Oleh: arantan | Maret 7, 2013

Gimana cara Honda mendominasi pasar motor Indonesia (lagi)?

Musuhnya Astra – Honda soal penguasaan market motor Indonesia siapa sih? ya YIMM lah, merk lainnya tidak usah di anggap sebagai saingan yang membahayakan. Sekarang mungkin baru bingung, lho? kok “tahu-tahu” AHM bisa 50% … malah lebih???

Warning signnya sudah dari beberapa tahun sebelumnya. Yamaha berada dalam posisi comfort zone terlalu lama, mereka terlena kesuksesan masa lalu. Contoh Mio, mereka lama tidak berani melakukan update. Vixion ya dari dulu cenderung begitu, selama beberapa tahun kebelakang, penambahan tipe motor baru … rasanya Byson saja ya?

Coba compare productnya Astra Honda dengan YIMM saat ini:

Tipe YIMM AHM
Bebek Vega ZR Absolute Revo
Jupiter Z1 CS1: City Sport 1
MX Revo
Blade
Supra
Matic Soul BeAT
Mio J PCX
Mio GT Scoopy
Mio Fino Vario
Xeon Vario 125
Spacy
Sport Byson CB150R
Vixion CBR 250R
Scorpio Tiger
Verza
Mega Pro

Dari segi banyak-banyakan macam produk, antara keluaran AHM dengan YIMM, nggak terlalu jauh beda banyaknya. Tapi di matic, saat ini YIMM memang lemah dari sisi diferensiasi produk. Alias siapa yang tahu bedanya Mio J – Mio GT? Atau Soul dengan Xeon?

Saya lihat memang beberapa tahun belakangan memang AHM banyak melakukan terobosan yang berani, varian-varian aneh justru mulainya dari AHM. PCX mulai di bawa dari Thailand, disusul CBR, sementara YIMM sampai sekarang belum berani mengimport motor. Scoopy pun muncul pertama di Indonesia dibanding Fino, padahal di luar munculnya duluan Fino. Belum lagi soal varian Spacy dengan bagasi gwede. Produk AHM lebih variatif.

Sementara di tahun inipun antrian AHM masih banyak, ada MSX125, Zoomer X apalagi? Keduanya motor for fun, yang sangat berani di munculkan Honda. Beberapa tahun belakangan memang AHM dan hondar regional meluaskan produk mereka, dari hanya mengeluarkan motor fungsional ke motor untuk extra fun.

So … maybe next round YIMM?

wataaaa


Responses

  1. yamaha segmen nya kurang luas cenderung anak muda

  2. yamaha sekarang serba nanggung

  3. wah MSX125 boleh juga buat komuter yang cuma 4km,tinggal masalah di harga

  4. ATM (amati tiru modifikasi)

  5. CBR150Rnya ketinggalan..ga ada didaftar..

  6. Akhirnya ada juga yg angkat kebingungan saya soal mbedain varian Mio karena kalau sekilas di jalan saya gak bisa mbedain deh….sayang YIMM kurang berani berinovasi di matic menengah-atas padahal dulu berani masukin nuovo dan majesty….apa gara2 kelewat bergantung sama hasil polling di riset?

  7. Saya suka dengan kata-kata “comfort zone”…
    Memang pada waktu Mio melenggang sendirian, lama sekali Yamaha tidak melakukan Update..maka masuklah Honda Beat.
    Beat ini saya lihat dikeluarkan Honda karena pabrikan ini melihat ada “peluang” untuk masuk ke pasar ini.
    Contoh kecil, akomodasi kaki pembonceng pada Mio Lama yang miring dan tidak comfort bagi pembonceng dibiarkan lamaaaa tidak update.akhirnya ? Beat mengakomodasi itu dengan akomodasi tatakan kaki pembonceng yang lebar dan nyaman, tentu saja ditambahi fitur lain yang tidak ada di Mio lama, semisal braking lock..
    Inilah yang dinamakan Jurus Menggunakan Kekuatan Lawan untuk Memukul Lawan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: