Oleh: arantan | April 9, 2013

Tertekan dalam hidup, yuk lampiaskan ke jalan!

MoVe, go with Vespa! Mature mentality

Bisa jadi sebagian orang terlahir punya alter ego. Taruhlah teman-teman pekerja di level pemula, yang tiap hari di order terus, kadang di omelin dan ditekan terus dengan imbalan yang pas-pasan. Tapi ketika bawa kendaraan apakah roda dua atau empat, para pemula ini ingin merasa lebih hebat lebih keren untuk mendapatkan penghargaan yang selama ini ingin didapat. Ya dalam lalu lintas mana ada boss dan bawahan? Semua jadi sama rata. Para pemula ingin dihargai di jalan raya dan mendapat apresiasi, apresiasi itu bisa berupa pujian … “woooh! Keren banget!” Atau apresiasi itu juga bisa berupa umpatan dari pengendara lain. Gilak kali yak! Bego! *ini juga dengan bangga di terima sebagai pujian*.

Di rumah (ada bini), di sekolah (ada guru), di kampus (ada dosen) dan di tempat kerja (ada atasan), di semua tempat ada struktur yang jadi hilang begitu di jalan. Akibatnya? Ya jalan jadi sarana pelampiasan, harus ngebut supaya keren! Harus selap-selip, tipis sana-sini demi memperlihatkan “kelas” dan dapat pujian berkendara!

Kalau bawa Mio bisa nyelip Ninja 250R *walau di macet-macet, wuaaah bangga!!! Percuma pakai motor mahal-mahal kalo nggak bisa bawa kayak gueeee!!! Yang penting ridernyaaaaaaa!!!!

Kalau bawa Byson bisa nyelip Kawasaki ER6, waduh cerita ke temen-temen!!!

Kalau bawa Pulsar bisa nyelip CBR, waduh pasang status di Facebook, Twitter, Path!!!

Yang gilanya lagi, kalau yang pakai motor lebih mahal ikut terpancing napsu, tak sudiii!!!! motor mahal dikalahkan motor murah!!! Geber lagiiii!!!!

Tertekan di kehidupan, mari lampiaskan di jalan raya!

Saya jadi ingat ownernya Djarum yang super sederhana dan sangat sopan, juga pakai seragam Djarum. Tampilan pun sangat sederhana. Saat meeting yang lain datang pakai mobil mewah dia pakai innova….


Responses

  1. careful

  2. hartono family memang humble, makan di restoran biasa atw kaki lima masih ok lho, gak harus fine dining, rumahnya lebih sederhana lagi masih pakai keramik. kantor pakai backpack sementara karyawannya pakai hermes wkwkwk..

  3. Saya juga humble kok saat yg lain pake R4 saya pake R2 akibatnya gak dipercaya satpam dan petugas parkir kalo dosen…..emang dosen kudu pake R4 semua ya…..pengalaman di tolak parkir di Univ paling tua di Indonesia karena gak punya sticker dosen & karyawan….

  4. ngebut melepas adrenalin..:mrgreen:

  5. Hahaha….abis ke balap org “berkelas” ya Om. Yaaa begitulah sebagian pengguna jalan. Semoga mereka baca postingan ini biar lbh santun dijalan.

  6. Si pemilik blog ini bisa jadi contoh salah satu rider R2 dan R4 yang sudah dewasa, matang dan punya mental berkendara yang bener. Tapi mau tanya dong itu punya motor dan mobil beberapa gitu pajaknya gimana? Saya mau belajar dong. Beneran nih ditunggu yah infonya. Tx

  7. jalanan sudah kayak rimba ganas,,dijalanan yg kuat yg menang !
    yg palilng kuat ya yg bisa bayar patwal,,,

    woiii ada pejabat mau lewat !!! lu rakyat ngalah napa????

    • Padahal mereka digaji rakyat ya ????
      Babu (pelayan) malah minta dihormati majikannya …
      😦

      • Ironis ya Masbro??? Tp itulah realitanya.

      • pernah bikin SIM gak? dalam aturan lalu-lintas memang dibenarkan adanya patwal, jadi gak ada yg salah ama konvoy berpatwal. pejabat, orang sakit, tamu negara dll memang mendapat prioritas di jalan.
        jadi jangan asal protes ya sodara-sodara.
        yg salah adalah jika konvoy tsb minta jalan tanpa diiringi patwal. itu jelas salah, barulah anda bilang “wooooyyyy sama-sama pengguna jalan antri dooong”

      • Pejabat –> pelayan masyarakat.
        Walaupun punya hak untuk mendapatkan pengawalan, tapi alangkah indahnya kalau mau (minimal) sama-sama merasakan susahnya terjebak kemacetan.

        Kalau ane pikir, dengan kekuasaan yang diberikan, seharusnya otaknya digunakan untuk membuat solusi yang sesuai dengan kepentingan masyarakat untuk mengurai kemacetan.

        Seharusnya kalau bersifat “andhap – asor”, pasti bisa.

        [Saya jadi ingat ownernya Djarum yang super sederhana dan sangat sopan, juga pakai seragam Djarum. Tampilan pun sangat sederhana. Saat meeting yang lain datang pakai mobil mewah dia pakai innova….] –> semoga saya bisa mencamkan hal ini di otak saya dan selalu siap melaksanakannya.

    • saya punya SIM pak tarno,,

      pejabat ngapain perlu dikawal patwal? kalau gak mau telat ngantor ya suruh berangkat pagian napa,, kalo mau ngejar flight ya suruh cari tiket yg maleman…toh itu mobil ada sopir, ac, ada tivi nya,,
      kita2 yg naik angkot, naik motor kepanasan kehujanan malah disuruh nunggu dia? pffffff…

      #emang bagus hidup dengan diiringi sumpah serapah dan doa jelek dari segitu banyak orang?

      pernah dipinggirin patwal yg ngawal konvoi komunitas motor atau mobil atau pernah baca berita jalan malang – blitar ditutup patwal hampir 1 jam karena ada atraksi club motor ditengah jalan? kepentingannya apaaaa??? masuk akal gak yg kayak gitu ???? menurut ane sih enggak

  8. Tertekan di kehidupan menekan gas lebih dalam di jalan.

  9. kyk pelaku juke maut aja..

  10. pelampiasan yg positif asal tidak merugikan orang lain

  11. bnrr bgt tuh.. sampe sking napsuny show off djalanan, ambulan lwat ssah dkash jln. giliran yg pake patwal pd minggir. jlanan kekny msh ad atasan ny yakni korps coklat, diatasny ad korps loreng, atasny lg y RI 1.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: