Oleh: arantan | Agustus 1, 2013

Masuk jalur busway itu boleh atau tidak sih?

arantan-busway1

Foto atas saya jepret di Thamrin mengarah ke bundaran HI Minggu lalu, keadaan waktu itu memang macet parah. Jalan dari Plaza Senayan ke bundaran HI sampai 1.5 jam! Konon karena banyak yang belanja di Tanah Abang dan Thamrin City. Banyak mobil yang langsung ambil jalan pintas dengan naik ke busway..Bukan bicara 1-2 mobil lagi! Tapi segambreng!

arantan-busway2

Foto atas: Perbaikan jalan di Jalan Panjang, 1 lajur tidak bisa digunakan. Pengemudi di kasih panah saja disuruh naik jalur busway. Noted: perbaikan jalan panjang yang sebetulnya sudah rusak parah sejak lama ini baru dilakukan … minggu lalu! MANTAB!

Beberapa hari belakangan, saya baca ada pemuda mengaku anak jenderal dan memaksa masuk jalur busway, kemudian ibu-ibu dan terakhir ada pengemudi mobil mewah yang sampai memukul petugas palang busway. Foto-foto tersebut tentu mengundang kecaman – hujatan dan malah di kaskus sampai adah hot thread sendiri dengan foto-foto pelaku yang sudah diedit lucu….

Ha? Jadi betul-betul tidak boleh toh?
Apakah yang menghujat tersebut tidak pernah naik jalur busway?

*berarti saya “pernah”* “Pernah” itu hanya mengecilkan sebenarnya, sebenarnya saya hampir setiap minggu *terpaksa* masuk lajur busway! Lha tiap hari pun nggak ada juga yang nyetopin kok? Kalau perjalan pulang kantor sih tidak, bukan karena saya insaf saat pulang, tapi karena jalan masuk lajur busway tersebut tidak bisa di akses dalam perjalan pulang … sekarang sudah dipagari.

Saya pun lihat orang lain masuk lajur busway tiap hari kok? Bukan 1-2 pengendara lho?! Tapi segambreng! Ya pemotor, ya pemobil ya semua boleh-boleh saja naik kok. Jalur busway yang saya maksud setiap hari dilewati adalah jalur busway jalan panjang. Ya setiap saat tidak steril kok? Apalagi saat ini ketika jalan panjang pun sedang dibetulkan setelah sebelumnya rusak parah.

Memang yang dilakukan si pemuda, si ibu dan si pengemudi mobil mewah sudah sangat keterlaluan karena membuka pintu dan malah melawan atau merendahkan petugas! Ini sih bener-bener tidak masuk akal.

Rasanya sekarang yang berlaku ya, aturan untung-untungan saja, silahkan asal jangan kegep: jangan sampai kefoto!


Responses

  1. kalau banyak yg masuk jalur busway, tidak berarti itu boleh.

  2. Tergantung situasi, coba lewat jalur busway pondok indah-kebayoran lama, bukan segambreng lagi mungkin, lho segambreng itu berapa banyak?

  3. klo di perempatan ragunan ke arah smk 57 sebelum jam 6.15 boleh kok malah disuruh polkis.. klo udah lebih dr jam itu baru ga boleh. Ygpenting gak usah ngeyel aja klo ketangkep..klo bocah tengik itu mah arogan

  4. ane pribadi ga berani masuk jalur busway…. krn emg takut…. sugestinya gini… busway = kereta api = punya jalan khusus = ga boleh di lewati gt aj….

    ini jalur busway yg ada separatornya yaa jelas ane ga brni masuk… yg ga ada separator macam jalur busway di jl i gusti ngurah rai pulo gebang-kp melayu jelas ane lewat tuh jalur busway buat ngindarin angkot2 yg berenti sembarangan….
    hahaha

  5. Saya baru lewat busway kalau disuruh petugas karena jalur biasa sudah gak bisa dilewati lagi atau bila busway-nya tidak berseparator seperti di underpass itu pun hanya untuk take over atau menghindari lajur yang berlubang parah. Kalau mau bebas lewat busway ya naik Trans J-nya kan sudah adil itu, mau lancar tapi kemungkinan berdiri naik Trans J, mau gak berdiri tapi kena macet pake kendaraan pribadi.

  6. Kalo ay punya motor tornadopret pasti ane tabrak itu busway sampe muuaabburrrr,,,,

    #preetttt😀

  7. masuk jalur busway selama dibolehkan dan tdk ganggu busnya ya gapapa, tapi kalau sdh ganggu eh masih nyolot juga itu yg bikin geregetan. apalagi bawa2 nama pejabat, aparat atau penjahat. bagusnya semua sopir transjakarta itu perempuan saja, krn selain kemampuan menyetirnya bnyk yg sama dg laki2 ternyata bisa lbh tegas menegur penyerobot jalur walaupun dia bener2 aparat spt kasus terakhir

  8. saya tiap hari pergi dan pulang kerja lewat jalur busway… dan saya harian lebih sering pakai motor…lihat2 situasinya aja, kalau ramai banyak yang masuk, ikutin… kalau sepi, jangan…kalau hujan, masuk..polisi pasti ngga ada yang jaga, takut basah kehujanan…hahahaha… kalo ngomong teorinya sih pasti ngga boleh lah, wong udah diatur di perda koq…itu jalan khusus bus transjakarta aja..kendaraan pribadi terlarang memasukinya…tapi macetnya kaya kesetanan cuy… terpaksa dah…

  9. ya ndak boleh

    http://awansanblog.wordpress.com/2013/08/02/kawasaki-w800-japan-cafe-racer/

  10. Kalo artis anak pejabat yang pake alphard boleh

  11. Lama2 jalur busway bisa dibikin indoor nih,, terbuka cuma pas di persimpangan aj.. hehe😀
    Seketat apapun jalur busway dihalangi (dikasih pembatas, dipager dll),, selama masalah lain nga diatasi (kemacetan jalur biasa) bisa dipastikan akan masih banyak pengendara yang masuk jalur busway itu,, pemerintah harusnya mikir, apakah benar faktor “bandel” pengendara yang jadi satu2nya faktor yang membuat jalur busway selalu diterabas?? apakah tidak ada faktor lain yang secara bobot jauh lebih besar daripada faktor “bandel” itu sendiri..???

  12. gak bisa ngomong apa2… jalur busway sendiri sering makan korban…
    busway… halah!!!

    hahaha

  13. Menurut perda n rambu2nya sih gak boleh tp aku sendiri kadang2 lewat jalur busway liat2 situasi n kondisi aja🙂

  14. jakarta overload

  15. Kalau menurut saya sih harus di tetapkan yang jelas, boleh/tidak?
    Kapan boleh? Kapan tidak? Sosialisasi ketentuannya juga harus bener..

    Saya pun juga terus terang kalau masuk lajur busway ya sebelumnya lihat-lihat dulu, ada pengendara lain yang masuk atau tidak? Kalau jalannya saya jarang lewati tentu tidak berani.

    Selama belum ada kepastian, rasanya hoki-hokian aja, kalau kena tilang ya “lagi” apesnya lah.

  16. […] untung-untungan masuk busway saya jadi ingat tayangan National Geo/Discovery, tentang sekawanan antelope dan zebra yang harus […]

  17. Menurut aku mas ..
    Infrastrukture termasuk jalan itu dana’a salah satu’a dari pajak dan pendapat’n utama kita klo enggak salah dari pajak ..
    Dengan Kata lain Dana kita Sblm dibuat jalur busway itu untuk membangun jalan trsbt, loh koq sekarang kita enggak boleh pake tu jalan alias buat jalur busway ..
    Logika’a itu kan dari duit kita, kecuali itu jalur busway dibuat(dibangun jalur baru).nah, ini jalur yng udh ad (udh hak kita, jalan dubangun dan direnofasi pake duit kita) ..
    Lebih parah’a lagi mas itu jalur busway sering kosong’a ..
    Jd kadang klo ane(kita) lagi bermacet RIA itu jalur busway kosong (lancar) busway’a sndri kga kelihatan ..
    Klo ane pikir ini pemerintah melakukan pemerasan(pemaksaan) sama rakyat’a sndri ..

  18. Boleh mas.. Setau saya yang ngga ada separator berupa trotoarnya boleh d lewatin, tapi yang ada trotoarnya gk boleh..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: