Oleh: arantan | April 25, 2013

Percaya mitos mobil tua lebih aman dari mobil baru? Platnya tebel gan!

Di bawah adalah frontal offset van vs van, dua-duanya dapat standard keamanan bagus di jamannya. Openingnya bilang, apakah Anda beranggapan “they don’t make it like they used to…” atau “new cars made like tissue …”

Ini dari video ulang tahun ke-50 IIHS

Potongan dari Wall Street Journal sini.

This is an uneven match in part because the 1959 Chevrolet, like most cars of the era, doesn’t have the simplest seat belts. Air bags, crumple zones and other energy-absorbing features were also decades away. But even the older car’s structure proves weak compared with the modern model. The old Bel Air’s body buckles severely. It loses its windshield, the driver’s door opens and the rigid steering column rams the test-dummy driver. The 2009 Malibu holds together and protects its driver well enough to get the insurance group’s top rating.

Ini juga tentang video yang sama.

The technology, analytical capabilities and manufacturing techniques that automakers have today completely trumps the construction methods of old; overbuillding by using thicker, heavier parts would prove no match for modern-day crumple zones and airbags. Here’s the best video I can find that illustrates this: It’s a 1959 Chevrolet versus a 2009 Chevrolet in one of the nastier types of impact, the front offset crash:

Video di atas juga mendapat kritik secara luas, karena dicurigai ada beberapa hal dalam testnya yang tidak sepenuhnya “bener”. Mesinnya konon hilang, jadi masanya si mobil tua berkurang. Karena itu muncul video buatan Stuntbusters, mereka test creash mobil Amerika lama yang super gede/batman-an vs mobil Amerika baru yang plastikan.

3 video atas dari 3 sumber dan ahli yang berbeda tapi kesimpulannya sama. Dalam 3 video tersebut, driver yang memakai mobil lama terlihat akan mati terjepit stir dan dashboard. Bagian mesin akan mundur dan menjepit pengemudi. Sementara pada mobil baru pengemudinya akan selamat, ruang pengemudi bisa dikatakan aman, beberapa kejadian malah sampai ruang kaki pun tidak mengecil.

Teknologi kemanan selalu berkembang demikian pula pada standard keamanan dan kompetisi untuk mengejar keselamatan antar pembuat mobil. Pada video-video terlihat kalau umumnya mobil masa kini punya konstruksi lebih baik, punya bagian yang disebutkan crumpled zone. Zona tersebut berfungsi untuk meredam dan meresap benturan. Sementara mobil barunya tambah pintar, lawannya makin berumur dan makin berkarat.

Memang kalau melihat tipis tebalnya body logika kita beripikir makin tebel body makin aman,  tapi para ahli dan pabrikan mobil berpendapat lain.

Ini baru secara fisik bodynya, selain itu ada faktor-faktor kemanan untuk keselamatan di dalam mobil, yang berfungsi menahan dan meredam benturan:

Teknologi pada safety belt, berapa poin? Pre tension safety belt? Cuman inovasi kecil-kecil di seatbelt pun memang nyatanya berguna.

Airbag, ini bukan untuk mahal-mahalin aja bro.

Collapsible steering column

Side impact beam …

Video-video atas adalah video kalau tabrakan, tapi mobil masa kini pun punya teknologi untuk menghindari tabrakan. ABS, EBD, lihat juga sistem rem cakramnya mobil saat ini dengan dulu, soal kestabilan, semua pengaruh….

NOTED: Lebih “aman”, bukan berarti untuk ditabrakan!


Responses

  1. Pondium dulu

  2. ajib, mobil dulu emang tebal platnya
    kaya plat kontainer

  3. Mobil jadul, tabrakan diluarnya ga terlalu parah tapi di dalem orangnya ancur
    Mobil baru didesain kalo frontal depannya ancur abis tapi diredam sehingga orang di dalemnya bisa dapet persentase selamet lebih
    Tapiiiiii ga terlalu berlaku buat mobil di indonesia yang sunatannya parah wkwkwkw

  4. mobil jadul emg mnang bodyny atoz, tp ttp aj klo kcelakaan penumpang bs celaka..

  5. dengan rekayasa bentuk dan bahan,mungkin yg tipis pun bisa lebih kuat ya..

  6. ya kalo mobil berkualitas sih oke aja safety n comfortnya…

    cuman kalo yg dijual disini… total crumpled zone…😀

    • Yaaaa…
      Kan kalau mau dibandingkan mobil lama di Indonesia dengan mobil baru di Indonesia juga. Spec downnya sudah dari jaman dulu kan.

      Kecuali mobil dulunya plek-plekan CBU.

  7. bahkan mobil seperti pagani huayra dirancang biar bisa terbelah dua agar driver punya kesempatan lebih

  8. mobil penyok bisa diganti klo orang nya yang penyok…modaaarrrr..

  9. Justru trens sekarang mmg gimana agar bikin seringan mungkin… klo yg kaya pake carbon fiber.. klo yg miskin pake kaleng krupuk wkwkwkwkwk

  10. Kalau besaran tumbukannya kecil atau lebih ringan dari kemampuan materialnya menahan tumbukan maka mobil lama cuma penyok dikit, beda dgn mobil baru yg materialnya plastik langsung ambrol. Tapi untuk kecelakaan fatal di atas setuju kalau tingkat keselamatan mobil baru lebih baik dari mobil tua itu pun bukan di mobil entry level.

  11. salah kaprah body plat tebal = aman. kap mobil skrg dirancang kalo narabk penyok, biar mengurangi energi hamtaman ke pejalan kaki. pengamannya itu mesti rangka dan pelindung macam side beam impact dsb.

  12. NOTED: Lebih “aman”, bukan berarti untuk ditabrakan!

    hahaha tepat banget bro

  13. iya cocok, om aku dulu pakai fiat 65 pernah dihajar corolla dari belakang dg kecepatan sedang-tinggi yang ada kap mesin corolla terbang dan radiator hancur dan ajaibnya bemper fiat lecet aja tidak

  14. Ya maklum deh om orang kan lebih milih mobil kenceng, irit, dan muat banyak ketimbang mikir aman apa enggak….mana pernah sih dibaca baik2 yg namanya crumple zone….itu mobil lama keliatan tebel kan bukan cuma urusan plat yg sengaja di tebelin biar gak cepet kemakan karat tapi juga dempul yg tebel karena belum ada teknologi full press body….

  15. mobil baru menang fitur septi mobil lawas menang plat tebel

  16. yg pelat tebel itu gunanya kalo pas lawannya motor, engga gampang penyok kalo diseruduk motor dgn body plastik😀

    SKYACTIV Mazda itu contoh nyata mobil berkonsep modern, pelat tipis, tapi tetep aman………..

  17. Terlepas dari masalah safety dan teknologi, plat mobil lama emang lebih tebel dari mobil baru. Tapi masih tebel lagi plat mobil Eropa.

    Om saya pernah cerita, waktu dulu dia kerja di salah satu perakitan mobil daerah Cikarang. Mobil Jepang semacam Kijang LGX dll yang dibuat waktu itu tebel platnya ada di kisaran 0,8 mm, sedang mobil Eropa macam VW Caravelle / BMW / Mercedes ada di kisaran 1,3 mm.

  18. hahaa…betul om…mentang2 aman trus; “..coba tubrukin ah..😀

  19. di amerika malah toyota camry mendapat predikat mobil yg paling parah mengalami kerusakan ,,,,, kalau gx salah dulu di beritakan di dapurpacu

  20. mungkin gambar ini lebih realistis menggambarkan yang terjadi di Indonesia

    • espass vs apa tuh pak? Panther atau tavera?

  21. plat tipis itu buat ngurangin bobot, jadi biar irit.
    persis kalo di motor ada merk “X” yg selalu klaim irit, dan pake tanda bintang * (mirisnya sampe gak rasional) dan faktanya memang bodinya lebih tipis dari merk lain. material mesin dan rangka juga lebih rendah kualitasnya.

    • Vario 125ku rubuh dua kali ditabrak orang, masih bagus, cuma lecet2 dikit. Nggak ada rangka yg melengkung, nggak ada bodi yg patah. Katanya kualitas rendah, kok mesinnya bandel, irit, rangkanya juga nggak gampang berubah? Menurutmu ukuran kualitas rendah itu yg gimana? Apa ukurannya? Apa ukurannya merk?

  22. Plat tebal, iya. Tapi dari sudut pandang pabrikan, krn dulu belum bisa buat plat yg tipis. Dari sudut penjual mobil bekas, biar harganya naik.

  23. yang jelas yang tebal-tebal itu enak haha…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: