sasarannya. biar pada ngeh kalo yamaha sekarang jualan motor keren canggih gitu loh. dan mungkin berharap targetnya ngebayangin ky naek tuh motor kali ya pas ngendarain mio, NVL & jupi Z nya wkwkwk

  10. Daris mengatakan:

    Black stig

  11. Dide Irvin mengatakan:

    setuju gan
    tapi sepertinya video diatas bukan iklan resmi utk jualan deh… mungkin IMO :mrgreen: dan menurut sy bagus dan lucu

    seharusnya untuk iklan resminya nanti bisa lebih terlihat Luxury karena ini produk flagship

  12. hi hi hi mengatakan:

    Ora ngerti iklan, tapi yg saya dapat abis liat iklan ini “wow yamaha keren”, walau saya gak mampu beli tu r6

  13. dono mengatakan:

    itu teasernya ikutan gaya nya THE STIG di acara TOP GEAR.. BBC.

    yg ben spies cool banget… syg dah tamat karir balapnya

    1. arantan mengatakan:

      Sementara saya udah beli helmnya gan.

  14. Joko Verza Rider's mengatakan:

    ini iklan kayaknya cuman buat brand image aja bro, tetep aja pasarnya mah motor cc kecil..dengan harapan kalo pake yamaha cc kecil berasa auranya kayak yang di iklan bukan buat motor r6 in laku malah…..

  15. lolos maning son mengatakan:

    iklan2 yimm selalu kampungan emang, honpret ngiklanin metic aja tetep elegan, ga perlu norak2 tetep laku.

    gitulah kalo ngiklanin motor lemot ya harus dibikin kebut2 biar dikira kenceng 😀

  16. kasamago mengatakan:

    terakhir kagum dg iklan yimm cuma pas iklan vixion lawas jaman kartun, makin kesini mlh makin gemrungsung dilihatnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s