Oleh: arantan | April 27, 2013

Jangan hanya update soal mobil motor baru, tapi update juga soal teknologi keselamatan

arantan-history

 

“They don’t make ’em like they used to”, is absolutely true. And as far as safety is concerned, that, by and large, is a very good thing.

Mobil sekarang tidak seperti dulu lagi … adalah betul
Maksudnya secara safety mobil masa kini tingkat keamannnya jauh lebih baik dari mobil dulu.

Kalau pemerhati otomotif ditanya soal top speed, konsumsi bahan bakar mobil, kaki-kaki, waduh bisa menjawab dengan lancar bener. Sampai teknologi loop-loopan gampanggg! Ngerti! Mantab! Bukan saja teknologi masa kini, tapi sampai gossip akan datangnya mobil-motor, sampai motor yang bakal muncul pun tahu banget!!!

Tapi begitu ditanya soal keselamatan, masih banyak yang hanya bisa menjawab secara minim. 3 point seatbelt, crumple zone, side impact beam, airbag, ABS, EBD, parking sensor, yang sebetulnya bukan teknologi baru dan sudah ada lama di mobil-mobil jaman sekarang, ya belum tahu dan tidak mau tahu. Boro-boro bicara inovasi soal keselamatan 5 tahun kedepan. Untuk keselamatan tahu dan cuman percaya dari kata teman-teman dan orang bengkel: platnya tipis! Kenapa dibuat tipis? Ya asumsi saja. Memang belum banyak juga effort juga untuk mencari tahu.

Siapa yang mau upgrade kendaraan untuk mengejar keselamatan??? No way! never!!! Tapi kalau upgrade kendaraan dan keluar duit ngejar CC ya mau.

Ada baiknya juga kalau perhatian yang sama tentang kecanggihan mesin mobil juga dikeluarkan pada inovasi dan teknologi keselamatan berkendara. Keep an open mind lah, kalau di mobil beda 5-10 tahun teknologi berdasarkan hasil analisa di lapangan sudah jauh berbeda. Ya iyalah, standard kemanaannya juga naik terus.

Maaf sekali lagi, ini soal nyawa bro!

Jangan sampai apa yang ternyata salah dan kita percaya, kemudian kita komunikasikan, akhirnya membuat cedera teman kita sendiri, saudara kita sendiri.

Apa yang kita percaya itu betu?

Bahan bacaan.


Responses

  1. iya jg siih

  2. yup
    jrg ad pemeharti keamanan otomotif..

  3. bener…..upgrade yg satu ini sering sekali jarang dilirik….

  4. sip setuja om

  5. perangkat keselamatan adalah investasi yang mahal tapi gak ada yg mau coba performanya…..cuma negara kita ini memang belum menghargai nyawa selayaknya mungkin karena penduduknya banyak jadi gak terasa kalau ada yg mati kecelakaan….

  6. kriuk kriuk..

  7. aset yang paling berharga dalam diri kita adalah karakter kita

  8. mobil updatenya cepat sekali…klo motor….?abs?helm?

    • He he he, iya banget.
      Soal keselamatan di motor ya nggak maju-maju, padahal jauh lebih berbahaya dan jauh lebih perlu motor yang aman daripada mobil, apalagi di Indonesia kita ini.

      ABS? masih jarang, paling ya di combi brake, side parking stand, side stand warning. Tapi kebanyakan ya masih di bebankan ke kemampuan ridernya.

    • helm, knee protector, elbow protector, body protector. lha wong kesadaran pemotor kurang kok. pake helm sih cuma gak di ceklekin pengunci nya,… kemudian sandal biker.. lebih bagus pake sepatu.

      ya gitu… kalo belom pernah kecelakaan fatal biasanya biker itu akan cuek. tapi kalo sudah mencium aspal, jaket robek2 dan helm (kaca) pecah dan sepatu berlobang ke garet aspal mungkin ceritanya beda lg…
      😉

  9. Ngak kerasa udah beberapa artikel terakhir bahasannya tentang sefe riding, tapi pengunjung tetap antusias membacanya ngak kerasa artikel safe riding yang biasannya membosankan, nice artikel bro arantan

  10. klo untuk motor yang mengedepankan perangkat keselamatan menurutku adalah:
    1. honda
    2.kawasaki.
    3.bajaj.
    4. TVS
    5.suzuki
    6.yamaha.

  11. gimana ya mas Arantan untuk mendorong Pemerintah merevisi UU, dimana semua mobil yang dijual di indonesia minimal Seat belt seluruh titik seat, AbS+Ebd, side Impack, dan Air Bag menjadi standar.

    kalau sekarang kan persyaratannya cuma seat belt aja, itupun nga semua titik ada…,

  12. Setuju, mungkin blog ini bisa menjadi pionir

  13. Tekait safety feature pada mobil, pas punya anak baru berasa. Udah beli carseat + base-nya, baru nyadar bahwa masih banyak mobil yang tidak dilengkapi seatbelt di kursi baris kedua, jadi terpaksa pasang di depan (ini memang masih diperbolehkan asal di depan tidak ada airbag, atau kalaupun ada, airbagnya dimatikan), namun tetap saja lebih aman dan tenang pasang di kursi belakang.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: