Oleh: arantan | Maret 12, 2013

Marketing case: Dimana kekuatan Sym?

Kalau sebelumnya di sini adalah tentang problem di Sym, sekarang kita juga harus tahu tentang kekuatannya Sym. Yang kuat ya di gunakan, kelemahannya ya nanti dicoba untuk dihindari, diselesaikan atau diperbaiki.

Harga

Lebih murah Sym atau motor Jepang? Sym punya barang apa saja sih?

  1. Shark, 16.9 juta
  2. Atilla, 15.7 juta
  3. Joyride 200i, 34 juta
  4. Joymax, 57 juta

Terlihat untuk Sym dengan harga di bawah 20 jutaan, harganya sedikit diatas motor Jepang. Kalau di compare dengan Honda Vario 125 PGM-FI CBS di 15.9, harga Shark sejuta diatasnya. Memang Shark punya fitur tambahan seperti kunci remote, bagasi yang bisa diangkat, ditutup material halus dan lain-lain tapi lawannya sudah Honda dan Vario paling atas lho.

Tapi untuk harga di atas 20 jutaan, Joyride dan Joymax punya posisi harga menarik. Apalagi pesaingnya saat ini bisa dikatakan tidak ada. Pabrikan apa yang jual maxi scoot? Suzuki Burgman 250 di 100 an, Piaggio group masih ada Aprilia Atlantic dalam jumlah sangat limited, harganya pun tentu sudah diatas 100 jutaan.

Pabrik

Konon Sym punya pabrik di Indonesia, walau masih konon juga, pabrik ini bukan untuk produksi full unit pasaran Indonesia. Paling tidak *harusnya* kalau mau pabrik ini bisa support kegiatan penjualan di Indonesia.

Stregnth cuman harga dan pabrik?

Betul kalau di tempat asalnya Taiwan, Sym dan Kymco bisa mendominasi, tapi Taiwan seberapa gede sih? Di tempat dan negara lainnya bagaimana? Sym selalu jadi pemain kecil.

Heritage? Kalau bicara Piaggio – Vespa bisa ngomong soal ikatan heritage, ini Sym. Apakah ada yang ortunya jaman dulu pakai Sym?

Sym pun belum punya prestasi yang dibanggakan. Namanya juga produsen skutik, balap skutik kalau adapun akan tidak dilihat, yang dilihat ya MotoGP, WSBK, Dakar mungkin? Sym main dimana? Ini seperti jualan Aprilia, KTM, motornya belum punya presence kuat di Indonesia, tapi orang tahu brandnya bagus.

*POKOKNYA SYM BWUAGUSSSS!!!*

#ea …

Oke lah, tapi mesti real juga, bukan saya jahat terhadap Sym lho. Tapi memang competitornya saat ini demikian begitu banyak brand dengan pemain super kuat. Sym menghadapi lawan-lawannya berat semua, brand Jepang yang sudah punya jaringan kuat yang dibangun bertahun-tahun baik jualan maupun service. Sym masih banyak main di Jakarta dengan jaringan sangat terbatas.

Kesimpulan

So … mau main kemana Sym? Mau jualan barang *mahal* bagus sekalian atau barang *murah* biasa aja?

Mau jadi Kawasaki? Atau mau jadi pemain motor Cina? 2-2nya harusnya bisa survive lho.


Responses

  1. Ya ini juga yang jadi dilema ATPM yang masih kelas menengah seperti SYM. Mestinya ya mereka harus punya strategi lebih spesifik, jangan karena melihat pasar Indonesia gemuknya di segmen entry level terus ikut2an mau main disana. Kalau mau main di segmen entry level ya harus kuat bertempur habis2an sampai berdarah-darah banting harga. Kalau mau main di segmen mewah ya harus konsisten meningkatkan citra dan pelayanan yang lebih personal.

    Kalau perkara bagus, ya gak usah kuatir lah Lambretta dan Modenas pake SYM kok. Tapi pasar kan gak cukup diyakinkan sama produk bagus. Mereka juga butuh respon manusia lha transaksi kan masih melibatkan manusia ya toh. Ini justru yang sering dilupakan oleh ATPM. Habis jualan cuek.

  2. Saya saat ini punya Sym Shark & Sym Joyride, juga punya Aprilia Scarabeo. Pernah punya X9 dan kymco grand dink juga. Itali vs taiwan. Kalo dari pride, memang bangga pake Scarabeo & X9.

    Tapi dari kenyamanan dan kepraktisan, menurut pendapat pribadi, lebih nyaman pake joyride atau grandink. Mesin lebih halus, tidak bergetar, dan lebih stabil.

    Setuju bahwa dari segi marketting, Sym ogah2an dijual. Walaupun penjualnya sama, strategi jualan piaggio group (dahulu) dan jualan Sym mestinya dibedakan.

    Kalo ikut trend menganalogikan motor dgn pekerjaan, mungkin Sym seperti Pramugari, cukup cantik & sexy walaupun tdk secantik model (piaggio group), tapi fungsinya lebih ke memberi kenyamanan. Di pesawat, makanan yg dikasih pramugari memang biasa aja, lbh enak makan di restoran, nonton film pun demikian, permen, koran, dll, tapi pramugari memberi kenyamanan penumpang.

    So, saya cukup puas dgn motornya Sym, tapi ya itu, dari marketting dan after sales service nya kurang memuaskan.

    • motor dimisalkan profesi cewek ?
      kayak gayanya mbah dukun indomotblog nihh😀

    • Sya juga pakai Sym Shark…jujur saja dipakai nya nyaman di bandingkan motor lain ya dan di pakai lebih mantap karena bodynya cukup besar dan berat….kembali lagi kalau masalah pemasaran memang perlu di tingkat kan lagi
      Agar…masyarakat lebih tau tentang merk motor SYM….dan harga tentunya….di sesuaikan atau di evaluasi dan dibandingkan motor jepang yg lebih menguasai pasar
      YG pasti saya nyaman pakai Sym…ok
      Mksih

  3. syg klo produk2 sym yg asliny worthed bgt krg digali potensi pasarny khussny marketingnys. ibarat sym kereta api keren, tp krn g pny rel jd bingung jlnnya.

  4. setuju, kl mau main kelas premium layanan servicenya perlu ditingkatkan dan ciptakan image exclusive…..kl fokus dientry level hrs siap berdarah2 dan jaringan dealer dikuatkan.
    Manapun strategy yg dipilih hrs all out

  5. dealernya di jogja dimana ya ?
    ada pelyanan 3s

  6. Konon?jadi belum pasti pabrik sym ada di indo?

    • Ada, tapi produksinya apa nggak jelas.

      • klu g salah lokasi pabrik ada di dpn pt sanken kawasan industri MM2100 cikarang barat bekasi!! kalu dr dpn sekilas emang g keliyatan, tp klu brhenti sbntr n lyat di front office dlm kdg ada display matic yg bentuknya kaya kymco!! emang g keliyatan ky pabrik motor spt AHM krn mang hmpr tiap hr terliyat sepi, bhkan office ajj keliyatan remang2 kaya kafe,,,hehehhehheeeee,,,

    • Ada pabriknya tapi cuma buat SKD (Semi Knock Down) motor2 SYM dari Vietnam. Soalnya mereka udah terlanjur PMA 100% di Vietnam jadi ya gak terlalu pengen all out di Indonesia. Kemungkinan besar bikin pabrik di Cikarang buat mendapatkan keringanan biaya impor saja…bisa jual matic 250cc seharga 57 juta itu murah sekali…ayo coba ATPM lain ada yg berani?

  7. klu g salah pabrik ada di kawasan industri MM2100 cikarang barat bekasi

  8. Apa pabrik indo untuk pasar expor? Cost-nya murahan bikin sini drpd di taiwan……

  9. mungkin di gali lebih dalem siapa orang dibalik sym di indonesia,reputasi dia di jagat otomotif.

    • Ada peran SM (SKN) yg ‘dikhianati’ piaggio makanya gandeng SYM buat ganti brand. Kalau SM kan dah pemain lama dulu awalnya main Suzuki.

      • wah orang lama berarti

  10. benarkah sym hanya besar di taiwan?? monggo dicek penjualannya di negara eropa… kymco dan sym bisa menggeser posisi piaggio kok🙂

    • Tolong alamat web/URLnya dong.

  11. Kayaknya sih target pasar yg dituju kurang spesifik nih Sym.. Kadang “bahasa” pemasaran yg dipake jg kurang tepat.. Secara nama besar ngga mungkin Sym diadu dengan Honda (yg teknologi bagus harga terjangkau).. Atau Piaggio (yg punya ikatan soal heritage).. Jadi jangan mengedepankan teknologi dan lifestyle dalam case Sym.. Mungkin bisa dikedepankan bahwa Sym adalah sesuatu dibalik Lambretta dll dll.. Seperti Volvo yg tahun 70an dgn PRV engine V6nya berada dibalik supercar Delorean, supercar Renault Alpine dan bbrp supercar Maserati.. Publik otomotif wkt itu melihat bahwa dibalik anggunnya sedan Volvo ada keganasan supercar..
    Itu kan potensi, banyak org tau mesin Lambretta LN menggunakan mesin Sym, diingatkanlah calon pembeli dengan fakta itu..

  12. Yg jelas SYM berani menyediakan unit test-drive spt Kymco dulu.
    Merk Jepang entah kenapa tdk ada, kecuali hny even2 khusus.
    Kalau bs test-drive, dari analisa suara mesin & getaran, paling tdk sdh dpt kesan awal…ini yg sulit didpt dr merk Japan. Masa musti pinjem yg sdh beli duluan sih….

  13. Oom.. mau tanya dong dealernya sym yang di cileduk itu masih ada gak sih ? Kalo ada di deket mana yah ? Soalnya pernah nyari di seputaran ciledug tapi gak ketemu… makasih ya oom.

    • Pindah ke sekitaran Joglo.

      ________________________________


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: