Oleh: arantan | Februari 22, 2012

Ironisnya: Indonesia sebagai negara market sepeda motor ketiga terbesar didunia tidak punya tim WSBK

Indonesia adalah pasar sepeda motor terbesar ketiga di dunia setelah Cina dan India, walau yang beli motornya banyak, karena untuk commuter, daya beli dan juga kebutuhan… orang kita kebanyakan menggunakan  skutik atau bebek, moge? Boro-boro moge, motor road bike + sportbike konon cuman sekitar 7% dari total penjualan kok.

Tapi  hebatnya seperti diberitakan oleh banyak blogger, detik sampai ke media massa di luar, Indonesia bisa lho menyelenggarakan ajang WSBK.

Pertanyaannya kalau diadakan tahun 2013, apakah hanya dalam 2 tahun Indonesia bisa punya tim WSBK yang paling tidak lumayan? Kalau keluarnya wildcard kemudian hasilnya bontot di negara sendiri malah bikin malu.

Malu-maluin kan kalau orang Indonesia hanya sebagai komentator?
Malu-maluin kan kalau Indonesia hanya jadi pasar yang tetap stabil walau di belahan Barat dan Jepang sedang krisis?
Malu-maluin kan kalau lebih dari 200 juta rakyat Indonesia dan sekian juta pengguna motor… nggak bisa menempatkan satu orang di WSBK?

Semoga kita bisa lebih dari sekedar “penonton” dan “pemberi dana” apa mungkin ya?


Responses

  1. Semoga aja nanti ada🙂

  2. Politik mercusuar. Biar tekor asal kesohor. Pasar motor ketiga dunia, tapi semuanya didominasi bebek ama skutik. Pemerintah kita keblinger. Daripada sok2an ngadain WSBK, mendingan pemerintah lebih fokus ke bagaimana caranya meningkatkan taraf ekonomi rakyat dan memperbaiki infrastruktur jalan. Kalo rakyat makmur dan kaya, ngga usah disuruh juga pasti pada beli moge semua, ogah beli bebek atau skutik. Kalo banyak yg punya moge, otomatis budaya moge pun bisa berkembang baik. Kalo jalan2 di Indonesia mulus2, naek moge juga enak. Dengan sendirinya balapan bebek akan punah dan tergantikan dengan balapan moge. Kalo budaya moge udah menjamur, ke depannya lebih gampang nyari bibit2 pembalap muda berbakat di kelas moge. Ujung2nya, lagi2 saya cuma bisa nyalahin pemerintah yang keblinger

    • keywordnya biar tekor asal kesohor🙂 He he he, harus cukup berbangga bro bisa mengadakan saja berarti sudah cukup dipercaya, what’s next? Moto GP? mungkin aja.

      Bisa mendatangkan devisa dan mungkin, semoga bisa membuat Indonesia lebih terlihat secara internasional.

      Untuk meningkatkan taraf hidup lebih dulu setuju, tapi sungguh syulit he he he.

  3. Kalo infrastruktur jalan bagus, naek moge juga enak. Kalo sekarang kan lucu. Gara2 infrastruktur jalan yang ancur2an, orang yang mau naek moge kemana2 kudu dikawal. Akhirnya timbul kesenjangan sosial. Lah gimana ngga harus dikawal. Kalo ngga dikawal, bisa sengsara di jalan doi. Wahai pemerintah, denger omongan saya ngga? Budayakan dulu kebiasaan moge di masyarakat dengan cara meningktakan taraf hidup masyarakat dan membangun infrastruktur yang yahud. Baru deh setelah itu mulai mikir ngadain kejuaraan moge kelas dunia

  4. mateo mana mateo? doni tata mana?

    • matteo 90% confirm turun di wsbk … 10% masalah prosedural

      • Sip gan! Satu tahun penuh atau sekali di Sentul?

    • Doni who?🙂

  5. tp kita punya koruptor no 1 mas, mafia italia aja kalah.

  6. gimana mau punya team superbike gan, lah wong motor gedenya aja susah bener nyarinya, kalo ada pun mahal, udah gt sparepart susah, hehehe….

  7. taraf berfikir yg penting bro, taraf hidup meningkat itu tinggal “klik” lha indonesia itu kaya raya, membangun itu dua arah, wsbk termasuk membangun keluar (penting juga) biar indonesia ga kuper

  8. Ironis… tapi mungkin dilihat dari korelasinya mas… kalo jualannya banyak bebek maka ya turun di balap bebek saja…

    Padahal ATPM ada loh yang mensponsori team Motogp, kenapa untuk pembalap Indonesia kagak ada yang disponsorin ke Motogp ato WSBK yah??? IRONIS…

    http://joetrizilo.wordpress.com/2012/02/23/suzuki-gw-250-40-an-juta-kemahalan-coy-mending-beli-mass-rapid-arina/

  9. Kalo ane liat disini lebih ke segi entertainment dan bisnis, sekaligus promo wisata, lucu kan Indonesia yang penjualan motornya terbesar (k3), kalah dengan malaysia, dalam hal promo wisata balap motor.

    ane harap sirkuit di lombok jadi terwujud,

    lagipula kl kita liat, China dan India sebagai penjulan motor terbanyak jg ga punya tim di WSBK, ataupun di moto gp.

    apalagi jepang punya tiga pabrikan di Moto gp ga ada pembalapnya satupun di moto gp, plg di moto 2, moto 3 jg kliatannya ga ada.

    kl liat dari India yg mulai dengan Mahindra (mot 3) dan Force Gp di F1 memang semuanya melibatkan swasta. kl di Indonesia sdh bagus dg mulai galaknya kelas indoprik 250, kl segmen sport 250 dah bagus bisalah mulai wild card 250 (moto 3) jg langsung setahun, dijamin kaya dl lagi. kecuali ada yg mau kaya casey stoner pindah ke Inggris atau italy.

    tim dari indonesia susah terwujud selama kompetisi dalam negri belum membaik untuk kelas sport, liat ketika kompetisi salam negri baik (bebek) indoneisa cukup bertaji di kelas International.

    kl penyelenggaraan event motogp dan wsbk sepanjang yg ae tau semuanya melibatkan pemerintah, mulai ribut di austin texas kemarin, atau di perbaikan sanchering, semua pemerintah menilai penyelenggaraan ajang internasional ini sebagai upaya meningkatkan wisata (devisa).

  10. indonesia sampai saat ini masih berkutat dengan balap skutik dan bebek. semoga kedepannya bisa berubah.

  11. intinya bisa ngk sembalap Wildcard kita bisa sehebat Wildcard Jepun??..min bisa ngacak2 barisan tengah lahh😀

  12. sibuk dengan motor bebek

  13. dengan WSBK bisa diSentul aja dah bisa ikut berbangga, wildcard ? tahu dek, mungkin Pak Sar perlu muda lagi xixixi😀 Salam

  14. gak ada yg pny skill bung, doni tata gk aah wong skillnya bebek. tu kejurnas kyk indoprik dll.yg gunain bebek n matik buang jauh2. main dong sport 150, 250. tp kendala masih di yamaha, pastinya gk mau, wong calonnya gk ada.

  15. syg yah.. pdhl dari 200 jt an rakyat kita, pasti adlah yg berbakat.. cm blm di “ditemukan”.. mari budayakan moge jgn bebek metik terus..

  16. sapa bilang Indonesia tidak pernah punya team WSBK, jaman WSBK tahun 1995-1997 Indonesia punya team WSBK yang disponsori GT Radial, namanya GT Radial Racing Team, pembalapnya waktu itu Om Dody Gozali, sekarang si om jadi RnD divisi ban sepeda motor GT Radial

    • hehe … indonesia udah agak bosen sama wsbk. setelah sempat host motogp alias gp500 sekali, berikutnya cuman bisa melanjutkan wsbk. beberapa produk indonesia juga ikut bertengger keliling dunia bersama sirkus wsbk.

      problemnya standar, sponsor ogah inves duit besar2 di sirkus motorsport.

      pertamina aja udah diperes buat gp2 (rio haryanto), p-wrc (rifat sungkar). begitu juga telkomsel. sisanya ke mana? paling2 cuman tulisan “semakin di depan” yg keliling dunia.

  17. sebenernya kl dkash motor yg sama bagusnya dg pembalap juara jg bisa menang kq. Buktinya juara dunia bebek dipegang orang indo.. Suruh stoner atau biaggi ikut kejurnas indoprix apa bisa dia jd juara nasional? Kl bisa berarti emang stonernya yg hebat bener, kl diluar 3 besar ya sama aja, stoner atau biaggi menang krn motornya bagus.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: