Oleh: arantan | November 22, 2012

UMP naik, industri otomotif juga bersiap menaikkan harga

UMP naik, outsource juga di persulit, good, good, good tapi apa yang kemudian dilakukan industri? Naikin harga toh. Ya kalau semuanya pada naikin harga, ya nggak cukup lagi duitnya kita ya?

Lingkarannya begini:

  1. Penghasilan kurang
  2. Demo nuntut upah naik
  3. OK, upah di kasih naik
  4. Harga-harga naik
  5. … kembali ke nomor 1

Industri otomtif berusaha untu tidak melakukan PHK dulu, upah buruh naik tinggal semuanya dibebankan lagi ke kenaikan harga jual.


Responses

  1. UMK jangan naik pemerintah harus bisa nurunin harga barang-barang pokok gaji pns dan pejabat juga jangan naik melulu jadi seimbang

  2. setiap tahun gaji naik, ini justru memicu inflasi.

  3. buat pengusaha gak semudah itu menaikan harga produknya, karna di market persaingan juga ketat, negara lain juga punya produk yang bagus dg kualitas yang ok, kalo produk kita mahal juga enurunkan daya saing kita, puyeng dah pokoknya

  4. kenaikan UMP mungkintidak berpengaruh bagi perusahaan yang sudah membayar lebih dari UMP yang diajukan.

    UMP bisa diterima pengusaha dengan syarat biaya siluman dihilangkan.

  5. Lingkarannya begini:

    Penghasilan kurang
    Demo nuntut upah naik
    OK, upah di kasih naik
    Harga-harga naik
    … kembali ke nomor 1

    kog bisa ya…?
    negara lain bisa menaikan kesejahtraan pghasilan tnpa kembali ke nomer 1 lagi gimana ya???

  6. judulnya lingkaran setan …, harusnya pemerintah mengupayakan penurunan biaya hidup bukan menaikkan upah. itu hanya solusi sementara.
    nanti semua orang gajinya jutaan, tp nga ada artinya kalau biaya hidup tinggi.

    • Setuju sama yang ini. Kekuatan buruh sebaiknya dipakai untuk menuntut penurunan harga bahan pokok, bukan nuntut gaji naik.

      • lha buruhnya sendiri yg minta naik gaji kok mas, di dki aja minta naik jadi 2,7 walau deal 2,2..
        wiihhh pengusaha bisa kabur tuh, antau pindah aja ke jatim/jateng yg upahnya cuma separoh dari itu

    • Setuju mas
      klo kayak gini lingkaran setan namanya

      http://www.dk8000.co.nr

  7. Bener banget, yang miskin kalah dengan yang kaya

  8. kasian masyrakat masih bnyk yg hidup dg standar UMP..

  9. Beli Viar Lebih Untung…!!
    Analogi perbandingan harga jual kembali motor Viar dibandingkan dengan motor pabrikan lain

    Membeli Viar adalah Investasi yang sangat tepat..!!,tidak percaya?,mari kita hitung hitungan

    Beli Motor Viar Star Z,Harga OTR = Rp.8.200.000,setelah dipakai 3 Tahun,harga Jual kembali dapat mencapai 5,5 juta,harga terendah 4,5 juta,kita ambil yang kerugian terbesar menjadi kerugian yg diderita adalah 4,5juta

    bandingkan dengan apabila Anda mengambil Investasi motor pabrikan merk lain
    harga OTR nya Rp.15.500.000,setelah dipakai 3 Tahun Harga Yang diterima Showroom Motor Bekas paling tinggi adalah Rp 9 juta,kalau kondisi motor tersebut kurang baik bisa saja hanya dihargai Rp 7 juta,maklum harga part orisinil motor ini tergolong mahal

    Kerugian Investasi = Rp. 15.500.000 – Rp. 8.000.000 = Rp. 7.000.000

    dari sini jelas sekali bukan lebih besar mana kerugian yg diderita oleh konsumen akibat depresiasi harga jual motor..!??

    apabila kondisi itu diterapkan ke Motor Viar Star Z yg OTR nya hanya Rp 8.200.000 maka Motor Viar hanya dihargai Rp 1.200.000,tentu sangat tidak logis dan tidak masuk akal sebuah motor hanya dihargai dengah harga seperti itu,Konsumen pun berhak marah apabila motor nya ditawar oleh showroom dgn harga 1,2 juta saja…!,tentu keadaan tsb tidak logis diterapkan untuk motor Viar

    belum ditambah kerugian akibat borosnya penggunaan BBM,penggunaan BBM motor ini 3x lipat lebih boros dibanding motor Viar,maklum Motor ini memiliki cc diatas 120 ,apabila Anda mengisi Bensin motor Viar Rp 20.000 per minggu / Rp 80.000 per bulan,maka anda harus mengeluarkan Rp 240.000 perbulan,kerugian bertambah menjadi Rp 160.000 belum ditambah mahalnya Pajak Kendaraan Bermotor karena motor ini mengusung CC yg sangat tinggi

    Perincian Kerugian motor Merk lain
    Depresiasi harga Jual : Rp. 7.000.000
    Pemborosan BBM : Rp. 160.000 x 12 bulan x 3 tahun = Rp 5.760.000
    Mahalnya Pajak : Rp. 50.000 x 3 Tahun = Rp. 150.000
    Mahalnya Service & Spare Part : Rp. 250.000 x 3 Tahun = Rp. 750.000

    Kerugian = 7.000.000 + 5.760.000 + 150.000 + 750.000
    Total Kerugian Selama 3 Tahun = Rp 13.660.000
    Kerugian Perbulan = Rp. 13.660.000 / 36 bulan = Rp 379.000

    BAYANGKAN…!!!,dengan kerugian perbulan yg hampir mencapai Rp. 400.000,dengan kerugian sebesar itu anda bahkan dapat mencicil Motor Viar Star Z yg cicilannya hanya 300 ribuan per bulan

    SEGERA Tinggalkanlah motor Boros dan Tidak Ekonomis seperti itu,sudah saatnya Kita dapat berhidup Hemat namun tetap Trendy!

    • TQ commentnya, nanti kalau ada waktu saya coba hitung lagi. Sementara yang saya lihat perhitungan Anda salah di depresiasi, dimana pada total Anda sebutkan 7 juta, padahal si Viar pun mengalami penurunan sebesar 4.5 juta, harusnya dalam total yang Anda masukkan adalah selisihnya yaitu 2.5 juta saja.

      Setelah itu soal BBM, asumsi Anda soal 3 kali lebih irit perlu dibuktikan. Saya lihat model Star Z mirip dengan Vega, coba di test jalan antara Vega dengan Vior. Jadi selama belum terbukti saya tidak bisa mencantumkan soal bahan bakar ini.

      Pajak/PKB mengikuti harga motor, jadi mungkin betul, paling tidak selisih pajaknya bisa 50 ribu atau bahkan lebih.

      Untuk service dan parts, juga menurut saya tidak bisa dihitung. Kenapa? kita tidak tahu juga secara riilnya berapa kali harus service si Viarnya? Apakah motornya sama reliable? Perlu dihitung juga secara lebih detail soal free service selama 1-2 tahun pertama.

      Anyway, kalau perhitungannya seperti yang Anda sebutkan mungkin seluruh dunia belinya Xenia-Avanza. BAYANGKAN!!! sudah irit, resale value bagus depresiasi kecil, pajak juga kecil, parts juga murah!!! Tapi kenyataannya banyak konsumen yang punya demand mobil lebih tinggi, butuh kenyamanan, butuh kecepatan, tenaga dan lain-lain yang tidak bisa di penuhi oleh Xenia-Avanza. So memang tidak selamanya soal “murah” atau “harga jual” yang jadi pertimbangan semata.

    • Viar umur tiga tahun harganya 4,5 juta ??
      sapa mo beli kang ??
      Gak tau kalo dealer Viar yang trade in

    • kalo mau investasi jangan beli motor atau mobil… tp beli emas, rumah, tanah, dan sejenisnya… kalo saya beli motor karena faktor efisiensi atau penghematan… bila dibanding dengan moda angkutan lain seperti mobil atau naik angkotan kota…

      dan faktor efisensi/hemat hanya berlaku untuk motor pertama… sedangkan untuk motor ke 2,3 dan seterusnya ada faktor lain yang berperan seperti gaya, gengsi, dll….

      • kenapa ya ??setiap ada kata “investasi motor ” selalu ada yg bilang investasi kok motor….harusnya beli rumah,tanah….emang adanya rumah ato tanah seharga motor???dan jual rumah/tanah gak gampang kalo kita pas butuh duit cepat

  10. kalo karyawan pabrik motor gaji sebelumnya sudah 2 juta ya harusnya ga ngaruh

  11. Rasanya akhir-akhir ini hampir tiap hari liat buruh pada konvoi mo demo.
    Katanya upah minimum mo naik 700 rebu ….
    Apa mentang2 Gubernur baru, terus Satpol PP gak boleh bakbuk lagi ??

    Saya cuma khawatir, akan ada investor yang angkat kaki…
    Semakin dikit orang yang mau jadi pengusaha…
    Khawatir barang2 India dan China malah semakin membanjiri kalo harga jual produk di marih kalah bersaing.
    Jadilah kita semangkin ngaplooo…

  12. pemerintah harus bisa mengendalikan harga di pasar, klo terus2an menyerahkan ke mekanisme pasar tanpa kontrol, kek di US dan Eropa jadinya ntar; gak hanya permintaan, maupun penawaran (demand – supply), tapi juga siapa yg nimbun, dan nahan barang, impor komoditi penting saat ada panen di dalam negeri itu juga harus di kendalikan. klo gak, biaya hidup akan naik selalu dan UM akan di tuntut akan naik…

  13. ” setiap hari pada demo sapa yang kerja” celetuk tamu gue…hahahahahahaha lucu juga komen sijepang satu ini…kata dia lagi” mending perwakilan aja yang musyawarah..sedang yang laen tetep kerja, acara musyawarahnya dilaporkan terbuka..”

  14. Nimbrung dikit bro..
    klo menurut ane naik gaji Ga selalu diikuti naiknya harga harga barang, harga barang biasanya mengikuti BBM, klo BBM naik barang naik, klo BBM turun barang Ga ikut turun..
    ini menurut analisa ngawur ane pribadi ya bro….😉

  15. semua permintaan pasti ad resikonya..
    bila disektor industri otomotif gaji buruh udah tepat, karyawannya hepi shrgnya g terpengaruh tuntutan UMP. jgn nyari2 kesempatan..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: