Oleh: arantan | September 16, 2012

Busway memasuki era baru menjadi BUMD

Foto labirin jembatan buswa yang maksudnya menghubungkan 2 koridor besar, koridor 1 Blok M – Kota dengan koridor 9 Pinang Ranti-Pluit.

BU… what? Saya juga baru denger soal BUMD.

Kalau saya baca-baca, cmiiw, BUMD itu singkatan dari Badan Usaha Milik Daerah. Ciri-ciri BUMD kalau menurut wikipedia adalah sebagai berikut:

Ciri-ciri BUMD

  • Didirikan berdasarkan peraturan daerah (perda).
  • Dipimpin oleh direksi yang diangkat dan diberhentikan oleh kepala daerah atas pertimbangan DPRD.
  • Masa jabatan direksi selama empat tahun.
  • Bertujuan memupuk pendapatan asli daerah guna membiayai pembangunan daerah.

Tujuan

  • Memberikan sumbangsih pada perekonomian nasional dan penerimaan kas negara
  • Mengejar dan mencari keuntungan
  • Pemenuhan hajat hidup orang banyak
  • Perintis kegiatan-kegiatan usaha
  • Memberikan bantuan dan perlindungan pada usaha kecil dan lemah

Puanjangggg! Butuh kaki kuat untuk bisa jalan pindah dari koridor 1 ke koridor 9. Jalan naik dan turun ramp + tangga bisa sekitar 1 km an lebih.

Ini ada kutipan lagi dari vivanews sini, yang di post pada akhir 2011, konon pada tahun 2012 ini busway harusnya sudah berstatus BUMD.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Riza Hashim membenarkan. Dengan menjadi BUMD, lapisan birokrasi yang harus dilalui BLU diharapkan jadi lebih sedikit. “Supaya lebih efektif, mandiri, dan berkembang. Sekarang kan masih banyak birokrasi.”

Akbar membantah perubahan status menjadi BUMD akan membuat Transjakarta leluasa mencari keuntungan. “Tidak ada profit. Yang ada kelebihan dana.” Jika tujuannya untuk mencari keuntungan, kata Akbar, Transjakarta bisa mengurangi bus untuk menekan biaya operasi.

Ketakutan banyak pihak adalah begitu menjadi BUMD, dana dari pemerintah yang biasa di sebut “subsidi” dicabut. Ya memang nilai subsidinya BBM untuk transsjakarta naik terus dan mungkin semakin memberatkan pemerintah pusatnya. Data dari  Kompas menyebutkan sampai tahun 2011 subsidi BBM untuk busway naik terus, 2012 belum ketahuan karena belum closing. Lha busway mungkin akhirnya dianggap ini beban daerah alias urusan “daerah”. Lebih baik daerah juga yang mengelola.

Saya nggak terlalu perduli juga soal pengelolaan sih, mau BUMN, BUMD, apa swasta, PMA pun, terserah saja sih. Tapi saya sebagai pengguna busway titip all the best aja lah.

Semoga layanannya membaik, lajur buswaynya bisa di sterilkan, armada diperbanyak, terminal di bagusin, halte masak nggak bisa di AC-in ya? Paling tidak design di pikirkan lagi. Itu halte kalau penuh sesak bikin lemas, karena sifatnya yang tertutup dengan ventilasi yang tidak dipikirkan untuk bisa memberikan pertukaran udara dengan nyaman. Exhaust untuk pertukaran udara yang ada di atas setiap pintu … mati, pintu otomatisnya selalu juga mati, sudah lama mati dan nggak tahu apakah akan dibetulkan. Note juga dipandang dari soal pengudaraan, untungnya pintu itu selalu mati dan membuka terus, jadi udara bisa masuk kalau tertutup, kelenger dagh.

Gubernur baru Jakrta ini semoga bisa mengupgrade transjakarta ini.

http://megapolitan.kompas.com/read/2012/06/21/10402128/Jika.Menjadi.BUMD..Subsidi.Transjakarta.Diperbolehkan

Dengan besarnya subsidi BBM yang mencapai Rp125 triliun, rata-rata biaya operasional perhari sekitar Rp 350 miliar. Sementara besar subdisi dari tahun ke tahun adalah pada 2004 sebesar Rp 46.232.785.000, pada 2005 sebesar Rp 68.000.197.000, pada 2006 sebesar Rp 179.317.234.000,- pada 2007 sebesar Rp. 153.640.378.000. Kemudian pada 2008 sebesar Rp 221.912.983.000, pada 2009 sebesar Rp 271.728.705.086, pada 2010 sebesar Rp 281.143.790.811, dan pada 2011 sebesar Rp 348.646.035.000.


Responses

  1. Nyaman juga naik bus trans.
    Daripada naik kopaja atau mayasaribakti.

  2. semoga jd lbh profesional..

  3. kalo misinya profit, bentuk layanan publik nya jadi hilang dong…
    well liat aja ke depannya gimana..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: