Oleh: arantan | April 3, 2013

Warning sign untuk Piaggio Indonesia, the end is near

Kecuali tidak ada perubahan yang mendasar pada Piaggio Indonesia, maka mereka akan sulit bertahan dari gempuran Jepang. Memang komunitas ada, tapi coba lihat dari sisi dealer. Di beberapa wilayah dealer Piaggio boro-boro mencapai target, untuk survive saja sudah mulai terengah-engah. Keluar duit terus kan ada batasnya, kapan baliknya? Akhirnya yang jualannya masih lumayan bagus di Jakarta – Bandung.

Tapi salah siapa?

Apakah bisa ditimpakan kesalahan ke manajemen? Dan untuk itu harus di refesh dengan diganti dari jajaran atas sampai bawah sampai termasuk agencynya?

Menurut saya pribadi sih nggak … Saya sendiri tidak yakin dengan pergantian manajemen akan berubah secara penjualan. Problem utamanya bukan disitu.

Memang mungkin kelihatannya aneh kalau posting ini dikeluarkan saat baru keluar Vespa LX dan S 3 valve. Tapi saya baru ngobrol juga dengan beberapa teman. Bedanya 3 valve dengan sebelumnya apa? Ya saya bilang yang signifikan konsumsi bahan bakar yang tambah irit, kalau performance bisa dibilang samalah. Dijawab… Memangnya calon pembeli Vespa nanya konsumsi bahan bakar??? Waks… ya bener juga.

Setelah LX 3 valve ini keluar, saya liaht selama 2013 produk paling bagus mereka yaitu Vespa LX tidak disentuh apapun lagi. Habis LX 3 valve apalagi? Gimana plan kedepannya? 2014, 2015? Yang saya tahu Piaggio Indonesia secara korporat belum tentu tampil di PRJ 2013, service gratis dihilangkan mulai 2013, haduh ini tanda-tanda brand mau pull out.

Anyway, yang saya lihat harus dirubah adalah soal frekwensi merefresh produk. Refresh secara tampilan! Indonesia dan Asia Tenggara sudah terbiasa ganti model per 2 tahun sekali, face lift per tahun. Resep ini sudah pasti sukses dan di turunkan oleh Honda – Yamaha. Oke, ini bukan brand Jepang dan Honda – Yamaha bukan lawannya Piaggio, betul. Tapi expectationnya marketnya seperti itu. Dan membuat dealer kecil Piaggio pun investasinya gede lho… Ujung-ujungnya kalau dealer nggak bisa jualan ya mending puterin duit di tempat lain kan?

Ini Indonesia bro! Yang penting tampilan baru.

Si teman sempat berseloroh, kalau begini terus sampai 3 tahun kedepan masih ada hebat!
Balik lagi ke Sun Motor?

*Karma*?


Responses

  1. Kasihan dealernya, tekor terus tiap bulan.

  2. analisa yang bagus sekali bro arantan, saya jg berfikir seperti itu, balik ke sun motor? wah kemungkinan besar tuh :p

  3. kayak bajaj….😀

  4. teman kantor saya sangat menyukai produk dari piaggio vespa tapi mereka mengrungkan niatnya buat beli motor pas liat harganya. selain yang ditulis mas arantan sebaiknya piaggio harus rela potong harga masalahnya bagi kelas menengah harga berpengaruh (harga pengen murah tapi gengsi tingkat dewa). saya juga suka vespa tapi yaitu tadi harganya coy weleh…weleh…. lebih baik berburu vespa jadul lalu restorasi gaya rat gasruk rusak aspal wkwkwkwkw

    • lx dari 52jt sekarang 26,5 jt udah gede banget bro dipotongnya. s dari 55 sekarang cuma jadi 28,2jt. mau dipotong jadi berapa lagi? honda pcx aja harganya 33jt

    • Kalau saya pribadi menghindari sekali pola berfikir seperti ini. Harga harus dipertahankan untuk membuat produk berkualitas. Contohnya, waktu kuliah saya ingin sekali bisa beli MacBook Pro. Tapi uang gak punya. Berharap Apple nurunin harga? Mimpi. Akhirnya cari cara agar bisa punya uang tapi halal. Belajar dan kerja keras. Akhirnya terwujud, saya bisa beli MacBook Pro. Puas.

      Tapi manusia tidak pernah benar2 puas, selalu ingin yang lain. Pengen motor bagus, pengen beli mobil, pengen beli rumah. Solusinya? Belajar dan kerja pintar, supaya berpenghasilan cukup untuk mewujudkan semua keinginan. Sulit? Tentu saja. Life is a challenge.

      • ya betul bro atmaka sekarang harga lx & s dari viet murah tapi ya pasti ada aja kekurangannya gak kyk yg dulu asli rakitan dari potendra hehe

      • @zeus, nah itu dia, downgrade parts utk neken harga gapapa, tapi seharusnya QC tetap harus dijaga..🙂

  5. Wah,krisis…

  6. kakak ipar semula berminat mo boyong lx ke garasi
    pas ada gonjang ganjing bajaj yg blum tuntas jadi kepikiran andai menimpa juga piagio
    diler dijogja masih ada, pas nanya2 jualan perbulan jadi ciut nyali

    • Dealer Jogja yang seberang hotel Grand Quality bukan?
      Berapa mereka sebulan?

      Saya pernah kesana

  7. seharusnya piaggio indonesia belajar dari pengalaman dan motor dulu, karena tidak ada refresh model apapun semenjak exclusive 2 dan excel 150 n 200 brojol, penjualan makin lama makin seret. walau sebenernya dan motor cukup cerdik yaitu di indonesia, jualan mesin 125 cc gak laku makanya T5 125cc di ganti pakai mesin PX 150 (excel 150) dan PX 200 (excel 200).

    corsa yang merupakan pelopor transmisi cvt terlalu cepat masuk ke indonesia, sayang ketika transmisi cvt (matic) bangkit pamornya lewat mio dan kymco, dan motor gak buru2 masukin seri ET (mungkin modalnya udah kembang kempis kali yah…).

    mungkin buat piaggio (type vespa terutama) jalan keluarnya adalah refresh di tampilannya. misalnya lis2 dan cover bodi (termasuk cover exhaust) yang semula krom di rubah jadi carbon look buat tipe S atau candy color buat tipe LX.

    selain itu bagian jok juga paling memungkinkan untuk di refresh, yaitu misalnya diberi kombinasi warna berani untuk tipe S dan kombinasi warna yang soft untuk type LX.

    Untuk LX memungkinkan di buat tipe khusus wanita.

    just a tought….😀

    • Setuju, tapi model pun harus cepat refresh.

    • Percuma gan. Orang Amrik/Eropa ga bisa dikasih masukan. Mereka terlalu bangga dg produknya. Mereka hanya sibuk menjual image barat tanpa peduli dg pengembangan produk itu sendiri. Lihat saja betapa stagnannya produk2 barat:
      Harley,vespa,ducati,korek zippo,hp blackberry,general motor,rollroyce,dll.
      Produk2 tsb tinggal menunggu kepunahan jika mereka tak mau merubah idealismenya. Honda mobil/motor,yamaha,toyota,samsung,play station,dsb sudah menguasai barat. Dan sebentar kemudian produk2 china. Apapun alasannya,saya salut dg produk2 Jepang. Kreativ,inovatif,fungsional,cantik,ekonomis,modern. Ga salah kiranya kl mereka menguasai dunia. Saya ga anti barat. Cuma ga habis pikir dg mereka.

      • nah itulah kata kuncinya idealisme. brgnya dibuat built to last. bandingin aj kualitasnya.

    • i’ve wrote this before on another post

      gimana gak karma kalo prinsipal masuk (tentunya menyenangkan konsumen karena didukung resmi), tapi selalu ‘menginjak’ minimal mengabaikan distributor yg telah berjuang sebelumnya.

      vespa masuk awalnya lewat importir utama (salah satunya kramat vespa motor yg sekarang udah tergusur di sebelah SMK Jl. Kramat Raya). lalu ada investor tertarik merakit secara lokal tipe vespa tertentu. jaman itu danmotor termasuk paling keren manufakturnya udah pake CNC machine. danmotor berkibar karena menjual tipe vespa populer dengan harga lebih murah (karena dilakukan perakitan lokal). si importir utama (kramat vespa) turun pangkat jadi distributor resmi danmotor.

      danmotor kolaps karena emang tidak ada inovasi berarti (lho salah satu keunggulan vespa kan ever lasting model?) plus kena krisis, mencoba menjual produk piaggio CBU sampe akhirnya buyar.

      kekosongan penjualan piaggio diisi oleh sun motor yg punya kerjasama dengan distributor resmi piaggio di singapur. jadi memang sun motor secara resmi tidak pernah berhubungan langsung dengan piaggio italy. sun motor berjuang sendiri dan cukup pas memposisikan produk piaggio sebagai produk niche, harga spesifik (meskipun ternyata harga MP3 150 dari sunmotor termasuk murah dibanding harga PI sekarang) alias bukan untuk konsumen kebanyakan. dan layanan prima. setidaknya gak membedakan pelayanan antara konsumen vespa, piaggio, gilera, dan teman2nya.

      lalu piaggio italy yg sudah membuka perakitan di vietnam melihat potensi menjual produk rakitannya ke indonesia. dan kembali lagi seperti danmotor, piaggio italy melupakan sunmotor.

      karma? i would say, ya salah sendiri. dulu importir utama masih bisa jadi distributor resmi. sekarang sun motor benar2 dihajar karena PI menetapkan syarat yg ribet untuk distributornya.

      • Keren infonya. Jadi tau sejarahnya gimana. Thanks..🙂

  8. Salah satu yg membuat saya gak jadi meminang piaggio adalah keluhan di awal ketika piaggio italia di rubah jadi piaggio vietnam kemudian ada kasus karat, susah start dsb. Sampai2 ada sticky khusus di forum list apa saja yg harus di cek kalau mau beli piaggio vietnam. Hal yg tidak terjadi waktu masih di rakit disini dan dibawa CBU dari italia.

    Kasus lain adalah dua produk piaggio yg saya incar tidak bisa saya beli. Yang pertama DNA 180 yg sudah discontinue. Yang kedua MP3 250 yg di spec down cc-nya jadi 125 dan tetep saja mahal….:-) Tadinya sih mau beli ZIP buat istri tapi denger berita galau begini gak jadi deh….

  9. Oh banyak toh dealernya..Pantesan di jalan kampung sering nemuin zip sm lx

  10. wah, jadi mikir nih mo ambil LX

  11. Sebetulnya dimana sich sisi lebih dari VESPA? Cakep tidak,irit tidak,canggih tidak,murah tidak. Awet?? Memangnya usia kita sampe berapa tahun utk ttp bisa naik motor? Lagian,motor jepangpun asal rajin merawat jg awet koq. Suku cadangpun murah dan berlimpah.
    Intinya,hanya orang gila merek dan ingin tampil beda serta punya uang lebih yg mau beli.
    Masalah design clasic? Tuch ada yamaha noza,fino,scoopy.

    • intinya yang terakhir itu (punya uang lebih):mrgreen: … kalo alasan pertama dan kedua nanti dianggap sirik:mrgreen: kalo vespa mau survive dia harus jaga ekslusifitas dengan mengurangi jumlah unit yang dijual

      • sorry bro prabu melaz pembeli motor brand premium itu jarang ada yg mikir hal2 seperti keiritan masa bisa beli motor harga mahal masih mikirin uang bensin hahaha. menurut gue motor2 kelas premium itu dibeli untuk trophy. kalo mau yg irit murah gak ribet dll ya beli aja m*o atau var*o ahahaha

    • klo gitu sisi lebih dr motor jepang apa ya? irit tp iklannya ttp ngasi saran pke premium (contoh iklan honda terbaru yg ada nidji)? irit ato pelit? fitur nya lebih? emg kepake semua fiturnya? nilai jual kembali tinggi? mindset org indonesia banget, blm beli barang udh mikir nilai jual.

      beli aj apa yg disuka. lalu pke sampe puas.

      saya pke PX dr jaman kuliah smpe sekarang. px 92 artinya skrg di 2013 udh 21thn umurnya. adakah motor jepang keluaran 92 yg msh ada di jln?

      • Buanyaaakkk….honda c70,honda cb,Alfa,force1,suzuki RC,rx king,….

    • Personal preference Om prabu melasz. Hal ini seringkali mengalahkan logika. Ingin tampil beda? Jelas. Ini pun terjadi di motor jepang, lihat saja bengkel aksesoris motor, tiap hari gak pernah sepi pengunjung. Punya uang lebih? Belum tentu, ada yang memang bekerja extra agar bisa beli Vespa. Ngapain? Karena emang suka dengan produknya. Balik lagi, personal preference.

      Hanya orang gila merek? Perdebatan seperti ini gak berujung Om, bagaimana dengan orang yang beli Harley Davidson, Ducati, MV Agusta? Tapi saya hargai pendapat Anda, kalau semua sependapat kan gak seru..🙂

  12. BATASI PENJUALAAAAAAN !

    sebagai motor “toys” memang pada dasarnya enggak bisa dijual dalam kwantitas, begitu populasi terlalu besar motor akan kehilangan ekslusifitas mengingat statusnya sebagai TOYS wajar jika “keunikan itu hilang” … dan setelah berubah menjadi kwantitas otomatsi yang terjadi akan perang dengan brand jepang dan itu bunu diri!

    • trust me …

      • setuju banget om. menurut gue dari awal market piaggio itu udah kebentuk untuk kalangan menengah ke atas dan tiba2 piaggio balik kesini buat atpm tunggal dan penjualanya menyasar kesemua kalangan. sah sah aja tapi ya seharusnya dari awal mereka bakal tau hasilnya bakal kalah dari jepang. kalo mau memperlebar sayap ya buka dealer di kota2 besar deh jangan terlalu berani buka dealer juga di kota2 kecil walaupun ya pasti ada aja yg beli di kota2 kecil tsb.

      • faktor plusnya sekarang di pegang PT.PI sih ya makin banyak pengguna vespa dan makin bertambah juga komunitasnya di indonesia tapi faktor minusnya ya ekslusifitas hilang contohnya yang dulunya bisa ikut parkir di lobby mall sekarang udh gabisa lagi. masalah parkiran sih yg bener2 berasa menurut gue dan anak2 lama lainnya.

  13. Jujur gw pribadi gak terlalu mikirin klo PI cabut apa gak, klo mau servis katakanlah sebagai contoh saat ini pun gw lebih prefer ke non bengkel resmi PI coz mnrt gw berdasarkan pengalaman mekanik beres PI agak2 gimana gitu. Gw beli vespa juga jujur emang kadung jatuh cinta, dulu waktu kecil sering dibonceng bokap pake px jadul. Belajar motor pertama pun pake px itu. Pas pertama kali kerja sering dibonceng temen pulang bareng naek ET nya. Pas PI masuk order lah LX yg skrg dibawa kemana2, LX ini motor pertama yg kedua dlm arti dulu pernah punya mojep tp malah gak permah dibawa ngantor coz lbh sering dipake ART dirumah. Mnrt gw klo pun PI cabut brand nya Piaggio/Vespa msh tetap idup kok, komunitasnya loyal, bengkel selain beres dijakarta juga banyak. Soal harga onderdil nantinya, klo dah jatuh cinta apapun juga nanti dijabanin dan nrima aja. Hehehehehe

    • Zeus@ Bukan cm masalah keiritan yg saya bahas bro. Itu hanya salah satunya.

  14. semua serba mahal… motornya mahal.. spare partnya ampun2… jasa servisnya juga… kawan2 Piaggio mulai memikirikan parts alternatif dan bengkel alternatif, kebanyakan pada lari ke bengkel KYMCO… mekanik2 di Piaggio Indonesia juga kebanyakan eks mekanik KYMCO.

    Sudah saatnya Piaggio melakukan tindakan cepat dengan terus menggelontorkan motor2 terbarunya, motor boleh mahal, tapi jangan main gila juga di spare part dan servis.. toh Vietnam kan negara ASEAN di mana Bea Masuk sudah tidak dikenakan atas barang impor… seharusnya harga bisa ditekan.

    Penurunan harga atas produk sekarang seperti pemberian diskon pada akhir/awal tahun justru bisa membuat konsumen kecewa, apalagi konsumen Indonesia selalu memikirkan harga jual kembali yang tinggi.

    • @kymcoer bro lo bilang motor2 terbarunya? di vespa sendiri cuma ada lxv, lx, s, gts & gtv dan kmrn baru launching lx & s 3v lxv juga katanya bakal dimasukin PT.PI gts udah ada walaupun downgrade jd 250 untuk gtv sendiri blm ada info. sparepart sendiri buat orang yg mampu beli motornya seharusnya udh gamikir lagi buat harga jasa service & sparepartnya.

  15. Piaggio nitip jual di Indom*rt ato Alf*m*rt saja.. enggak perlu buka dealer..

  16. Zeus@ Bukan cm masalah keiritan yg saya bahas bro. Itu hanya salah satunya.

  17. Tiap org pnya selera mas..skr kan gak ada paksaan buat beli vespa kan..krna vespa pnya kelasnya tersendiri..klo mas blg hanya org gila yg mau beli vespa brarti saya jga org gila dng?yah gpp saya dblg gila karna saya pnya selera tersendiri untuk beli dan naek vespa..selera yg ga dipunyai org laen jga..makanya jgn beli vespa krna yg beli pasti gila deh beli motor metic aja kok smpe puluhan jutaa..sya jga pnya matic jepang kok..tpu soal sensasinya berkendara jelas beda mskipun sama2 metic….mau kenceng yah naek ninja..mau irit,murah dan sparepart gampang yah naek metic jepang..mau gila tpi tmpil beda yah naek vespa

  18. Lucu jg klo gini..gatel jg pengen komen. Emang harus ada pro n kontra sihh..Vespa udah ada sebelum kalian lahir Boss..dan masih ada ampe sekarang. Trus kalian bisa lebih pintar dari orang2 piaggio gitu? Ridic’
    Klo mau komen apple to apple laahh. Vespa compare ama Matic Jepun??…come on,get real!!

    • sebenernya bisa di compare sob tapi harusnya pada bilang pcx tapi kebanyakan orang malah compare sama skutik jepang yang sering mereka lihat. kyk mi* atau vari* ya gabakal ketemu titik temunya haha

  19. Sparepart vespa lx&s murah2 kok bahkan sma kaya metic jepang..klo yg blm tau mgkn ngiranya mahal..tpi cba tnya di dealer brp sparepartnya…tpi ada plusnya jga krna vespa mahal jd yg bwa sayang bawanya..gk ngebut2 gak ugal2an syg klo ugal2an jd baret2 bodynya aplg bodynya baja..klo metic jepang enak plastic baret tgl beli body yg baret…pnya vespa menurut gw bkan cma motor yg di pake tiap hro doang..its all about enjoy and pleasure to ride.

  20. iya, jalan solo depan hotel quality

    awal2 nyampe 30an
    tren kebelakang cenderung menurun
    malah pernah bisa diitung jari

  21. YA kalo mau SURVIVE harus bisa diferensiasi produk!!! punya brand klasik motoguzzi dan piaggio, punya brand racing aprilia (baik skutik dan motor batanganya), punya brand modern urban piaggio derbi gilera, kenapa gak dibawa ke indonesia?

    klo kawasaki, ducati aja bisa hidup dengan membawa produk HIGH-ENDnya kenapa piaggio grup kagak? kawasaki malah bebeknya yg kurang laku…

    model? desain? piaggio-aprilia-derbi-gilera itu khan beberapa tipe sama aja isinya, beda model doank, kenapa gak bawa konsep itu aja? khan sama seperti mio yg turunanya j, gt, soul, ttx…bedanya beda merek, beda cc, beda desain…

    motor sport 150cc? ada? aprilia rs4 125, bisa khan di downgrade, versi biasa telekopik, kaliper remnya yg umum di pakai di vixion/cbr150, ccnya jadiin 150, trus versi bagusnya baru sama kek rs4 125, upside down, kaliper gede, klo perlu pake teknologi shifter yg jadi limited edition itu….mau di bikin naked juga bisa, jadiin desai tuono sebagai role model…

    BISA khan? BISA lho? terus kenapa gak mau?

    • @Robert setuju sama bro robert piaggio group msh ada gilera, moto guzzi, derbi & aprillia. piaggio indonesia telalu mau fokus di vespa aja dan itu salah. dikira brand kyk aprillia, moto guzzi & gilera gak bakal bisa ngejual nyatanya gue ada temen yg baru ambil moto guzzi v7 cafe racer di importir umum. atau ada juga yg baru ambil gilera nexus 500 & ada yg baru ambil juga mp3 500 terbaru konsumen pasti ada aja yg mau beli tapi PT.PI menurut gue terlalu takut. mau masukin gts 300 or gtv 300 aja gamau dgn alasan bakal kena pajak barang mewah. so what? brand piaggio group itu segmented dan udh dikenal oleh kelas menengah keatas

  22. klo dblg mau desain clasic ada fino, scoopy, noza dll. pertanyaannya, knp garis desain motor jepang dgn tema klasik tsb dimirip2in ama vespa? bagian belakang yg rada kembung & stang stang telanjang itu mirip vespa douglas. knp scoppy ga didesain mirip honda cb classic misalnya? krn semua org jg tau, real classic scooter itu vespa/lambretta.

    pke vespa ga perlu ngebut coy. santai aj bawa motor. di jakarta itu bullshit bawa motor ngebut. makin buru2 makin terlambat, liat aj klo jam sibuk.

    • @eko stang scoopy gue liat2 emg mirip lxv ya om ahaha

      • gtv lbh tepatnya bro. krn lxv lampu msh di setang. klo hehe lampu kan di bawah.

      • typo. mksdnya klo gtv lampunya di bawah. sedangkan lxv lampu msh di setang.

  23. kl dilihat sejak piaggio buatan vietnam masuk ada peningkatan kok buat piaggio, buktinya lumayan jg diliat dijln yg make piaggio vietnam dan bertambah banyak anggota komunitasnya, dan yg pasti jgn ikut2an kayak motor jepang, krn pengguna piaggio itu sudah punya kelas sendiri dan bagaimana utk tetap menjaga konsumen ini, nah utk kedepannya mgkin refresh product harus ada dan skrang jg udah dilakukan piaggio walau masih kurang mantap dan greget, tp semua butuh waktu krn jg baru masuk lagi kesini

  24. Kalo gw kurang setuju sama pembaruan model, seperti lazimnya produk otomotif eropa pergantian model rentang waktunya memang lama dan itu antara lain yg bikin keliatan disainnya abadi, kayak mercy kelas E, mini 67-76, Tiger 77-86, Boxer 86-96 dst.. Barang jepang ada RX King yg dari th 80an sampe 2000..
    Menurut gw yg harus dirubah strategi penjualan.. Lihat posisinya aja.. Motor 125-150 harga puluhan juta dgn gaya yg retro klasik, pasarnya: mereka yg bukan beli buat alat transportasi biasa.. Tp juga alat sosial, lifestyle.. Dan ngga kena lagi di iklan dimajalah otomotif, yg kena dimajalah otomotif itu produk baru yg msh mau dilihat komparasi teknologi, desain dll. Pasang dimajalah2 lifestyle, jadiin pasangan model2 cantik itu.. Cara pendekatan weekender udh cakep, tp tinggal dirubah medianya sesuai keperluannya.
    Produk itu bagaimana kemasan jualannya.

    ” Jika Anda Tidak Bisa Membuatnya Bagus, Paling Tidak Buatlah Itu Kelihatan Bagus ” – Bill Gates-

  25. Persaingan ketat, jk mau survive mungkin marginnya perlu digedein karena secara volume penjualan vespa tetap sedikit walau sdh turun harga setengahnya. Sebenarnya dg model baru yg 3v bisa jadi momentum menaikkan harga jd 30jt misalnya, ini jg akan mendorong pemilik lx lama penasaran utk ganti lx lawasnya dg 3v. Sayang harga 3v sama sj, d jkt 26,5jt. Tambah lagi PI sy duga sdh berusaha menaikkan margin tp dg cara yg salah: menghilangkan service gratis dan meniadakan bonus helm/jaket. Payahh… Padahal bisa sj trik menaikkan harga jd 30jt-an dg ada tambahan jaket dan helm original vespa dan tentu sj service gratis tetap ada. Eksklusivitas vespa akan langung terangkat lagi..

  26. saya yakin vespa tetap jadi juara motor skutik

  27. Piaggio parah pelayanannya. Diler solo sama semarang sudah tamat segera menyusul Jogja.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: