Oleh: arantan | Oktober 13, 2013

Bagusan Nikon atau Canon? Enakan Yamaha atau Honda?

Haduh …

Kamera SLR pertama saya rasanya Pentax/Olympus *lupa*, setelah itu Canon kemudian Nikon F801s, ini jaman masih pakai film. Itupun juga kamera pinjaman. SLR yang beli sendiri selalu Canon, pertimbangan saya waktu itu soal harga, body ambil Canon 1000D, kamera SLR lowest entry harga termurah, yang penting lensanya sudah bisa diganti. Sekarang kalau di suruh tiba-tiba pengang Nikon memang kalau bisa jangan, saya sudah terlanjur familiar dengan menu dan layout buttonnya Canon.

Pendapat umum Canon dianggap inferior terhadap Nikon karena *konooon* harga Canon dianggap lebih murah dari Nikon. Betulkah? Iya dan tidak. Saya rasa yang benar adalah Lensa Canon punya range produk yang lebih luas dari Nikon, lensa Canon sendiri ada yang lensa umum yang lebih affordable dan L series bergelang merah dan/atau berbody putih. Range harganya jauh. Jadi kalau mengacu pada patokan harga lensa Canon 50 mm 1.8 berapa dan Nikon berapa, itu belum mewakili keseluruhan rangenya Canon.  

Produsen untuk 3rd partynya Canon juga berjibun, dan kualitasnya juga umumnya sebanding dengan harga, alias kalau mau murah ada, mahal ada …

Kemudian soal warna, Canon lebih kuning, Nikon lebih biru, betul, jadi Canon lebih cocok untuk muka orang dan kulit sementara Nikon untuk landscape… masak iya sih? Ya menurut saya sih bisa diatur dari white balance saja lah.

So kembali ke Nikon atau Canon? Umumnya saya akan jawab dengan jawaban tidak memuaskan dan ngeselin: kurang lebih *sama saja*. Terserah Anda.

Itu soal kamera…

Lain soal kalau ada yang nanya sekonyong-konyong, motor matic bagusnya apa ya? Saya akan tanya dulu, untuk apa dan siapa?

Untuk perempuan atau laki?

Untuk siapa motornya? Untuk sendiri? Untuk pacar-ibu-istri? Lain lho…

Beratnya berapa,

Tinggi berapa?

Umur?

Bakal dipakai berboncengan atau sendirian?

Suka ngebut?

Jalannya kemana saja? Akhir pekannya kemana? Komunitas penting nggak?

Parkirannya gimana?

Anti maling perlu nggak?

Penting harga second nggak?

Perlu bagasi nggak? Seberapa penting? Seberapa gede?

Perlu service center dekat nggak?

Penting harga dan keterjangakauan parts nggak?

Penting boros/irit nggak?

Penting nyaman nggak?

Sanggup nahan inden nggak?

Pertanyaan diatas baru soal fungsional, belum lagi soal brand dan selera bentuk

Mau yang so “you”nggak? So you? Me? Maksudnya? Ya ada keterkaitan sama brand nggak?
Ngaku aja, sudah ada preferensi merk nggak? Kalau sudah ada mending ini dikasih tahu dari awal, saya nyarinya merk …

Designnya gimana? Mau retro/classic? Sporty? Lancip ala robot-robot? Mau “biasa” aja?

Warnanya mau gimana? Mau yang mencrong? Atau yang nggak menonjol?

Spionnya gimana? Ini serius, ada juga yang ngeliat bukan lagi soal batok atau body, tapi sampai ke bentuk knalpotnya jelek… spionnya anehlah dan lain-lain….

Karena semua jawabannya pengaruh ke hasil toh? Coba saja di jawab satu persatu nanti harusnya keluar sendiri hasilnya. Saya sendiri tidak bisa memilihkan apa yang terbaik untuk Anda.


Responses

  1. jadi bingung pak…. kriterianya lebih mirip milih calon istri daripada beli motor.
    *walaupun kelak sama2 ditungggangi:mrgreen:

  2. passwordnya lupa.
    1.pertamax
    2.premium
    3.bio diesel.
    Saya borong semua

  3. Saya pakau SLR Sony dan motor matic Hayate. Ga mainstream banget, tapi fungsional dapet banget. Bagaimana dengan anda?

  4. For matic Kalo ane.
    Laki or perempuan.
    Bagasi,tangki gede or ngacir.
    Elegan sporty
    mainstream or not
    3s gampang ato susah.
    Sedia inden ato tidak,
    fungsional or gaya
    irit boros,
    mahal murah.
    Tapi yg paling penting menurut ane adalah,
    laki-perempuan.
    Tangki-bagasi or ngacir.
    elegan sporty
    mahal murah…

  5. Ane suka dgn produk suzuki.
    Tp ane ga suka harga part yg lumayan mahal n inden.
    At list buat ane yg mainstream aja. Yamaha or honda ada bengkelnya lebih dr 3 di cileungsi daerah tinggal ane.

    • harga part= kualitas

  6. -Soal nikon vs canon saya nggak bisa jawab karena saya gak paham detil ilmu photography.
    -Soal honda vs yamaha itu relatif karena saya bukan fansboy.
    Lha terus klo buat perumpamaan versi saya itu apa?
    »»» Antara PETE vs JENGKOL pak. Sampai sekarang saya belum mampu memilih lebih enak dan cetar mana diantara keduanya.

  7. Saya . . . Fans boy canon & fans boy honda (i mean it)

  8. Nikon atau Cannon… ane pilih sony nex wae… Kalo montor baru ane akan berfikir keras dan detil dengan segala pertimbangan & yg jelas gak melulu stuck dengan H atau Y..

  9. yg tertanam dihatiku:
    elektronik = sony
    motor = yamaha (awalnya honda)
    bahan bakar = premium (wkwkwk)

    walopun sekarang ga punya produk sony satu pun
    dan ada honda disamping yamaha

  10. Kamera saya pake Olympus, motor maunya Suzuki sayang skutik premiumnya kemahalan jadi pake PCX deh…

  11. android atau apple ……

  12. Ambil yang bagusnya saja karena konsumen mempunyai pilihan dan bisa memilih, sepertinya tidak semua produk yang ditawarkan bagus semua atau jelek semua, disatu sisi superior di sisi lain inferior.

  13. masih diSuzuki…

  14. Nggak pake SLR, pakenya mirrorless Samsung, Motor Suzuki

  15. oom, ane mau curhat yah, slr pertama ane canon, kemudian ane pakai nikon, kalo soal taste, memang ane milih nikon oom, tp kalo soal feel, saturasi, sama produk akhir ane lebih milih canon oom, lain lagi kalo soal motor, ane sih nggak fanatik merk, sekian tahun pakai produk “Y”, kemudian pindah ke pabrikan “H”, sampai sekarang cukup puas dengan pabrikan “K”, ane ngerasa bahwa setiap pabrikan memiliki resep tersendiri gan, dalam meracik produknya, sehingga kalau bicara soal feeling dalam mengendarai, ane cenderung netral, karena setiap pabrikan beda2 rasanya oom…. sekali lagi ya, ane tegaskan, IMHO, setiap pabrikan memberikan sensasi berkendara tersendiri.. tergantung mana yang kita sukai, sedikit berbeda dengan memilih kamera ya, terus terang ane memakai nikon, ane kurang suka dengan saturasinya yang terlalu tajam, sehingga kalau disuruh memakai kamera, ane nggak akan ragu2 milih canon oom.. sekali lagi ini hanya My Humble Opinion yah oom…

  16. kalo kamera pilih Canon, kenapa? hasil warna nya paling pas buat saya. (pernah pakai: Nikon F90, Nikon D70, Nikon Coopix, Sony RX100, Olympus OM-D, Fujifilm X20).
    kalo matic dari awal pilih Kymco, kenapa? karena fungsi dan durability mesin nya paling pas dan puas.

  17. Pilih canon…

  18. […] posting  ini saya sudah menulis ini, mari memetakan keinginan kita berdasarkan apa-apa saja yang menjadi kebutuhan atas kendaraan. […]

  19. Untuk kamera saya tidak terlalu fanatik meski menggunakan merek apapun baik dari nikon, canon maupun olimpus bisa berefek sama persis dengan program corel maupun photoshop mas, untuk sepeda motor nyari yang nyaman tidak terlalu tervokus pada metik,bebek ataupun motor sport batangan apalagi merek, termasuk servicenya mudah dan terjangkau tidak terlalu jauh serta tidak ribet dengan birokrasi dan nunggunya tidak kelamaan pastinya ( 3 S nya baik dan benar )


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: