Oleh: arantan | Desember 16, 2012

Liciknya rayuan apple memberikan value kesetiaan

Untuk perkomputeran, di notebook apple punya MacBook Pro dan Air, desktop punya juga, tapi siapa yang masih pakai desktop Mac ya? Untuk tablet mereka mengeluarkan iPad Mini dan iPad retina display atau yang dikenal iPad 3, setelah itu mereka juga punya iPhone 5. Apple juga dikenal sebagai control freak, mereka pegang kendali total atas hardware – software, hardwarenya mereka bikin, aplikasinya juga dibangun langsung di environmentnya mereka. Microsoft pun baru mencoba masuk ke hardware, (XBOX nggak diitung) Intel pun bukan pembuat OS, android pun bukan pembuat hardware. Akibatnya memang ketika kita menggunakan Mac, memang terasa software berjalan lebih cepat walau secara spesifikasi hardware kalah dari komputer yang menggunakan windows. Ini karena memang aplikasi – hardware dibangun dengan konfigurasi terkontrol dalam satu management.

Hardware, OS, iTunes, sampai beberapa apliasi standard <- Semua di control Apple

Dengan total control itu memungkinkan apple untuk mengembangkan lebih jauh koneksi antara berbagai device milik mereka, apalagi saat ini dengan tambahan iCloud.

Beberapa aplikasi beli satu dapat dua

arantanbeli

Mencatat pembelian iPad (transfer purchase) ke MacBook menggunakan iTunes

arantan-beli-sygic

Notifikasi dari iTunes Store di iPad, tinggal download.

Dengan menggunakan apple ID yang sama, pembelian aplikasi di iPhone berlaku juga untuk iPad dan sebaliknya. Waktu membeli aplikasi sygic GPS untuk iPhone, langsung muncul notifikasi update pembelian juga di iPad mau download? Nanti kalau kapan-kapan upgrade atau ganti device pun akan tinggal download/sync saja tanpa beli lagi. Dengan catatan si app itu tentunya bukan melakukan upgrade besar-besaran, kalau update saja masih dikasih gratis.

Beberapa aplikasi beli satu dapat dua, tapi ada beberapa aplikasi yang memang cuman jalan di iPad seperti procreate, tidak ada versi iPhonenya. Juga ada aplikasi yang muncul edisi HD, seperti Bad Piggies versi standardnya mural, tapi kalau mau yang retina display mesti beli versi HDnya yang jauh lebih mahal.

Aplikasi yang connect khusus antar apple device

Saya baru upgarde OSx ke Lion dari 10.6.8 ke saat ini 10.8.2, upgrade OS 2 step cuman 200 ribu! Pakai update ini safari saya juga terupdate ke versi terbaru. Demikian juga iPad, saya upgarde ke iOS 6. 2-2 Safari di Device ini menggunakan iCloud tab. Sebetulnya bodoh aja sih penggunaan iCloud, rasanya development nggak terlalu besar. Tapi valuenya cukup berharga. Pakai iCloud kita bisa memindahkan apa yang sedang kita browse ke device manapun yang sinkron.

arantan-cloudbrowsing

Potongan screenshot di MacBook Pro, di iPad saya browsing lanjut lagi ke notebook. Tab yang saya buka di iPad semuanya masuk.

Contoh, kita lagi browsing di MacBook, kemudian harus pergi. Tinggal bawa saja iPad, maka apa yang sedang kita browse di MacBook bisa diteruskan di iPad. iCloud ini konon bisa juga berfungsi untuk meneruskan film, buku dan lain-lain… saya sendiri belum coba sampai kesana.

Selain iCloud, tentu ada juga facetime. Fasilitas seperti video call di handphone 3G jaman dulu, di apple fasilitas ini gratis karena over the net. Syaratnya asal device yang melakukan panggilan dan terpanggil berada di jaringan WiFi.

arantan-facetime

Ini screencapture facetime, bini dan anak saya.

Bagi beberapa konsumen, termasuk saya, Apple adalah blessing dan juga adalah curse.  Saya terblessing dengan fasilitas yang diberikan, tapi juga terbebani, saya jadi bergantung total ke apple. Apalagi Oom Jobs sudah is dead gitu lho…


Responses

  1. so far so good lah.. kecuali untuk laptop aja saya masi demen windows :p

  2. Cukup penasaran dengan Apple, karena sama sekali belum pernah pakai

    Sent from AndroBerry® via Smartfren EVDO Network by Arif Rakhman, English-Indonesian Translator

  3. Sy masih pakai desktop imac.
    Soalnya keliatan dari luar jendela rumah lambang applenya, yah biar ketahuan tetangga hehehe

    • IMac yg mana?🙂

    • iMac apa yah yang logo Applenya keliatan nyalah?😀

  4. tong pes ga kebeli
    http://beejarwadi.wordpress.com/2012/12/15/judule-ngimpi/

  5. saya sudah pakai berbagai macam dekstop, notebook, hingga server. mulai dari rakitan, brand lokal, brand luar. OS sudah cicip windows, linux, freebsd, sampe sun solaris sama cisco ios. untuk daily computing, mac udah paling oke deh. jamin.

  6. sayang harus punya CC kalo mau beli aplikasi yang bayar, susah buat pelajar yang belum punya penghasilan tetap

  7. He he saya kebalik, beli macbook masih core2duo dulu, hapus MacOS ganti Ubuntu dari 2004 s.d saat ini pakai setiap hari
    http://belitong.wordpress.com/2012/12/16/opini-mana-yang-lebih-unggul-cb150r-streetfire-atau-new-vixion/

  8. windows, linux, android sukses nemplok di leptop, tinggal OSnya apel yg belum terpasang, btw ada yg punya osnya gak ya? tentunya yg gratisan😀

  9. Sangat tepat digambarkan sebagai blessing / curse. Jika penggila linux mengatakan windows itu terlalu mengikat, tidak memberi kebebasan, maka OS apple ( OSX dan IOS ) bukan sekedar mengikat, tapi menindas =)).
    Saya pengin sekali mendengar opini orang yang maniak linux, tapi pada saat yang sama juga maniak apple. Silahkan share kesan-kesannya di sini.

  10. saya pengguna setia apple…dari pertama belajar komputer desain langsung pake apple…waktu itu pakenya imac G3, minjem ama temen, trus kantor beli powermac varsi jadul buat kerja, ga lama kemudian, krn performa poermac udah ga layak, kantor beli G4 baru…baru tuh berasa make mac…setelah itu males kalau make komputer lain…rasanya kurang gimana kalau bukan pake mac…setelah beberapa lama pake G4, kantor nambah lagi desktopnya, cuma kayanya produk gagal, krn performanya sgt lambat, ga bisa buat kerja desain…ditambah lagi layarnya LCDnya bocor, keluar garis2 horizontal yg semakin lama semakin banyak…punya temen sebelah malah hampir menutupi 60% monitornya…parah…akhirnya kantor beli lagi yag mac pro…emang maknyoss apple…cuma blm sempet ngerasain produk selain komputer, ga kejangkau…muahal…tp apple itu bukan komputer, tp temen main ane, temen kerja ane…ada feelnya disitu…

  11. saya cuma pake imac dari smua produk apple, itupun punya kantor khusus buat artistik layout majalah, dan saya ngiri sama fotografer yang pake windows (bisa main game online di kantor)
    jujur aja produk apple mahal dibanding kompetitor😀

    • setuju..emang mahal…dan ane ngga ngimpi punya produk apple dirumah…cukup dikantor aja udah cukup mewakili…kebetulan ane kurang suka game, jadi fine2 aja kalo di mac kurang bgt gamenya…

  12. Dah hampir 2 thn pakai Apple (FaceTime) mmg mantaf.

  13. waw sampe segitu canggihnya iCloud. saya kira hanya penyimpanan data biasa seperti drop box


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: