Oleh: arantan | Mei 19, 2013

ROI bermanuver, untuk apa memaksa mendahului?

SONY DSC

Jam 18:00 seperti biasa saya sudah mau pulang ke rumah pulang dari kantor. Tapi karena hujan saya tunggu dulu…. menunggu hujan selesai, sampai hampir jam 20:00 ternyata masih juga hujan walau sudah reda. Ya sudah ini rasanya jenis hujan awet, saya putuskan untuk jalan saja.

Waktu pulang ada jalan 2 jalur mobil yang pas-pasan sempit, ada truk trailer tanpa gandengan di depan saya. Truk itu memang tidak bisa masuk rapih ke satu jalur, jadi si truk berada di tengah-tengah lajur, kiri nggak – kanan nggak. Saya tadinya mau melewati dari kiri tapi tidak jadi, karena sifatnya si truk yang dinamis kadang lebih kiri, kadang lebih kanan. Ya sudah saya putuskan menunggu kesempatan, ngintilin saja di belakang truk sabar saja, saya pun tahu, cuman kira-kira 50-an meter bakal ada lampu merah kok, lebih baik saya tunggu sebentar.

And then, tiba-tiba ada motor matic mencoba mendahului si truk dari sisi kiri dengan kencang. Mendahuluinya pun sudah pas sekali dan nggak tahunya ada lubang dalam di sisi kiri jalan. Karena gelap dan hujan memang lubang tersebut tidak kelihatan. Ya ampun! Si matic kelihatan lompat-lompat, sampai akhirnya dia bisa mengerem sampai berhenti.

Di depan cuman 20 meteran kemudian, si trailer berhenti. Saya baru mendahului truknya, ketika si truk sudah terkunci tumpukan kendaraan di depannya. Si matic nekat tersebut masih di sisi kiri, mungkin mau menenangkan diri atau mungkin mau melihat motornya sehabis menghantam lubang.

Haduh? buat apa maksa sih? Nggak ada gunanya juga. <-1.

Kalau pun tidak ada lampu merah, resiko tetap sama, kalaupun berhasil mendahului apakah hasilnya setimpal dengan mengambil resiko? <- 2.

Nyantai aja lah, nikmati saja perjalanan. Tunggu sebentar aja kenapa sih?


Responses

  1. sabar

  2. wah bahaya banget tuh, mendahului tanpa mengetahui kondisi jalan. alkhamdulillah selamat

  3. Cuma pengen lebih cepet 1 menit, nyawa dipertaruhkan. ck..ck..ck..

    nitip om…
    http://proleevo.wordpress.com/2013/05/18/test-ride-kawasaki-z-250-comfort-banget/

  4. ga semua yg bawa motor, paham etika berkendara Om,,
    malah saya pernah lihat,ditikungan Margonda depok arah mau ke UI,
    kondisi jalan agak padat,ada ambulance didepan saya, tau-tau ada pengendara bebek maksa masuk dari sisi kanan (space antara ambulan dengan separator kanan cuma sekitar 1meter),, hasilnya? sibebek masuk ditikungan… dari sisi kanan, ambulance bermanuver hindari kendaraan lain… dan… ga lama kemudian bebek “dipress” abulance sampai membentur separator. cukup keras.

  5. ROI x road wannabe ya mas

  6. ironis memang.. nyawa n motor d pertaruhkan demi mngejar waktu yg sbnarny g berbda terllu signifikan.

  7. Dan meskipun selamat tidak mengalami luka serius, tetep aja rugi secara materiil, soalnya kemungkinan gara2 nge-hantem lubang, pelk jadi peang, sompal, atau ban bocor. Itulah buah dari ketidaksabaran….

  8. mirip2 pemahaman kenapa orang pada brenti di depan garis putih. alesannya ya karena pada ga sabar pengen jalan duluan. padahal pas jalan juga gak kenceng2 amat.. malah pada kesusul sama vespa super 74 ogud yg cuma jalan 50kpj. sabar doong mas.. #geleng2kepala

  9. bermain2 dengan maut…

  10. bnyk org ga sabaran, kaykanya kalo nunggu sebentar tuh bakal rugi 100triliun

  11. itulah mas… bedanya “rider tua” ama rider alay… πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

  12. Memang bahaya banget, kebanyakan lebih besar nyalinya daripada kematangan berkendaranya. komentar oppooo…

  13. males nyalip truk, mending ngalah wae…

  14. Sepertinya, nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh pendahulu bangsa Indonesia (yah …. minimal kakek-nenek saya, orang tua saya, pakdeh, budhe, paklik & bulik saya) agar hati-hati, waspada, toleransi dan sabar, sudah tidak ada di jalanan ini.
    😦

  15. bawaan karakter mas, apa ada yg urgent ya, tapi kalau ada yg urgent mah gak bakalan berhenti menenangkan diri.

  16. Meat vs Metal menang siapa hayooo

  17. kalau mau cepat tetap sopan dan paham resiko, semaksimal mungkin jangan merugikan pengguna jalan lain..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: