Oleh: arantan | April 16, 2013

Premium murah untuk motor dan angkutan umum, nanti yang naik motor nambah dong?

Waktu pakai Piaggio di Petronas Cibubur… Sekarang ini Petrnoas Cibubur sudah ditutup dan 9 petronas mau di ganti jadi SPBU Pertamina

Setiap pagi berangkat ke kantor, saya mesti bertempur dengan sesama pemakai jalan lainnya, ya mobil – motor – truk dan lain-lain. Saya pakai kata bertempur karena memang dari hari ke hari semakin rusuh, semakin tidak ada lagi berbagi di jalan. Begitu ada ruang kecil, langsung serobot-serobot. Begitu sampai di parkiran motor juga mesti berkompetisi lagi dengan sesama pengguna motor, dulu-duluan sampai supaya dapat parking space yang paling aman dan nyaman.

Sekarang dengan kondisi demikian sudah ada arahan untuk membedakan 2 harga bensin premium. Untuk mobil pribadi yang mau pakai premium harganya konon bakal jadi 6.500 rupiah, sementara motor tetap *inipun baru kemungkinan. Saat ini sedang coba ditemukan mekanisme teknis untuk pengisian di SPBU.

Waduh … saya takut…

Di jalan Jakarta motor sudah begitu banyaknya, parkiran juga sudah sumpek! Sekarang mau di anak emaskan lagi. Keseimbangan baru berikutnya seperti apa? Atau hilangkan saja mobil semua orang pakai motor ya?


Responses

  1. jalan kaki:mrgreen:

  2. teorinya mudah diucapkan, tapi entahlah kayaknya bikin ruwet pas penerapan dilapangan

    sip pak analisanya, makin banyak yg akan beralih kesepeda motor
    yg punya mobil kayaknya kudu punya motor tangki besar utk tampungan bensin murah buat mobilnya
    #kebijakan yg masih gampang diakali

  3. Nah klo gt pemerintah ga tegas lg dunk om. Pake acara milih2. Apa mungkin pemerintah takut ya ma pengendara motor yg jumlahnya sangat aduhai klo mrk demo🙂

  4. gak usah bingung…
    paling ntar gak jadi lagi
    kan ini cuma wacana
    masak situ gak tau…kita kan cuma pandai berwacana…implementasi nol besar…🙂

    • ini jadi, tinggal kapan, soalnya demi kepentingan anggaran🙂

  5. kenapa sih harus dibeda2kan ?
    gak adil lah, mobil n motor sama2 bayar pajak kok

  6. ada baiknya jalur ngisi pertamax dipisah ama jalur premium,dgn mental korup org indo,sy yakin lebih bnyk yg rela kluar duit lebih drpd ngantri panjang…

  7. semakin lama bbm disubsidi anggaran lain semakin disunat….anggaran pendidikan, kesehatan, sosial semuanya dipotong buat nalangi subsidi bbm….

  8. pake jurus transporter

  9. motor makin kek setan pak, kemaren aja pulang lewat rawa kalong jalan dua arah di salip dari kanan ama cewek terus ngerem mendadak karena depan ada motor. udah tau padet pake nyalip segala.

    kalo tabrak motor dia sih gpp, part body banyak. lha motor ane? part body susah nyarinya…

    *tepok jidat….

    • Kendaraan spesial memang perlu manusia yang spesial, Bro.
      Spesial sabarnya, contohnya ….
      🙂

  10. ntar kalo macet, yang disalahin sebagai penyebab macet pengendara motor..nah lho..lingkaran setan..👿

  11. Harusnya motor juga naik… Toh motor sekarang udah irit-irit kan? Mana ada sih orang miskin mampu beli motor?

    Jadi kasian sama petani di desa-desa yang harus susah payah beli Solar buat mesin pembajak sawahnya… Yang sabar ya pak ;(

  12. dilema dan galau nih pemerintah,,,😀
    http://roda2makassar.wordpress.com/2013/04/16/mio-gt-menggerogoti-penjualan-mio-j-cw-teen-fi/

  13. HARGA BENSIN NON SUBSIDI PERLITER SBB :
    1. Harga Dasar Minyak Mentah = Rp. 5,940
    2. Harga LRT (Lifting,Refinery, Transportation) = Rp. 1,360
    3. Pajak lain2, sekitar 15% = Rp. 1,100
    Maka TOTAL HARGA BENSIN NON SUBSIDI SEHARUSNYA RP. 8,400/liter
    (ini msh murah bila dibandingkan beli bensin di Jepang sekitar 16rb-an)

    DGN HARGA JUAL SUBSIDI = RP. 4,500 untuk premium, maka NEGARA NOMBOK sekitar Rp. 3,900/Liter

    Bagaimana menghitung Subsidi kepada kita???
    1. Misal saya punya mobil, minumnya premium… sebulan kira2 beli bensin Rp. 350,000 –> jika dikonversi ke liter = 78liter/bulan.
    Maka besar subsidi dari negara adalah = Rp. 3,900 x 78 = Rp. 304,000/bulan
    atau Rp. 3,650,000/tahun… (hmmm lumayan juga)

    2. Misal saya pakai motor, minumnya jelas premium… seminggu 20rb jadi sebulan kira2 80ribuan dech… maka penggunaan bensin=18 liter
    Maka Subsidi = Rp. 70,200/bulan atau Rp. 842,000/tahun…

    APA YG BISA KITA SIMPULKAN???
    Terlihat bahwa Subsidi berbanding terbalik dengan TARAF HIDUP…
    YG MENIKMATI SUBSIDI JELAS2 ADALAH ORANG YG LEBIH SEJAHTERA…
    Apalagi apabila Mempunyai Kendaraan dgn CC BESAR dan LEBIH DARI 1… maka akan lebih besar lagi subsidinya… Saya yakin byk orang yg pengeluaran bensinnya sampai ber-juta2 sebulan… dan subsidinya pun membengkat berjuta2 pula…

    LEBIH BAIK DANA SUBSIDI DIPAKAI UNTUK KESEHATAN, PENDIDIKAN, PANGAN, & PENGENTASAN KEMISKINAN…

    LEBIH BAIK ORANG2 MAMPU TIDAK DIKASI SUBSIDI… (saya ikhlas)

    PEMERINTAH HARUS BERANI…
    RAKYAT MISKIN SEHARUSNYA MENDUKUNG… BUKAN MALAH BERDEMO…

    • Joss.

    • Subsidi buat membangun KRL dan TransJakarta.
      1 Bus TJ, harganya – tahun 2011 lalu – Rp. 1,2M per bus.
      Anggaplah Rp. 2M untuk end-to-end operational selama 3 tahun.

      Dengan anggaran Rp. 1.2T, bisa didapat 600 bus.
      Rp. 1.2T adalah anggaran untuk pembangunan jalan layang non-tol Cipete-Blok M yang hasilnya : tetap saja macet ……….

  14. Dilema kebijakan…
    http://trexton.wordpress.com/

  15. Mungkin mustinya ga di beri subsidilah kalo bbm, lebih baik di beri sarana lain mungkin (angkot yg memadai+supir yg tau aturan), jadi motor/mobil di gunakan saat yg penting saja.. Tapi apa mau di kata, masyarakat trlalu angkuh ga mau merasa dirinya masih di bawah malah bakal berusaha membeli motor keluaran baru utk nunjukin k tetangganya kalo dy mampu.. Jdi hal wajar kepadatan lalulintas trjadi.. Atau mungkin lbih baik lagi kalo harga/ kredit kendaraan jgn harga rendah.. Misal yg mobil uang muka 70% terendah, motor 40% terendah.. Jadi mungkin aja masyarakat mikir mending beli kendaraan scnd ..😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: