Oleh: arantan | September 3, 2013

Puncak tektok

arantan-0978

Terakhir kali saya jalan agak jauh naik motor aka “touring” sudah setahun yang lalu, waktu ke Bandung. Setelah itu memang sempat beberapa kali ke BSD untuk urusan KTM dan sekali ke plant AHM Cikarang. Tapi jaraknya masih terhitung dekat-dekat lah.

Jadi setelah setahun nggak kemana-mana ya saya pikir, sudah semestinya sedikit berolahraga lah, jalan pendek saja. Pagi Jam 6:15 saya sudah berangkat dari Kebon Jeruk Jakarta Barat. Rute yang saya pilih adalah menembus Jalan Panjang – Pondok Indah – lanjut terus ke Selatan.

Sampai Lebak Bulus kondisi jalan adalah kondisi normal hari kerja, padat! Selepasnya mendingan, beberapa ruas perjalanan baru diperbaiki, aspal masih baru, dengan kanstein yang masih diberdirikan belum di pasang. Kondisi jalan sampai Bogor masih normal, ramai tapi lancar, kalau mengharapkan bisa lari konstan di atas 100 kpj ya nggak, rata-rata konstan saja di 50-60an, yang penting lancar. Selepas dari Bogor, lalu lintas mulai padat, karena harus melewati beberapa mobil bus yang tampak perlahan menanjak.

Sepanjang perjalanan saya keasyikan jalan jadi lupa berhenti, udara agak dingin dan sempat mendung, lalu lintas juga cukup lancar jadi semuanya memang mendukung perjalanan. Jam 10:00 an saya sampai di Puncak Pass resort. 4 jam berkendara, perjalanan sekitar 90 km, pantat sudah terasa sakit, tapi pinggang, tangan dan lainnya aman saja.

Makan dan istirahat 1 jam saya langsung turun jam 11 siang. Waktu turun padat, di sekitar Tajur mobil sudah stuck, sementara motor masih jalan di kiri kanan antrian mobil. Saya tidak bernyali besar jadi harus lebih lama sabar menunggu dibanding kendaraan roda dua lainnya. Waktu pulang saya sempat berhenti beberapa kali untuk foto, di indomaret untuk ngemil sebentar.

Sampai di rumah jam 3 siang, tepat 4 jam berkendara.  Jadi kalau ditotal, 180 km untuk 8 jam, jadi perjam saya cuman bisa jalan 22.5 km, santai banget.

arantan-0952 arantan-0959 arantan-0969  arantan-0980


Responses

  1. mantaff….
    riding sendirian om? istri gak ikut?

  2. Bingung

  3. asik…. solo touring

  4. Wah om saya kebetulan jg pake pcx150, kalo tektok puncak saya udh sering bgt. Saya pake dr bln10 2012 sampe skrg odometer udh tembus 212xx.

  5. Gimana tarikan pcx150 d puncak, apa sempet explore tarik gas penuh ditanjakan panjang sebelum hotel syuga…?

    • Wah tarikan nya enak bgt, kalo saya sendiri bisa tembus sekitar 80kpj, kalo boncengan 60kpj lah kira kira tergantung berat rider nya jg sih.

  6. Sedep tenen…

  7. mantap nih pake PCX jadi bikin pengen solo touring ya….

  8. Hm… mirip-mirip nih🙂 http://rideralit.wordpress.com/2013/09/03/jalan-jalan-ke-masjid-attaawun/

  9. keren ya, pcx sama pemandangannya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: