Oleh: arantan | Januari 6, 2013

Cara KTM berjualan pintar juga, kebalikan 180 derajat dari group Piaggio

KTM_IMG_5423

Tadi sore saya main ke probike di Jalan Panjang. Probike adalah importir umum yang menjual motor dari berbagai merk, umumnya moge. Dulu pun probike pernah impor KTM Duke 200 langsung dari India dengan harga 65 juta.

Sekarang KTM Duke 200 yang ada di probike asalnya juga dari KTM Serpong, harga pun dipatok sama persis, 57.5 juta. Saya pun pernah telepon ke hotpipes Fatmawati harganya Duke 200 pun disana persis sama, barangnya hotpipes juga bersumber dari tempat yang sama. Ada lagi penjualan di Depok dan tempat-tempat lain, tapi semua harganya sama. Otomatis KTM Duke yang dibeli di probike juga bisa diterima di Serpong.

Untuk hotpipes dan probike mereka pemain lama di motor-motor impor, mereka bukan pemilik brand, tapi si KTM bukan mematikan mereka tapi malah memberdayakan mereka. Ya tinggal titip jual toh, tinggal ambil margin, sama-sama untung.

Lain kalau cara Piaggio Indonesia, distribusi mereka menggunakan cara-cara tradisional, otomatis untuk setup dealer perlu effort dan investment besar. Kalau mau jual barang dari groupnya Piaggio ya harus melalui main dealer daerahnya yang ditunjuk. Harus setup satu tempat khusus dengan persyaratan dan standard ketat yang dicontrol oleh ATPM, kalau semuanya memenuhi syarat, margin penjualan bisa ambil besar. Kalau ada kekurangan ya akan efek ke margin. Believe it or not, semuanya diatur dengan teliti… sampai sedetail merk armature lampu yang di pakai, merk keramik/granite yang dipakai, semua ada standardnya, noted itu baru bangunan…

Atas pertimbangan tertentu, Piaggio Indonesia tidak menginclude Sun Motor dalam jaringan distribusinya, padahal sebetulnya bisa-bisa saja menggunakan cara KTM dengan memanfaatkan jaringan yang sudah ada. Saya bilang “bisa” berarti belum tentu “benar” dan “manjur” untuk sales ya, keduanya pasti punya keuntungan dan kerugian masing-masing.

About these ads

Responses

  1. kalo dibaca sekilas dari judul saja.. berarti Piaggio 180 derajat dari “pintar” dong.. :mrgreen:

    *asal baca.. baru bangun tidur.. hehe..

    • Nggak kok :) kan bilangnya “juga” alias sama-sama pintar

  2. kebalikannya pintar

  3. Di probike udah bisa indent cb500x belum, bro?
    Kira2 berapa yaa harga otr jakartanya , penasaran lebih murah dari er6 apa jangan2 sama harganya. Hehe

    • Blum kluar.

  4. di kota ane dealer piaggio udah ckp lama tutup..

  5. dealer piaggio = dealer moge. ya maklum, piaggio di indo itu hanya meneruskan tradisi yg dibangun vespa dan gak niat jualan. toh sudah ada aprillia, moto guzi, gilera, derbi, dan mobil scarabeo -nya di eropa sana yang menyumbang pundi2 uang.

  6. itu karena piaggio group memiliki standar Corporate Identity yang tegas dan jelas, semantara KTM sesuai kata Jhon winata mereka kasih “loose” cuma perlu di ingat profit margin kedua produk dari distributor ke province distributor dan selanjutnya ke sub dealer ga gede gede amat


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 226 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: