Oleh: arantan | Agustus 18, 2013

Rico – Dina part 3, the ending

Posting ini adalah ending dari trilogy cerita Rico dan Dina, ini adalah link cerita part 1 dan ini part 2

420416_sewakamarbali1

Rico terbangun dari tidurnya, diambilnya BlackBerrynya ternyata sudah jam 10:17 pagi. Masih menempel di chargernya Rico melihat BBMnya. Ternyata dari isterinya: PING! Udah bangun?.

Rico: Sorry kemarin batrei habis.

Kemarin meeting sampai malam banget, kamu lagi ngapain?

Dina sudah lebih dahulu bangun tidur, dia sedang berdiri sambil juga membalas BBM dari BlackBerrynya. yang menempel ke charger dekat TV kamar. Dina belum mandi, tapi dia justru terlihat cantik polos tanpa riasan apapun, rambut coklat panjangnya pun terurai lepas, saat itu Dina hanya mengenakan celana dalam dan kaos tali berwarna putih tanpa dalaman. Inilah saat tercantik dan tersexy Dina dimata Rico. Mereka berdua, Dina dan Rico sudah menginap di hotel ini dari kemarin, posisi hotel murah yang lebih mirip kamar kostan ini agak terpencil di belakang deretan hotel-hotel yang menghadap pantai.

Mereka sudah melakukannya, kemarin malam.

Sejak beberapa bulan sebelumnya memang ada yang berubah sedikit demi sedikit pada Rico, isteri Rico pun sering mendapati Rico sedang terpatung dengan pandangan kosong. Ketika ditanyakan Rico selalu mengatakan pekerjaannya memang stressfull. BlackBerry Rico pun di lock atas alasan teman kantornya sering mengambil BBnya, tapi password BBnya pun tidak di share ke isteri. Kecurigaan isteri ada, tapi Rico selalu punya jawaban pamungkas.

Pulang dari Bali pun Rico pun sungguh lega, sambutan isterinya normal saja. Keeseokan paginya Rico pun kembali bekerja seperti biasa. Di rumah saat isterinya membongkar koper Rico untuk mencuci, si isteri mendapati lipatan baju kotor di koper Rico sangat rapih, padahal Rico tidak bisa melipat bajunya sendiri, siapa yang melipatnya? Laundry yang hanya melipat pakaian kotor tanpa mencuci? Beberapa celana bermuda Rico pun masih lembab dan bahkan berpasir yang menempel membatu, si isteri juga baru sadar, dari seluruh pakaian yang dimasukkan ke koper, hanya 1 stel pakaian kantor, sisanya adalah pakaian santai yaitu celana bermuda dan kaos. Apakah mungkin di Surabaya santai sekali? Kecurigaan awal tersebut akhirnya membuat sang isteri menelpon ke kantor tempat Rico bekerja. Dari kantor dia mendapat informasi kalau memang betul ada tugas kantor selama 2 hari 1 malam. Sisanya? Rico mengajukan cuti 3 hari tambahan dari kantor. Si Isteri meminta nomor telepon atasan Rico untuk konfirmasi.

Seluruh koper kembali di geledah sang isteri, kali ini lebih mendalam, semua kantong dalam, luar, lipatan koper di telusuri … sampai juga di cium-cium … Tidak ketemu apapun yang mencurigakan, yang ada hanyalah justru ketidak adaan. Tidak ada sticker pass security bagasi dari airport, tidak ada potongan tiket, tidak ada bekas apapun.

Hari itu Rico pulang cepat dan belum makan di luar, Rico dan isteri duduk di meja makan mereka berbincang.

Isteri Rico: Kamu di Surabaya gimana mas?

Rico bercerita panjang soal meetingnya, bagaimana dia harus sibuk meeting dan kerja keras dari hari ke hari di Surabaya. Rico sudah punya skenario yang sudah dipersiapkan sebelumnya dan dihafal

Isteri Rico hanya diam sambil mendengarkan, lalu kemudian perlahan mulai menangis, seluruh badannya mulai bergetar, dengan tangan yang juga gemetar dia meraih gelas makan yang penuh berisi air, tiba-tiba di guyurnya sang suaminya yang sebelumnya sangat dihormati.

BYURRRR!!! Rico kaget, baju kantor yang dikenakannya langsung basah.

Rico: A-aa-Apaan sih???

Gelas di gebrak isterinya ke meja.

Isteri Rico: Kamu BOHONG MAS! Aku sudah bicara sama atasan kamu! Kamu ke Surabaya cuman 2 hari! Sisanya ngapain?!

Rico masih terus mencoba memutar-mutar berdalih-dalih dan berskenario … tapi ceritanya tentu tidak serapih skenario awal

Isteri Rico: Meja kembali di gebrak, Rico di cubit sekenanya. Mana BB kamu! Aku mau lihat semuanya! Siapa dia?!

Rico: Ma? Kamu nggak percaya lagi sama aku? Suara Rico juga jadi ikut tinggi dan bergetar, defensive

Isteri Rico: Aku sudah tahu semuanya mas!!! Aku cuman mau tahu dari kamu!

Rico terdesak dan dia merasa tidak ada lagi gunanya, tapi mungkin masih ada jalan lain dan kejujurannya dihargai, mungkin saja dia bahkan dilindungi? Jadi pada malam itu Rico menceritakan hampir semuanya, tapi dengan twist kalau dia mengaku di guna-guna dan di jampi atau pelet oleh Dina, Rico memposisikan dirinya sebagai pria tidak berdaya dan semata menjadi korban Dina. Dina lah yang terus mengejarnya, ini semua kesalahan Dina. Di malam itu Rico di usir dari rumah kontrakan mereka berdua, pilihannya adalah Rico yang keluar dari rumah atau isterinya. Rico diusir keluar dari rumah tanpa membawa apapun, isterinya jijik. Padahal sebelumnya si isteri belum tahu secara pasti. Kini semuanya jadi jelas dan terbuka.

Setelah Rico pergi ,sang isteri menelpon ibunya yang lalu meneruskannya kabar perselingkuhan Rico ke ayah dan kakaknya. Mendengar itu, sepanjang malam ayah dan kakak nya mencari Rico untuk di ajak bicara. Untungnya mereka tidak menemukannya, kalau malam itu ayah dan kakaknya bisa menemukannya pasti Rico sudah babak belur.

Esoknya Rico tidak masuk kantor tanpa info. Pada siang hari justru isterinya lah yang muncul di kantor Rico untuk menemui atasannya, isterinya melaporkan perselingkuhan Rico serta menyalahkan atasan dan kantornya. Tapi bukan soal perselingkuhan yang membuat Rico di berhentikan dari pekerjaannya. Tapi karena Rico tidak lagi masuk ke kantor lagi selama lebih dari 2 minggu tanpa memberi kabar, ini dianggap sebagai pengunduran diri.

Apakah Rico kabur bersama Dina? Memulai hidup baru? Pisah isteri membuat jadi mudah kan? Ternyata tidak, Dina tidak mau ambil pusing dengan Rico. Dina memang juga resign dari pekerjaannya, tapi Dina pindah ke Tangerang agar dekat dengan tunangannya, tidak jelas juga apakah tunangan Dina mengetahui kisahnya bersama Rico. Yang jelas Rico dan Dina tiba-tiba menghilang.

Kembali ke Rico, bagaimana kisah selanjutnya? Rico tidak atau setidaknya belum cerai dengan isterinya tapi mereka juga tidak serumah lagi. Kabarnya Rico masih di Jakarta, tapi dia dikucilkan dan terputus dari kehidupan sebelumnya. Sampai-sampai keluarganya sendiri pun menjaga jarak dengan Rico, dia tidak lagi diundang saat acara keluarga, dia dianggap aib keluarga.

Keluar dari pekerjaannya, Rico ternyata sulit untuk mendapatkan pekerjaan, kabar tentang perselingkuhan Rico sudah menyebar kemana-mana, semua tempat baru yang menerima lamaran dan CVnya pada tahap terakhir juga menghubungi kantor sebelumnya. Keingin tahuan standard, bagaimana performance Rico di kantor sebelumnya? Kalau dari rekrutmennya laki, nama Rico tidak jadi diunggulkan apalagi jika si rekrutmentnya adalah perempuan, nama Rico langsung di coret. Memangnya tidak ada calon pegawai lain? Ini karena semua yang menanyakan info tentang Rico dijawab kantor lamanya dengan: “Kerjaannya sebetulnya ok, tapi ….”.

Saat ini Rico masih single tapi beristri secara legal, mereka tidak bercerai, konon demi anak, entah juga sampai kapan.

Jadi, dimana Rico?
Lenyap, tapi siapa yang tahu? Mungkin saja Rico berada di sebelah Anda….

END …

//Tentunya segala kesamaan nama adalah berupa ketidak sengajaaan, semua tokoh disini adalah tokoh fiksi saja
//Foto kamar di posting ini adalah foto dari internet, foto yang digunakan pada posting ini dan sebelumnya adalah sebagai ilustrasi saja


Responses

  1. “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮

  2. Akhir yang pahit bila berselingkuh..

  3. joossssssssssss.

  4. Kirain happy ending….

  5. Terbakar juga akhirnya,

  6. Intinya segala sesuatu tindakan ada resikonya..saya seorang suami dengan istri yg mengandung 8 bulan..kalo saya selingkuh berarti resikonya saya akan kehilangan istri dan bayi yg lucu dan kita harus berpikir apa sebanding itu hanya demi napsu sesaat..hidup di kota2 besar memang banyak godaan..kerja dikantor,di mal , tapi semua tergantung kita ..motto saya kalo tidak ingin makan buahnya jangan dekati pohonnya ..itu saja

  7. akhirnya crooot….crooooot…….juga

  8. *edited*

    memang wanita oh wanita bisa bikin rusak rumah tangga :p

    • Commentnya saya edited supaya jangan ada salah sangka, terima kasih koreksinya masbro.

  9. Kalau urusan perut n dibawah perut ga bs kt kendalikan tinggal tunggu kehancuran. Nice story mas.
    Salam kenal

  10. Hadehhhh krg hot kang..msa lgs charger bb :d….”unyil”nggk dicharge yaaaa

  11. kok jdi yg ancur2an malah si rico ny y?? om sar, kembangin donk sisi laen dr possibility ending ny.., heheheheee

  12. cerita yang menarik……
    ditunggu novel berikutnya mas arantan…..

  13. Endingnya selalu begitu ya….tapi ada juga yg gak begitu lho…..:-)

  14. well.. that escalated quickly

  15. berarti ini serius kisah nyata om?

  16. hahaha

    happy ending, like usual…

  17. bener2 17tahun.com😀

  18. ga enak banget punya istri kayak gitu, wkwkwk😆

  19. mmmp, terlalu real untuk sebuah karangan :p

  20. jaaggoo buat cerpennya nih om arantan,diangkat jadi FTV seru juga sih,tapi dengan beberapa tambahan biar makin seerruu,gini nih endingnya ga kaya film lain yang selalu bahagia,tapi malah bikin bingung hahaha

  21. hampir kecewa dengan penulis jika ceritanya akan mendukung perselingkuhan.
    tapi ternyata ceritanya baik untuk pelajaran bagi kita.

    rico2 yang lain ada disekitar saya,dan kini sedang terancam PHK akibat lanjutan dari kasus serupa.

  22. wedewwwwwwwww ga nyanka sy bakal baca ini dr awal mpe akhir dr episode 1 sampe 3 wkwkwkw

  23. si rico mulai hidup baru dengan nama, identitas baru, pekerjaan baru, dan mulai kembali menata hidupnya lagi. kini rico pun tak sendiri lagi. semua pengalaman pahitnya di masa lalu menjadi bekal berharga baginya untuk mengarungi kesempatan kedua bersama istrinya yang baru….

    konon si rico sekarang bekerja di mansek dengan bermodal identitas barunya… #kaburr

  24. satu lagi, BB juga ikut terlibat bkin kisruh..

    • Bb,fb,line,kaokao dll…. Juga bikin bahaya….

  25. lha terus si dina gmn kang..di awal cerita dina khn jg da mo merit??? kembangin lg kang.
    – dina ktauan slingkuh ma calonnya? jadi merit atow ga?
    – gmn hub rico dg dina pasca hancurnya rt rico?

  26. Buahahaha… Nice article….
    Pelajaran bagi kaum adam agar tidak ngeboncengin non mahrom, karna semua bisa bermulai dr situ…
    4thumb up bro….

    • bahaya buat tukang ojek, bisa-bisa selingkuhannya banyak😀

  27. Bab 2,5 nya gak ada oom. Hahaha. Memang godaan itu ngetes sampe limit kita. Kesimpulannya yg salah itu si Pohon tempat parkiran.

  28. Jangan coba-coba bermaksiat, biasanya ujung-ujungnya rejeki seret dan banyak masalah.

  29. wah… penonton kecewa om..

  30. kayak lagi baca naskah “sketsa jakarta” nya “ria fm radionya depok” jaman baheula… jeng jrenngggg

  31. makanya jangan pake prasaan …pan bisa yang pake sistem test ride:mrgreen:

    • btw, kok agak aneh yah? cukup twist. Soalnya sampe nanya ke kantor? kayaknya kalo seperti ini as an owner saya enggak mau memberitahukan, apalagi bila urusan pribadi diluar urusan keselamatan kerja. Sementara jika si pria merasa di kucilkan attitude mereka yang melakukan hal tersebut sepertinya terlalu “aneh” jika mendadak dia hilang 2 minggu. … agak aneh endingnya🙂

  32. … dan akhirnya dina pun menikah dgn tunangannya, ketika malam pertama sedang berlangsung suaminya pun bertanya..
    Suami dina : koq gampang bngt din..koq gk berdarah, kmu dah gk virgin !!?..
    Dina : eeee anu mas dulu waktu smp aq pernah jatuh dari sepeda trs anu berdarah:mrgreen:
    Suami dina : ooo sialan tuh sepeda😀

  33. Rico’a lagi nntn konser SNSD ..
    Dan target slanjut’a adalah YOONA SNSD ..
    Hhaaa .. ^^

  34. Kalimat
    “Mereka sudah melakukannya, kemarin malam”

    Ini melakukan apa ya???

    Ga jelas akh,

  35. kesimpulannya:
    ke kantor jangan bawa motor yg ada boncengannya (dibuat ala Minor fighter aja yg buntung)

  36. kesimpulannya.. selingkuhan jgn 1 aja, kalo ilang kan masih ada serepnya.

  37. yang aku tunggu cuman diwakili 5 kata, byiuh

  38. rajam sampai mati tuh hukumannya

  39. lesson learned, main api jadi kebakar.

  40. xixixx, nyimak dulu

  41. akhirnya kobong juga


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: