Oleh: arantan | September 29, 2013

Above the law: Anak di bawah umur boleh menyetir?

mobil-dul-ahmad-dhani-rusak

Petikan dari sini.

Setelah cukup lama menunggu, akhirnya putra bungsu Ahmad Dhani dan Maia Estianty, AQJ ke luar dari Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu, 25 September 2013 siang.

Pukul 14.30 WIB, AQJ muncul di lobi utama RSPI ditemani oleh ayahnya dan neneknya. Menggenakan kaos biru, bocah 13 tahun itu masih dibantu menggunakan kursi roda menuju mobil Toyota Alphard B 1 RCR milik Dhani yang sudah terparkir di depan lobi.

Tak banyak kata yang diucapkan AQJ siang itu. Ketika ditanya mengenai kondisi kesehatannya, ia hanya tersenyum seraya mengacungkan ibu jarinya, menandakan ia baik-baik saja.

He? Pelakunya bisa pulang ke rumah begitu saja? Bagaimana dengan tanggung jawab atas kesalahannya? Bukannya kasusnya belum tuntas? Kok bisa pulang ya? Kasus AQJ ini jadi banyak sorotan media massa, akibatnya banyak rakyat juga yang bisa mengikuti perkembangan kasus ini. Memang kasusnya terbilang menarik dan sangat ajaib, pelakunya seorang remaja putus sekolah, umurnya masih 13 tahun, tanpa SIM, menerbangkan mobil sampai ke jalur berlawan arah dan kemudian sampai mengakibatkan timbul 7 korban meninggal dunia.

Sudah begitu saya dengar biaya pengobatannya ditolak pihak asuransi.

Lha sekarang pelakunya boleh pulang? Apakah semata karena AQJ di bawah umur? Bagaimana dengan orang tuanya?

Apakah benar pemikiran lebih baik anak di bawah umur di biarkan saja membawa kendaraan? Kalaupun sampai extremenya menimbulkan korban meninggal dunia, masih dimaafkan tanpa kurungan. Benar atau salah sih?

GURKHA-F5-Black-1024x627

Kalau ini benar, apakah lebih baik saya menabung saja untuk membelikan anak saya yang masih seumur AQJ sebuah mobil yang kuat? Yang penting anak saya aman.


Responses

  1. hukumnya sudah dibeli ahmad dhani

  2. kata ahmad dani sih,dul sudah siap mempertanggung jawabkan perbuatannya, dan ahmad dani akan menemani dalam penjara dg tujuan agar anaknya tidak merasa bersalah sendirian. tapi KPAI berpandangan lain, pemeriksaan akan menunggu kondisi dul sehat dan berharap masalah tidak ke jalur hukum.

    dul putus sekolah apa home schooling sih?

    • Home schooling itu cuma istilah keren doang. Bahasa yg diperhalus. Arti yg sebenernya ya cuma buat nutup2in fakta kalo yang bersangkutan emang males sekolah (se-engga nya untuk pihak2 tertentu….):mrgreen:

  3. selama situ tinggal di indonesia….trus punya uang untuk memberi santunan pd korban yg nggak punya uang banyak…..!!!! situ jg BOLEH NABRAK KOK…!!!!!😀
    apes jd wong kere……😦

  4. Menunggu saja prosesnya, apakah sama dg kasus anak pemilik kekuasaan dan kekayaan sebelumnya. Kalau dibilang benar atau salah, jelas itu salah, ada orang bilang kedewasaan tidak dilihat dari umur, itu betul, jika dia berfikir dewasa dia akan tahu konsekwensi mengendarai mobil bukan dalam hal bisa mengendarai mobil. Jadi tidak perlu membelikan anak hummer.:-)

  5. Kalau masih dibawah umur tuntutan hukumnya harus hati-hati menunggu pulih 100%, nanti pun akan dihukum hanya 1/2 atau 1/3 masa hukuman, seusai rekomendasi KPAI. Tapi kalau kecelakaan di Indonesia mau ada korban atau tidak, mau gol mampu atau tidak biasanya kan selalu ngotot duluan yg salah, kalau gak mampu ya pasang badan kalau mampu ya pasang uang…..makanya ngimpi aja deh soal disiplin lalu lintas percuma gak ada rewardnya kalo ikut peraturan…..

  6. Enaknya tinggal di indonesia itu hukum bisa dibeli asal punya uang
    Atw mungkin tidak enaknya? tergantung dari sisi mana melihatnya🙂

  7. Celebrity justice…

  8. Si Dul benar-benar beruntung jadi anaknya Ahmad Dhani. Dan saya kira Ahmad Dhani sebagai ayah akan melakukan apa saja untuk melindungi anaknya. Saya anggap ini hal yang natural. Kita lihat saja kelanjutannya bagaimana. Sekarang tergantung siapa mempersepsikan siapa. Ini pertarungan Ahmad Dhani sebagai ayah dan rasa keadilan di masyarakat. Di lain pihak kalo saya melihat Dul sebagai anak di bawah umur yang sudah terluka secara fisik, juga jangan sampai terluka secara emosional, masa depannya masih panjang. Hmmm….bagaimana ya cara sang keadilan meyelesaikan hal ini ?

  9. anak dibawah umur menyetir? hmmm untuk dijalan umum mutlak gak boleh. tapi menurutku mending dirumah saja (perlindungan ortu) sampe “sembuh” baru diproses hukum. kalo dipenjara malah membebankan biaya berobat kepada negara dan sy pribadi lebih gak rela uang rakyat dipakai berobat orang kaya. (lihat kasus melinda dee yg check up pakai duit negara) sama gak relanya duit rakyat dikorupsi

  10. kayaknya dulu2 pernah denger ada yang namanya “Penjara Anak2 (Nakal)…

    kenapa si Dul gak dijeblosin kesana aja..???

    yang bikin bete “si bos aktivis HAM-nya Anak-anak”.. sering sekali nongol kalo pas ada kasus2 besar kayak gini..
    giliran kasus anak2 didaerah terpencil…”nyaris tak terdengar suaranya”…

  11. Soale orang itu kaya om…that’s it…malu saya ndengernya…ampe gak sudi ngikutin brta nya..kebodohan ditutup harta…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: