Oleh: arantan | Agustus 24, 2013

Panic buy melanda, belilah moge mumpung harga belum naik!

Panic buy? Biasanya panic sell ya …

Ketika harga saham mengalami penurunan berturut-turut selama 2 hari minggu lalu, banyak juga pemegang saham yang melakukan melakukan panic buy. Ya mumpung harga lagi turun, beli saja, nanti toh indeks akan naik lagi. Selama fundamental perusahaan itu sendiri baik, sehat, valuasi perusahaan bagus, ya bisa jadi inilah saat terbaik untuk beli dan menambah portfolio. Sebagian pemegang saham masih menunggu, kapan akan menyentuh harga terbawah (bottoming) untuk kemudian rebound. Tinggal soal “kapan” tepat waktu belinya, bukan soal beli atau tidak lagi.

Sebaliknya memang banyak juga pemegang saham yang melakukan cut loss, ketika harganya semakin turun, daripada merugi semakin dalam, lepas jual saja. Walau merugi, tapi dananya bisa diputar lagi untuk membeli emiten yang menurutnya lebih baik. *Semoga*.

Untuk moge yang harganya bakal tambah naik pun juga mirip, sama di soal timingnya saja lho ya, bukan harapan rebound untuk dijual kembali, karena nilai jual kembali secara umum tetap turun. Selama harga moge belum naik karena aturan PPn BM baru, ya masuk sekarang saja. Sedikit melakukan panic buy pun oke, selama harga baru naik karena dolar, panic sedikit ok tapi tentu harus tetap melihat barangnya sendiri benar-benar bagus dan terjamin nggak?

Tapi kalau harga sudah naik begitu signifikan juga karena PPn BM yang melambung mungkin ambil second saja. Atau tunggu sampai ada keseimbangan baru.


Responses

  1. beda ama pabrikan sebelah ya mbah… katanya harga jual kembali nya lebih tinggi dari harga beli nya…

    coba tanya mereka deh mbah… katanya sih itung2 investasi. katanya lho…

  2. Quantrase naik gak nih om?

  3. lmyn ngurangin import moge..

  4. Sekali lagi bukti bahwa pihak minoritas yg selalu dirugikan, hahaha… Padahal menurut saya langkah yg diambil pemerintah ini gak signifikan dalam meredam laju impor. Pemerintah selalu cari cara gampangnya aja. Harusnya dipertanyakan kembali dan terus dicari solusinya kenapa kok merk Cosmos yg notabene merk lokal aja diproduksi di Cina??? Kenapa Intel & AMD kok made in Malaysia??? Kenapa kok Seagate made in Singapore??? Kenapa kok Western Digital made in Thailand???

  5. Seperti saat harga bbm akan naik, banyak yang berusaha mengisi penuh tangki kendaraanya…
    Kebanyakan akan bertahan sampai terjadi keseimbangan baru.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: