Oleh: arantan | April 1, 2013

Endangered species: Bajaj, bearish atau bullish?

IMG-20130331-02716

Di 3S Bajaj jalan Panjang, tetap buka dan aman-aman saja kok, bengkelnya rame!

Saya mau info sedikit tentang pasar saham, dimana nasabah retailnya tidak perduli tentang loyalitas pada saham yang dibeli. Beneran, nilai saham yang cenderung menurun bisa saja masih OK untuk dibeli kalau perhitungannya harga tersebut sudah mencapai angka terendah, jadi stock bisa dijual lagi pada saat harganya naik. Harga saham gorengan yang terus naik pun belum tentu juga menarik untuk dibeli karena setelah mencapai puncaknya harga saham tersebut bisa saja jatuh.

Trader tidak peduli pada loyalitas ke emiten (perusahaan lah), mereka masuk-keluar, jual – beli stock secara dingin, yang penting diri sendiri untung!

Motor juga saya lihat seperti kepemilikan saham, walau kecenderungan harga motor ya selalu turun. Tinggal ada harga jual kembali motor yang turun banget ada yang harganya agak turun.

Ini rekomendasi dari saya, cara bacanya kalau saat ini beli Bajaj untuk dijual dalam waktu mingguan, bulanan, tahunan bagaimana.

Short term (day/week): cut loss, sell

Medium term (3 months): cut loss, sell

Long term (year): buy with caution

Nilai Bajaj selama belum ada kejelasan masa depannya akan terus turun, cenderung jadi brand yang diajuhi.

Untuk short term – medium term, jangan beli Bajaj. Kalau beli Bajaj jangan kemudian panic selling saat nilainya turun terus.

Tapi long term *bisa* jadi beruntung pegang Bajaj. Kalau dipegang Kawasaki harusnya secara brand akan ngangkat. Yang paling enak kalau ada orang yang portfolionya pegang Bajaj dan butuh duit di bulan-bulan ini kemudian melepas Bajaj, pasti harganya bisa ditekan murah. Kemudian pegang motornya untuk nanti dijual setelah dipegang Kawasaki.

Noted, bukan berarti pasti OK karena belum ada kejelasan juga seperti apa dipegang Kawasakinya, apakah mereka support seluruh tipe?

Sugestion

Kalau bagi trader tentunya, saat ini tentu jauh-jauh saja dari brand Bajaj, taruh duit di deposito atau emas kek. Atau masih banyak brand lain yang lebih aman. Tapi kalau bagi yang sudah keburu pegang, selama belum ada kejelasan masa depan jangan jual, ingat saja kerugian baru terjadi kalau barangnya di cairkan.


Responses

  1. cerdas

  2. mantab bener nih tipsnya.
    buat pedagang motor bekas

  3. celingak celinguk cari P220 dilepas 6jt… #eaaa

  4. mantap untuk di simak

  5. cadas ilmunya

  6. Yang masalah kalo motornya “BELI KREDIT” bos, belum lunas pabrik bajajnya sudah gulung tiker

  7. nice tips.. di endogin dlu..

  8. cerdas bos

  9. pengetahuan baru buat beli motor

  10. Yang jelas sih temen ane yg punya bajaj udah galau berat liat nasib bajaj….padahal dulu pilih pulsar karena bosan pake tiger…..

  11. Setuju om, seperti piaggio dulu, masih inget tahun 90an harganya turun drastis, krn byk dealer yg tutup, lah kok skrg byk diburu..
    ya memang beda produk, tp pola seperti itu juga berlaku

    nitip om
    http://boerhunt.wordpress.com/2013/04/01/tentang-tvs-bajaj-kawasaki-strategi-marketing-berbeda-pabrikan-india-di-tanah-air-dan-rumor-hengkang/

    • Piaggio tidak semua tipe bisa naik, ada tipe yang turun. LX dan S Italy ya tentu terkoreksi waktu Vietnam datang.

      X9 nggak turun-turun, stabil, MP3 akhir-akhir ini justru lagi naik sedikit entah kenapa.

  12. jangan mau kalah dengan kymco… motor bekasnya banyak diburu orang😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: