Oleh: arantan | Juli 17, 2012

Peran XL soal keselamatan jalan

Disclaimer dulu …

Posting ini adalah pendapaat PRIBADI, BUKAN atas nama perusahaan tempat saya bekerja. Segala tolak pikir yang ada di posting ini jangan di sangkut pautkan dengan kebijakan dan pemikiran perusahaan yaaaa.

OK…

Latar belakangnya gini.

Beberapa teman, punya pemikiran baik untuk meminta operator untuk berperan lebih soal keselamatan jalan. Ini karena konon pada tahun 2010 lalu, menurut data kepolisian, pengoperasian handphone berkontribusi pada kecelakaan di jalan. Besarnya 1.67% dari seluruh kecelakaan.

HP konon menyumbang sekitar 1.67% dari seluruh kecelakaan.

Pemikiran saya pribadi seperti ini:

  1. Angka 1.67% berarti, harus disadari berarti ada 98.33% lagi penyebab kecelakaan yang tidak ada hubungannya dengan handphone.
    Kalau penymbang 1.67% saja harus memasukkan anjuran keselamatan pada setiap komunikasinya, maka alangkah baiknya kalau semua brosur otomotif pun dilengkapi anjuran keselamatan jalan, nyatanya sampai sekarang enggak kan? Apakah permintaan saya aneh? Lha, ini soal 98% kok! Dan pasti namanya kecelakaan lalulintas, pastinya yang celaka menggunakan mobil atau motor kan? Kalau ditempel di brosur otomotif pasti tepat sasaran. Nyatanya teman-teman produsen otomotif menggunakan tempat yang berbeda untuk melakukan tanggung jawab sosial soal keselamatan jalan.Marketing ya marketing, CSR ya CSR, PSA ya harusnya PSA.Kembali lagi saya remind…kontribusi 1.67%, kalau istilah kedokteran, presentase segitu masih bisa diabaikan… Mending fokus ke penyebabnya yang 98% itu lho?! Itu mau diapain?Jangan pakai kira-kira, asumsi, 5 dari 10 kecelakaan disebabkan hadnphone? Berarti 50% donk? Wah-wah? angka dari mana ya?
  2. Growth pemakai kartu baru berapa banyak sih? 2 jutaan pertahun *konon, alias cuman 1 persen setahun? maybe?
    Coba saya tanya apa dari pembaca masih ada yang ingat tulisan apa di starter packnya? Itu lho, text di starter pack yang dibeli 10-15 tahun yang lalu? Gw yakin nggak.Tahu siapa yang beli starter pack saat ini? Anak usia SD – SMP! Just believe me. Apa mereka tepat untuk di berikan penyuluhan soal keselamatan jalan?Atau, starter pack untuk handset kedua atau gadget seperti iPad, Tab-Tab… SIM card langsung masuk ke device, boro-boro bungkus starter packnya dilihat, nomornya aja nggak hafal? iya apa iya?
  3. Kalau Starter Pack nggak nendang… Kan bisa juga broadcast lewat SMS?
    Bisa dong! Sebagai operator blast SMS bisa kapan aja kok, secara teknisnya mau 10 kali sehari juga bisa! Cuman ini sudah masuk koridor lain. Apa nanti nggak ngeselin orang? Salah sasaran misalnya, saya nggak mau nerima SMS nggak penting! Weleh, salah lagi nanti si operator… Saya nggak nyetir mobil dan motor kok! <- Mangkanya gw bilang mending masukkin ke brosur mobil/motor.XL dan operator lain pernah kok diminta untuk broadcast petunjuk pemerintah, ya pasti comply dong. Ya kali ini pun kalau ada apa pun petunjuk broadcast tentang keselamtan jalan dari pemerintah, XL pasti comply.
  4. Fokus CSR XL
    CSR XL saat ini punya fokus utama untuk pendidikan, melalui Komputer untuk Sekolah interaktif dan XL Future Leaders. Kalau mau saya terangkan = pwanjangggg, karena area inilah kompetensi utama, ya bisnis XL di komunikasi, kita ber CSR yang kita paham. Di perusahaan banyak ahli-ahli di bidang komunikasi, kita  banyak membantu masyarakat disana.Selain fokus utama apa? XL juga banyak melakukan community development. Maksudnya kalau ada kebutuhan kemanusiaan tentu kita bantu. Misalnya, bantuan bencana alam, mulai dari tanggap darurat, posko bantuan, sampai pemulihan bencana, pembangunan sekolah, pengadaan perpustakaan dan lain-lain… Dan ini sudah dilakukan, dan akan terus dilakukan.
  5. Sumbangsih XL untuk keselamatan jalan
    XL sebetulnya sudah banyak peran lho, tapi tidak semua kegiatan CSR XL pakai peliputan. Ya untuk apa juga toh? Kita baru mengeluarkan special effort untuk spending publikasi kalau ada kebutuhannya. Misal: penjaringan kandidat XL Future Leaders ya itu memang ada placement di koran.Untuk lalu lintas gimana? Saya tulis berdasarkan ingatan saya, kalau yang dilakukan di region tidak terekam, tapi ini lah beberapa:

    1. Produksi peta Mudik lebaran, berjmlah 30 ribuan untuk disebar di posko mudik dan pos-pos polisi.
    2. Posko mudik sepanjang jalur pantura, gabung kerjasama dengan kepolisian
    3. Sticker jangan memakai HP sambil berkendara
    4. Nomor khusus untuk NTMC untuk informasi jalan
    5. Nomor khusus bekerja sama dengan Get Home Safely
    6. Kerjasama dengan polda metro, komunikasi berupa spanduk reminder keselamatan

XL berkontribusi bukan karena merasa bersalah sebagai penyebab kecelakaan lho, tapi lebih karena tanggung jawab sosial ke masyarakat. Ada yang lagi susah dibantu, tapi kompetensi dan fokus tanggung jawab sosialnya ya bukan disitu. Ya lihat yang 98 persen dong akh!

Kenapa tanggung jawab sosial untuk keselamatan jalan tidak diliput? emm… nggak ajah😛 kita low profile akh!


Responses

  1. wow fluktuasi kecelakaan pake hape meningkat 1.288 %

  2. 138% peningkatan karena NGEBUT.. kendaraan sekarang makin memungkinkan untuk ngebut ya?:mrgreen:

    dan 790% peningkatan pada faktor MABUK, itu berarti makin banyak yg “sadar alkohol”..:mrgreen:

    *atau “mabok” yg arti satunya lagi yah? xixixi.. 🙂🙂🙂

  3. salut untuk XL

    jelas ini komentar pribadi, secara program dan orang2nya yang mana saya pernah 3 tahun di XL asyik2


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: