Oleh: arantan | Mei 12, 2013

Menurut Vespa dan KTM, jualan motor premium harus menghidupkan komunitas

Kedua foto ini saya dapat kiriman dari Piaggio Indonesia. 20130512_113757

Vespa Bali, Rolling Thunder Mods Day 2013, 12 Mei 2013

DSC04956

Sementara di Jakartanya, saat weekend Vespa juga aktif ikut otobursa tumplek blek

Pembeli motor premium, banyak juga yang beli motor bukan untuk motornya *saja*. Tapi juga yang umum ditanya, komunitasnya ada nggak?Ngumpulnya dimana?  Asik-asik nggak orangnya? Kegiatannya ngapain aja? Memang bagi brand pemikirannya kadangkala, daripada spending duit untuk komunitas yang sudah memiliki motornya mending spending duit untuk promo dong? Kan yang disasar orang yang belum punya motornya? Ya toh? Ya ada benernya juga… Tapi yang paragraf pertama itu juga umum ditanyakan calon pembeli sih, kalau tidak ada komunitas yang hidup, maka image terhadap motornya bisa dikira wah motornya nggak laku nih yang beli dikit. Untuk Vespa saya anggap contoh baik dari kerjasama brand dan komunitas. Saat event di Parjo saya dengar sampai hampir 100 motor terjual dalam waktu 2 hari, untuk ukuran Vespa itu sudah bagus sekali.  Saat di Parjo pula mereka menggelar activation untuk komunitas, parkir khusus, Vespa weekender, sehingga jualan dan acara komunitas bisa di bareng.

So… apakah tepat spending dana dan waktu untuk komunitas?

photo 2

Booth KTM di gen berani otobursa. Ya ini booth terkeren dan paling rapih untuk arena gen berani lah. Di tempat ini komunitas KTM bisa duduk-duduk meramaian booth, nitip tas dan helm, makan tenang.

photo 1

Pak John bossnya KTM Indo yang berbaju putih dan berkaca mata kebetulan lagi mampir ke booth, dan ada juga calon konsumen yang tanya-tanya

photo 3

Area test drive Vespa, GTS, New PX, S dan LX, acara komunitas jalan! jualan jalan! photo-1

Ini 2 Suzuki inazuma waktu loading otobursa hari Jumat. Satu adalah Lengky, satunya lagi khusus dari Bandung dan cuti dari kantor untuk bisa ikutan majang di otobursa. Boothnya komunitas Inazuma bisa dikatakan swasembada, dan karena tidak ada yang berjualan di booth juga, boothnya tampak sederhana dan saya anggap kurang sesuai dengan posisi Inazuma sebagai flagshipnya Suzuki. Apakah justru Suzuki Inazuma yang betul?

Atau apakah Vespa dan KTM yang betul? Will see, all the best.


Responses

  1. inazuma kyk pnggmbira..

  2. saya anggap kurang sesuai dengan posisi Inazuma sebagai flagshipnya Suzuki. Apakah justru Suzuki Inazuma yang betul?

    ———————–

    menurut saya sih inazuma emang flagship suzuki, tapi tetep suzuki gak bisa berharap banyak sama si inazuma. dan selama satria fu masih laris manis kayak kacang goreng, suzuki pasti adem ayem aja kayaknya

  3. itu yg celana merah biker jg yaa:mrgreen:

  4. setuju, komunitas itu ‘dibangun dan membangun’, ada efek mutualismenya biasanya….
    nitip : http://macantua.wordpress.com/2013/05/12/arogansi-berkendara/

  5. Komunitas motor premium di produk Jepang…..ngimpi….bikin parkiran khusus aja gak mau…..

  6. Salut untuk Vespa Indonesia yang menyediakan parkiran khusus Vespa pada event Otobursa Tumblek Blek kemarin. Benar-benar mengerti dan memanjakan konsumennya.

    Ada insights yang menyatakan bahwa, dalam menentukan prioritas, lebih baik menyempurnakan kekuatan dahulu, baru memperbaiki kelemahan. Karena menyempurnakan kekuatan makan waktu, tenaga dan pikiran lebih sedikit daripada memperbaiki kelemahan.

    Dalam hal ini, konsumen Vespa adalah kekuatan mereka, karena mereka sudah punya motornya. Tinggal didorong agar lebih sering menggunakan motornya, aktif di komunitas, datang di acara-acara yang diadakan Vespa Indonesia. Akhirnya, keramaian yang terjadi setiap event, parkiran khusus yang selalu penuh, konvoi ramai-ramai, dll. adalah sebuah branding. Efek tularnya luar biasa. Orang yang melihat akan tertarik untuk beli. “Lucu ya, warna-warni.” “Wah, asik banget ada parkiran khususnya.” “Komunitasnya rame ya.” dsb.

    Just my 2 cents, CMIIW🙂

  7. komunitas vespa clasic di denpasar donk,.,mohon infonya,.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: