Oleh: arantan | Januari 12, 2013

KTM Duke 200: how do you measure “enak”?

Mungkin jual KTM Duke 200 bisa jadi sama sulitnya dengan jualan produknya apple, secara specs tertulis kadang inferior. MacBook dengan specs sama umumnya berharga sedikit di atas saudaranya dengan OS windows. Sama juga dengan iPhone atau iPad, harganya sedikit diatas tablet dan smartphone serupa dengan android dari Samsung, padahal secara tertulis specsnya android pun cuanggih!

But …

Saya sudah coba 2-2nya, android dan iOS dan walau dengan hardware lebih tinggi pun, lebih enak dan berdaya guna iPhone dengan iOS. OS komputer pun hampir sama, di rumah pas mengetik posting ini saya pakai MacBook yang umurnya sudah 3 tahun, processor juga masih Core 2 Duo! Tapi it is enough, saya edit video dan banyak mengerjakan grafis pakai MacBook ini. Di kantor pun saya pakai desktop windows keluaran 2012 sudah i5 windows 7 dari IBM/Lenovo? (lupa) power dan kehandalan keduanya setara lah. Saya cuman was-was setelah Steve Jobsnya is dead…. belum kelihatan ada terobosan yang bener-bener bikin proud.

Sama juga dengan Duke, motornya memang enak, sangat ringan, lincah ber manuver mudah untuk nyodok-nyodok (*sebetulnya). Kalau mau di compare dengan KLX 250 atau Dtracker 250 yes, di atas kertas secara specs memang mesin keduanya mungkin di atas dari Duke. Saya sebutkan “mungkin”, karena ternyata Dtracker X walau ccnya 250, HPnya masih kalah dari KTM Duke 200, D tracker X di website Kawasaki disebutkan powernya 18.0 (Kw)/9000 rpm, sedangkan KTM Duke 200 disebutkan 19 kW (25 hp).  Aneh juga, atau si Kawasaki salah sebut? Soal berat, si Dtracker X lebih berat sekitar 10 kg ++. Mungkin Kawasaki brothers unggul di torsi ya, karena d tracker kan memang juga dual purpose.

Dtracker-Specs

KTM-Duke-200-specs

Itu soal power, tapi lebih penting soal ergonomicnya, saya cari motor untuk harian :) Di KLX 250 atau Dtracker 250 saya harus jinjit atau cari trotoir , sedangkan KTM Duke yang memang road bike ya tentu lebih pendek dan sesuai untuk dipakai harian. Ada teman di kantor lama yang KLX 250 nya tidak pernah di pakai ke kantor. Karena alasannya ribet, motornya pun sudah di ganti ban juga jadi khusus untuk menerabas hutan untuk weekend bersama teman-teman. Sayang ban, dia bukan takut motornya rusak atau baret di parkiran … orang dipakai ke hutan mau toh, untuk dalam kota dipakai ke kantor sayang … he he he. Kalau menerobos hutan pun dia lebih prefer sewa pickup, motornya dinaikkan, sampai tujuan baru diturunkan untuk main. Ya memang KLX 250 di buat untuk itu, teman saya ini sudah bener. Saya pun rasanya tidak pernah lihat di parkiran ada yang bawa KLX 250 ke kantor apalagi D tracker. Mungkin tekukannya juga bakal sulit. Saya pun jarang sekali melihat KLX 250 atau D tracker naik lobby mall.

Soal berat itu bukan cuman untuk di geser-geser di parkiran, tapi di sela-sela mobil, si Duke 200 pantatnya bisa di “kibas”, dengan goyang pinggan dan pantat ridernya. Ini bisa dilakukan juga di CBR 150, tapi tidak bisa dilakukan di Ninja 250.

Back to KTM Duke, pasti sulit jualan “enak”. Gimana bisa meng quantify “enak”.

KTM DUKE 200 2013 Specification

Enakness

Fun: 52 (satuan keenakan)… gitu?

Enak buat saya pun nggak ada artinya, karena enak di saya juga belum tentu enak di orang lain kan?

Apple_Store_North_Michigan_Ave_Chicago_IL-2005-10-22_ROTATED

Karena nggak bisa di ceritakan di specs, calon pembeli harus merasakan dulu si KTM Duke nya.

Mungkin untuk jualan KTM Duke bisa pakai caranya apple store, dimana orang bisa bebas test ride, supaya bisa merasakan gimana enaknya. Test ridenya jangan terlalu pendek, kasih suruh bawa 5 kman lewat rute macet-macet real… cobain dulu deh. Demi marketing pun saya rasa KTM Duke perlu memberikan pinjaman ke para blogger donk ah, seminggu testing deh, itu yang paling bener.

My guarantee: Once you ride Duke, kalau Anda seukuran saya, 170 an, 60 an kilo,an you will want to buy it and just ignore the price.


Responses

  1. yg jelas gak enak di kantong saya

  2. i just [strong]can’t[/strong] ignore the price..

    itu dah hampir 3x lipat harga motor yg sanggup ditebus oleh “nafsu” saya.. jadi cuma bisa sedih.. hiks😦

  3. bisa merasakan enak salah satunya kalo sudah punya banyak referensi, dalam hal ini pengalaman sendiri, jadi bisa membandingkan. buat saya jenis motor paling enak skutik (sejauh ini) karena sudah pernah merasakan bebek dan koplingan.

  4. Ngomong2 soal macbook core2 sy kemarin baru jual punya sy tuh macbook pro 13 core2 dikaskus laku 7jt. Dulu belinya kalo gak salah 15jt.
    Masih punya harga juga padahal secara spek sudah obsolete🙂

    • Gubrag….. i3 aja tinggal 7. Saya beli di 11.

  5. yg susah yg teralhir …. “ignore the price”😀

  6. My guarantee: Once you ride Duke, kalau Anda seukuran saya, 170 an, 60 an kiloan, “memiliki pendapatan dan pengeluaran yang setara saya” you will want to buy it and just ignore the price.

    banyak yang napsunya gede kemampuannya mungil.. contohnya yang koment ini..
    hehehehhe

  7. rego nggowo rupo berlaku untuk pabrikan Eropa.

  8. Jangan gitu bro, ntar gw pengen lho😛

    Idem, produk terbaik bukan produk dengan spesifikasi paling mentereng

  9. kalo harganya dibawah 40juta saya baru tertarik. modelnya oke dan eksklusif, sayangnya harganya ga kuat bro

  10. Terima kasih atas konten dan info yg menarik dan menginspirasi….thk u

  11. itu masih made in india bro? Gak sesuai dong sama price nya. Gengsi juga turun jauh

    • gitu ya gan. merk jepang yg bikinan jepang asli dan beredar di sini apa aja ya……. BB juga merk kanada tapi made in hungary sama mexico semua ..

  12. kayaknya bakal paling disayang nih si Duke

  13. Harga kemahalan mudah2an ga laku

  14. yang jelas produk Apple lebih ekslusif, sama seperti KTM!

  15. mantabb, mudah2an gw mampu beli si duke
    http://belitong.wordpress.com/2013/01/12/opini-mau-di-crankshaft-mau-di-dyno-kalau-mau-buktiin-ya-di-balapan-tho/

  16. blm ad tanda2 duke versi harga bajaj ><

    mudah2an ad bazzaar duke 200..

  17. Baru kemarin ngobrol sama teman yg pernah nyoba KTM 200 ini, menurut dia justru kurang enak. Bener mungkin enak di sini blm tentu enak di situ haha.. Memantau terus sambil menunggu kehadiran KTM 390.

    http://lexyleksono.wordpress.com/2013/01/13/si-imut-ksr-110/

  18. “My guarantee: Once you ride Duke, kalau Anda seukuran saya, 170 an, 60 an kilo,an you will want to buy it and just ignore the price.”
    tapi istri gak mau ignore gmn bro?

    • Sorry tadi commentnya terfilter otomatis oleh wordpress, ya … gimana yah…

      Isteri saya sudah lama sekali tidak pernah dibonceng, terakhir tahun 2007an, saya tidak perlu memperhitungkan apakah motornya layak dan nyaman untuk boncenger atau tidak.

      Tinggal sama problemnya para suami adalah gimana bisa men “justifikasi” atas pengeluaran duitnya🙂.

      • Lha itu Mas, minta review untuk boncengan dong🙂

      • ha ha ha, kalau saya rasanya syulit, saya juga nggak sebulan sekali ngeboncengin. Cuman menurut review, boncengannya terlalu kecil.

  19. […] Vespa juga sama dengan Duke yang pernah saya posting di sini, dimana kenikmatan ber Vespa tidak bisa di […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: