Oleh: arantan | Agustus 16, 2013

Rico – Dina part 1, perkenalan itu

Posting ini berlanjut dari posting sebelumnya … kali ini lebih serius.

/*

Mau cerita dikit nih, cerita ini bukan seluruhnya kisah nyata tapi berdasarkan beberapa cerita di sekitar yang saya jadikan satu. Tentunya segala kesamaan nama adalah berupa ketidak sengajaaan, semua tokoh disini adalah tokoh fiksi saja.

*/

Sudah hampir 7 tahun sejak selesai kuliah Rico bekerja di kantor lawyer, penyedia jasa bantuan hukum. Saat ini Rico berusia 29 tahun dan telah memiliki isteri cantik yang saat ini sedang hamil anak pertama usia 4 bulan. Di pagi itu Rico baru saja memarkir motor kesayangannya sebuah Yamaha Jupiter MX di parkiran kantornya. Tepat di sebelahnya sudah ada Honda Beat yang sedang coba di standard tengah oleh seorang wanita muda. Wanita muda tersebut masih memakai helm half face, rambutnya yang lurus panjang kecoklatan hampir sepinggang tampak keluar dari helm. Memakai blazer pendek dengan lengan 3/4 dengan warna hitam, bawahannya pun memakai rok pendek warna hitam, sementara sepatunya berhak tipis yang cukup tinggi. Posturnya badannya nampak kurus, tinggi, dengan memakai hak, si wanita muda lebih tinggi dari Rico.

Dari gearnya, Rico bisa menebak-nebak kalau wanita tersebut pasti tinggal jarak dekat dari kantor, kantor Rico adalah sebuah gedung perkantoran berlantai 31 di jantung bisnis kota Jakarta. Sekitar kantornya adalah juga perkantoran padat yang berlantai banyak, tapi disekeliling perkantoran masih tersempil sisa-sisa hunian yang sudah banyak beralih fungsi menjadi tempat kost, tempat makan dan sisanya, adalah juga perkantoran rumahan yang lebih kecil.

Sampai selesai Rico melepas helm, memasukkannya dalam plastik dan melepas jaket serta memasang kartu ID pengenalnya, wanita muda tersebut belum juga berhasil menstandard tengah si motornya, keringat tampak mulai bercucuran di wanita tersebut. Usaha-usahanya malah merandom, malah terlihat membahayakan karena si motornya mulai miring-miring ke arah motor Rico.

Rico akhirnya menawarkan diri untuk membantu, “Saya coba mbak”… Si wanita mempersilahkan, dia bergeser dari sebelah kiri Honda Beat tersebut. Sekali sentak saja oleh Rico, si Beat langsung terstandard tegak. Rico baru melihat plat nomor Beat tersebut, wah motornya baru keluar sebulan. “Makasih mas”, kata si wanita. Rico membalas, “pakai  hak lebih sulit kalih mbak?” sambil berjalan meninggalkan wanita tersebut.

//Skor:
$Rico=1;
$WanitaMuda=0;

Berikutnya hampir setiap hari Rico bertemu dengan si Beat. Rico selalu memarkir motornya di tempat parkir yang sama, di sebelah kanan pohon besar, sementara si Beat wanita tersebut hampir setiap kali juga ada di sebelahnya. Kadangkala Rico datang lebih awal tapi kalau si Beat yang datang duluan, si Beat selalu menyisakan 1 space untuk motor Jupiter Rico di dekat pohon. Umumnya si Beat di standard samping, si Rico-lah yang kemudian menegakkan si motor wanita tersebut ke standard tengah.

Sampai kira-kira hampir sebulanan kemudian …

Waktu itu sekitar sudah jam 19:30 an lebih, Rico sudah turun lift menuju parkiran motor mau pulang. Dilihatnya sekelebat ada si wanita tersebut sedang berdiri di samping motornya. Sementara konsentrasi Rico masih mencari-cari kunci motor yang harusnya ada di kantong celana sebelah kanan … waduh, karcis parkir sih ada, tapi dimana si kunci? Kantong kiri?…Tidak ada juga. Tas selempangnya mungkin? Waduh. Si Rico mulai menengok-nengok kanan kiri untuk mencari-cari security, siapa tahu kuncinya sudah diamankan, kalau ketinggalan di kantor atas sih rasanya tidak mungkin.

“Mas, ini kuncinya, tadi ketinggalan di motor” Si gadis yang dulu pernah ditolong, sekarang menolongnya, kunci motor Rico rupanya sudah diamankan oleh si wanita.

Wanita muda: “Ampir motor mas mau saya bawa tuh mas!”

Rico: “Wah thank you banget ya! He he he, udah lancar bermotornya?”

Baru kali ini Rico melihat si wanita tersebut tanpa helm dan si wanita memang cantik – menarik – smart dan sexy, kali ini dia masih mengenakan blazer gelap dengan dalaman sedada warna pink gelap. Roknya ya tetap rok pendek, tapi sepatunya sudah tidak lagi berhak, mungkin sudah diganti. Walau tanpa hak, tinggi si wanita ternyata tetap sedikit lebih tinggi dari Rico.

Wanita muda: “Lumayan mas, soalnya aku bawa tiap hari, tapi kalau jauh belum berani.” Jawab si wanita muda.

Rico: “Kerja di sini ya?” kata Rico

Wanita muda: “Iya di perusahaan mining, kalau mas?”

Rico: “Di lawyer lantai 19, thank you kuncinya yak!” Rico bergegas pulang.

Wanita muda: “Sama-sama mas”

//Skor:
$Rico=1;
$WanitaMuda=1;

Merekapun sering bersisipan bertemu, di parkiran, di kantin, di mal dekat kantor, hanya bersapa hai-bye seadanya, ini berjalan sampai 6 bulanan kemudian, sampai Beat wanita tersebut menghilang di parkiran begitu saja.

Saat itu baru selesai hujan tapi masih gerimis di jam 20:00-an lebih, Rico pulang agak malam sambil menunggu hujan reda, tapi Ricopun juga sedang banyak tugas untuk menyiapkan berkas bossnya maju sidang. Malam itu Rico pun pulang masih dengan membawa pekerjaan kantor.  Ketika keluar dari tempat parkiran motor, Rico melihat si wanita tersebut sedang berpayung menunggu, Rico menghentikan motornya.

Rico: “Hai!”

Wanita muda: “Eh Mas!”

Rico: “Nggak naik motor?”

Wanita muda: “Aku jatuh mas, motor di bengkel”

Rico: “Kamunya?”

Wanita muda: “Nggak kenapa-kenapa sih, waktu itu cuman terpleset masuk lubang aja, cuman besot” Sambil menunjuk siku dan betisnya.

Rico: “Nunggu jemputan?”

Wanita muda: “Enggak, aku cari ojeg, biasanya banyak kok, tapi kalau hujan gini pada hilang, ini udah setengah jam nunggu”

Badannya gelisah dan nada suaranya cemas.

Rico: “Rumah kamu jauh?”

Wanita muda: “Enggak, deket sih, kost aku di belakang kantor emas”.

Saat itu sedang hujan sudah sisa gerimis, memang kalau hujan para pengojeg jadi laris walaupun tarifnya langsung naik atas alasan “ujan – macet”.

Rico: “Oh gw lewat situ, ikut aja”.

Wanita muda: “Nggak usah mas, nggak pa pa, udah jalan aja”.

Rico: “Gw memang lewat situ, untuk keluar ke jalan besar, kamu mau nungguin ojeg sampai kapan? Rasanya ujan begini bakal lama”. Rico menjawab sambil mencongkel standard boncenger, dengan tangannya.

Wanita muda tersenyum, dia pun tahu hari sudah mulai malam, jalanan depan kantornya pun tampak sepi, dia melipat payungnya dan duduk di jok boncengan Rico.

Rico mengantar sampai tepat depan kostnya. Dari satu antaran pulang itu, Rico baru berkenalan dengan wanita muda tersebut, namanya Dina, ini tempat kerjanya yang kedua.

Diantar sampai di depan kostan …

Dina: “Besok boleh lagi mas? Jadi ojeg saya, nanti bensinnya bareng aja, he he he”

Rico: “Yaaah menghina bener?! Kalau bensin sih nggak masalah, kamu pakai BB?”

Mereka pun bertukaran nomor handphone dan BB.

//Skor:

Bersambung … ke part 2 sini.


Responses

  1. ini sih “accident waiting 2 happen” 🙂

    • hahaha,.setuju banget

  2. Hmm….pasti menyenangkan yah…seru2 mendebarkan…..tinggal menyikapinya gimana….yg jelas membuat hidup lebih hidup hehehhee

  3. Hahaha… Mending dihentikan segera. Mungkin si manda dan dina gak niat apa2. Tp klo sang istri di rumah tau, segala alasan dan penjelasan akan tak berbekas.:P

  4. saya mulai curiga sama yang punya warung…..?

    emang siapa namanya mas si dia…

  5. Wah ceritanya sama ky yg lg heboh di tipi

  6. ditunggu cerita berikutnya….
    abis sampe kosan si ce terus hujan….si manda berteduh….. trus dibuatin teh anget…..

  7. aku suka bareng temen kerja wanita. muda juga cantik juga. alasanya simpel, satu arah, jarak bisa dibilang dekat, niatnya nolong, gak ngrepotin artinya kalo sy ada perlu ato apalah sy jg nolak, dan harus bawa helm sendiri, entah minjem ato bawa sendiri. gak bawa helm gak bonceng.

  8. itu godaan!! jangan berfikiran terlalujauh
    jika ada kesempatan membantu yaa bantu, jika berharap kesempatan datang berarti sudah ada faktor x.
    keluarga muda memang rawan godaan tinggal pandai2 kita menghadapai godaan tsb.
    untuk mengurangi godaan pakai selalu cincin kawin sebagai tanda, jika nggakmau pakai yaa berarrti emang maunya digoda.

  9. Hahahaha dijakarta cewek yg naik motor ke kantor itu sekelas OB pastinya Om.. ga mungkin eksmud, paling banter karyawan contracted biasa…

  10. gak tau… karena fokus otak bukan wanita cantik…

    hahahaha

  11. Oh kirain bahas Motor..:mrgreen:

  12. 17tahun.com styleeeee…..😀

  13. kalo udah punya anak istri mending coba buat hentikan…. klo jomblo LANJUTKAN!!!!!! hahahahahaha

  14. endingnya “ML” mesti… n maried…., hmmmm…

  15. Masbro ntr episode 2 namanya cowok ganti dong.. Manda😀 gk bangettt cynn:mrgreen:

    • Manda,… hewan Kuchiyose nya Orochimaru…

      hahaha

    • iya tuh, ane aja kadang salah paham ane kira manda itu cewek, gataunya cowok, cari nama lain ajadeh, dari pada ruwet.

  16. “… Mereka berdua lalu ke kost wanita tersebut, lalu If you know what i mean…” :beanface:

  17. yuhuy!

  18. Ah biasa aja,, Lanjutkeun!😀

  19. wah saya jadi deg-deg-an niiihhhh

  20. kok MX?!!, bukanny pkenya skywave, mandanya??!!!…., kaboooor.com

    • naik PCX warna putih

      • minal aidin, mazbro..!!

  21. Ini mah terserah si Manda kelanjutannya….sejauh ini mah masih normal ceritanya…

  22. Kalau ngak salaq urutan motor2 nya bro arantan :
    1 . Jupiter mx
    2 . Cbr 150
    3 . Ninja 250
    4 . Sky drive
    jadi…?? He…
    Tapi belum pernah dengar kalau pernah jadi asisten lowyer…

  23. Kemungkinan untuk selingkuh terbuka sangat lebar, witing tresno jalaran soko kulino😀

  24. adrenalinenya ada … cuma masalahnya 1. kalo emang gak niat apa apa tapi nyonyah dirumah tau = nungguin bom meledak, tapi kalo emang niatnya nyari temen bobok siang gratis sih seru seru aja😀 xixixixi

  25. nebeng boleh, tapi cewek di depan.

  26. Kalo ane ga mau ambil resiko, ujian terbesar lelaki adalah wanita, ane udah pernah terpeleset gara2 wanita,cukup sudah….. Jangan lagi….. Bahkan salaman pun sudah tidak lagi bersentuh kulit…. Apalagi memberi nomor hp, segala sosmed aktif sudah ane tutup untuk menjaga ane dari kesalahan bergaul…., makanya motor ane pk braket boks geser yg custom bisa dikunci, dan kuncinya ditinggal dirumah… So ga ada yg bisa boncengan motor ane…..

    • Amaann…yang bonceng jadinya duduk di tangki depan, hadap depan …hadap belakang silhkan pilih asal istri gak tau….amaaann. Heheheheheheee……bisikan setan lewat.

  27. Pake cafe racer buat ngantor.. pasti aman !

  28. Kok seru juga ya ceritanya ahaahaha….tapi ya kalo Jomblo sih asik banget…kalo udah punya gandengan atau istri sih jangan deh ahaha….

  29. Jangan bermain api kalau tidak mau terbakar

  30. Udah seperti kisah stensilan, wkwkwk.. Anak ingusan gak bakal paham ini

  31. sambungannya…sambunganya…ditunggu…sampe kawin ya biar seru…

  32. Well kadang seh ce ada yg cuma maksud mau manfaatin dbonceng doank…tapi kadang juga co nya yg blik mnfaatin.yah itu mslahnya
    Ya hrusnya lihat ke ce itu…cara ngmngnya…
    Sedeket apa jga klo si ce omonganya ga mancing…atopun dipancing…kmngkinan xerorrx juga kecil
    Karena gmnpun aksi itu bru dtang tergantung mulut bicara dulu…

    • dulu jaman kuliah ada teman cowo yg mobilnya sering dimanfaatin para cewe2 cantik di kampus buat nganterin kemana2, sampai dijulukin sopir taxi😀

      • sopir taxi ada,
        TUKANG OJEK juga buanyak, wkwkwkwk…

  33. “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮

  34. “yaa elaah” pake bersambung lagi. Kereen kok..

  35. Lama2 selingkuh.

  36. dan akhirnya berakhir diranjang deh…😀

  37. Inilah penyebabnya kenapa banyak wanita yang lebih suka dengan pria yg sudah beristri. Karena menurut anggapan mereka, lelaki yg udah bersitri perilakunya lebih dewasa dan sopan. Penjelasan logisnya begini :
    Manda udah beristri (saya yakin, pasti istrinya cantik). Ketemu sama Dina yg cantik, seksi and smart, pikiran Manda lempeng2 aja, lha wong udah ada istri di rumah. Manda sering nolongin Dina (nyetandarin motor), murni karena pengen nolong, ngga ada pamrih apa2. Di mata Dina (yg mungkin ngga tau kalo Manda udah punya istri), sosok Manda adalah sosok pria yg sopan, ngga jelalatan, suka menolong tanpa pamrih, care, perhatian, dan pasti bisa diandalkan. Tipe pria idaman lah (at least menurut penilaian Dina selama ini).
    Kalo cowok single tentunya beda lagi perilakunya. Ngeliat cewek cantik bahenol kaya Dina pasti langsung jelalatan, berusaha pedekate abis2an, suka curi-curi dan cari-cari perhatian, goda2in ngga jelas. Justru malah bikin si Dina jadi risih…..
    Wahai para istri, rajin2lah mendoakan suami. Soalnya di luar sana, godaan begitu banyak. Se-alim2nya laki2, pasti bakal rontok juga imannya kalo godaan udah terlalu besar

  38. jupe mx. Motor pertama yg punya warung nih…

  39. sekali dua kali gx papa,, kaloketerusan bisa timbul rasa di hati

    http://awansanblog.wordpress.com/2013/08/17/the-all-new-honda-accura-nsx/

  40. […] ini berlanjut dari posting sebelumnya. Nama “Manda” saya ganti menjadi “Rico” supaya tidak membingunkan, segala […]

    • Sip …….. 🙂

    • :mrgreen:

  41. […] ini adalah ending dari trilogy cerita Rico dan Dina, ini adalah link cerita part 1 dan ini part […]

  42. persaan kemaren namanya bukan rico deh????

  43. asap asap


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: