Oleh: arantan | Juli 21, 2012

Gimana Malaysia membangun Proton? Indonesia perlu banyak belajar

Tulisan ini diambil dari Wikipedia sini, corporate website proton sini dan sumber-sumber lain.

Sejarah Proton Malaysia yang sudah ada di 50 negara dimulai sejak 7 May 1983, oleh arahan dari PM Malaysia saat itu, Dr. Mahatir Mohamad. Proton bermula dari research, teknologi dan parts dari Mitusbishi Motors. Ya makanya modelnya juga mirip-mirip.

Produksi model awal adalah Proton Saga yang dimulai sejak September 1985 dengan pabrik pertamanya di Shah Alam, Selangor. Awalnya memang parts dan komponen Proton di manufaktur seluruhnya oleh Mitsubishi tapi berangsur menggunakan parts lokal setelah transfer teknologi berjalan mulus.

Selanjutnya tahun 1993 muncul Proton Wira yang mirip Mitubishi Lancer, 1995 keluar Proton Perdana yang mirip Mitsubishi Galant.

Tahun 1996, Proton membeli Lotus dan mendapatkan ilmu tambahan tentang engineering dan otomotif. Dari ilmu baru ini Proton mengeluarkan Proton Gen-2. Gen-2 adalah mobil pertama yang buatan pabrik baru di Tanjung Mualim.

Baru pada tahun 2001 keluar Proton Waja, mobil pertama yang di disain secara internal oleh Proton. Tahun 2002 Proton punya market share lebih dari 60% di Malaysia yang akhirnya menurun ke 30%.

Selama lebih dari 2 dekade sejak Proton dimulai, saham Proton dimiliki juga oleh Mitsubishi Motors dan holdingnya Mitsubishi Corp. total share mereka adalah 15.86%. Sampai tahun 2004, mereka menjual seluruh sharenya ke Khazanah Nasional yang sebelumnya sudah memiliki share Proton sebanyak 42.7%. Partnership dengan Mitsubishi dihentikan karena kurangnya transfer teknologi.

So gimana dengan Indonesia? Apa nggak bisa toh?

PASTI BISA! Malah saya bisa bilang sudah bisa! Lho kita sudah punya industri dirgantara! Bisa bikin pesawat ui! Sebelumnya juga sudah punya pabrik motor kok!

Saya lihat Malaysia dengan Proton – Mitsubishi, Hero Corp di India juga punya template sama

Hero Motocorp Ltd. (BSE500182NSEHEROMOTOCO) formerly Hero Honda is an Indian motorcycle and scootermanufacturer based in New Delhi, India. Hero Honda started in 1984 as a joint venture between Hero Cycles of India and Hondaof Japan.[4] The company is the largest two wheeler manufacturer in India.[5] The 2006 Forbes 200 Most Respected companies list has Hero Honda Motors ranked at 108.[6]

In 2010, When Honda decided to move out of the joint venture,[7] Hero Group bought the shares held by Honda.[8] Subsequently, in August 2011 the company was renamed Hero MotoCorp with a new corporate identity.[9] On 4th June 2012,Hero Motocorpapproved a proposal to merge the investment arm of its parent-Hero Investment Pvt. Ltd. into the automaker.The decision comes after 18 months of its split from Honda Motor. [10]

Kalau kita lihat produsen mobil Korea Hyundai juga seperti itu, awalnya mereka join dulu dengan Ford, sejak 1968. Mereka juga bikin aliansi dengan Morris.

Chung Ju-Yung founded the Hyundai Engineering and Construction Company in 1947. Hyundai Motor Company was later established in 1967. The company’s first model, the Cortina, was released in cooperation with Ford Motor Company in 1968. When Hyundai wanted to develop their own car, they hired George Turnbull, the former Managing Director of Austin Morris at British Leyland. He in turn hired five other top British car engineers.They were Kenneth Barnett body design, engineers John Simpson and Edward Chapman, John Crosthwaite ex-BRM as chassis engineer and Peter Slater as chief development engineer.[6][7][8][9] In 1975, the Pony, the first Korean car, was released, with styling by Giorgio Giugiaro of ItalDesign and powertrain technology provided by Japan’s Mitsubishi Motors. Exports began in the following year to Ecuador and soon thereafter to the Benelux countries. In 1991, the company succeeded in developing its first proprietary gasoline engine, the four-cylinder Alpha, and transmission, thus paving the way for technological independence.

Selain ada dukungan principal yang kuat apalagi kesamaan para produsen otomotif “baru” ini?

Modal, again masalah resource dan komitmen jangka panjang, kalau sudah membangun industri otomotif, bukan lagi hanya langkah kecil. Presiden pun hari gini perlu ikut turun. Sampai kasih proteksi dan insentif lah. Mau jadikan BUMN? Kenapa tidak?

How to?

Tenderkan secara terbuka, langkahnya sudah harus strategis.

  • Tender terbuka dan transparan bagi siapapun pengusaha swasta lokal yang punya basis dan know how manufacture
    Kasih proteksi juga ke para pengusaha swata lokal ini, maksimum misalnya cuman boleh 2 pengusaha lokal sampai 10 tahun kedepan.
  • Tentunya selain know how si pengusaha juga harus punya modal cukup
  • Pemerintah kasih proteksi yang cukup, atau kalau mau sekalian setor modal jadikan BUMN?
    Komitmen juga harus jelas, sampai 10 tahun yang akan datang
  • Pemerintah dan si pengusaha swasta lebih baik ajak partner luar yang mumpuni.
    Deal sama partner/principal juga harus fair, what is in it for them? Model build operate transfer?
    Atau nanti sudah sukses ditendang?

Mobil listrik atau bahan bakar? nggak soal, yang penting itung-itungan komersilnya jelas. Mobil itu nanti untuk apa? Untuk siapa dan kapan?

Kita BISA!


Responses

  1. Emang bisa, sayang para pemimpin negeri ini kurang punya visi ke depan, jadi gak menekan pemodal-pemodal bermental pedagang agar melakukan transfer teknologi

  2. Iya sudah banyak contoh tapi entah kenapa pengusaha Indonesia tidak berani, pemerintah enggan mendukung. Contoh juga Bajaj, tadinya cuman Importir sampai akhirnya punya lisensi produk Piaggio th 60an, kerjasama ama Kawasaki, kerjasama ama Suzuki, akhirnya sekarang punya teknologi KTM.

  3. yah liat Esemka aja. mobil buatan anak negeri malah dipersulit ketika tes uji emisi atau sbagainya, malah pemerintah menggandeng atpm jepang untuk bikin mobil murah dibawah 100juta. heran negeri sendiri matiin produk sendiri

    • kurangnya nasionalisme dan lahan bisnis basah serta instan… kalau kita bikin sendiri orang 2 berduit mikir… kapan untungnya???? recearch terus… padahal jabatannya cuma 5 tahun… wis ujung2nya duit lah…. selama masih menjabat cr duit sebanyak 2 nya… pejabat kita bukannya gitu?

      • Ha ha ha🙂 ada benernya, tapi bukan soal duit. Project yang dibuat pemerintah sebelumnya belum tentu berlanjut.

        Dalam arti bisa dilanjutkan juga lho.

  4. ya presidennya 5 taun sekali ganti dan saat presiden ganti proyek-nya juga ganti2. itu adalah salah satu country risk dalam business assesment, ketidakkonsistenan pemerintah, lah mana ada business man yg mau maju..

  5. ngapain mas arantan capek2 ngomongin proton..??

    LHA WONG PABRIKNYA AJA UDAH BANGKRUT….!!!!

    udah banyak link nyang mbahas…

    http://www.kaskus.co.id/showthread.php?p=711358480

    • ebuset🙂 ha ha ha.
      Nanti ada next partnya bro.

  6. indonesia dulu pernah punya perkasa (texmaco). tapi pemerintah juga tidak mendukung malah di matikan. padahal review produknya bagus. baik sasis untuk bus maupun produk truknya. malah sudah riset juga buat mpv keluarga. dengan memakai basis mesin kijang.

  7. Artikel sambungan yg kemarin
    sepertinya om arantan geregetan neh hehehe
    tp yg jd masalah skrg adalah hampir semua pejabat publik dah pada ribut pemilu 2014🙂 boro2 mikirin green car dan mass rapid transport, rakyat seperti nya mulai dilupakan. Ntar masuk 2014 baru deh tebar janji lg hehehe. Sekali lagi perlunya komitmen bukan hanya saja dlm mengurus kebijakan green car tp juga komitmen BAHWA PEMERINTAH ADALAH “PEMBANTUNYA” RAKYAT. BUKAN SEBALIKNYA

    http://Www.dk8000.co.nr

  8. indonesia emang hrsnya jd negara maju baru bersama BRIC, syg bnyk pihak yg gak mengingkan Negeri ini maju. Inka, IPTN, Texmago, Timor, PTPAL, dll smua adlh industri skla dunia yg menjanjikan..

  9. Ya jelas bisa dong Indonesia kalau bikin mobil, PASTI BISA KALAU ADA KEMAUAN DAN SERIUS ! lihat saja sumber daya alam melimpah di Indonesia, bijih besi banyak mau apa lagi coba, industri otomotif sudah masuk kebutuhan pokok, jangan ditunda-tunda lagi, Indonesia bukan negara sekecil singapura atau brunai darusalam, Indonesia adalah negara luas penduduk nya pun banyak jelas itu adalah pasar untuk penjualan produk, kalau bisa buatnya mobil ampibi biar bisa lintas pulau lintas lautan he he he oke kan?

  10. pemerintahane g open ama anak bangsa yg mo nunjukin skilllllllllllllllll y

  11. Pemimpin negri ini sibuk mikir hari ini mau main golf dimana? Makan di hotel apa?.. gimana mah konsen mikirin memulai pabrik mobil.., kalau sudah jadi baru pada rebutan jadi direktur or komisaris..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: