Oleh: arantan | Januari 9, 2012

Berita duka – biker meninggal saat touring

Saya terpaksa posting pakai kode-kode aja ya… Karena kejadiannya sungguh berbuntut tidak mengenakan bagi keluarga korban dan club nya. Cerita ini benar adanya tapi saya pun merasa harus menjaga perasaan mereka yang ditinggalkan, semoga cerita ini bisa menjadi pelajaran saja buat kita semua.

Kejadiannya sudah lewat sekitar 1-2 bulan lalu, ketika itu dalam perjalan touring ada seorang member yang menerbangkan teman wanita yang bukan pasangan resminya langsung ke tempat tujuan dan dari tempat tujuan kemudian bersamaan naik motor untuk kembali ke kota asal.

Sangat malang ketika dalam perjalan pulang tersebut, member dengan boncengernya tabrakan adu kambing dengan sebuah mobil. Si member meninggal di tempat dan si wanita boncenger meninggal beberapa saat kemudian di rumah sakit.


Responses

  1. Inalillahi.. smoga amal ibadahnya diterima disisiNya

  2. adu kambing ada dua kemungkinan
    1. biker ga mau ngalah
    2. pengendara arah berlawanan ga mau ngalah
    mbuh siapa yang ambil jalur siapa

    bagi yang ga pernah keluar kota kudu hati2, pengemudi bus2 diluar kota hampir ga ada yang mau ngalah, edaan semua.

  3. Innalillahi wainnailaihirojiun..
    Naudzubillahimindzalik,,,
    Semoga keluarga dan pasangan resmi nya diberi ketabahan dan kesabaran. dan diberi akhir yang husnul khotimah bukan suul khotimah..
    amien

  4. Turut berduka cita, btw ada “leason learned”-nya ngga dari ‘kasus’ ini (versi mas Sar)..

    Siapa tau bermanfaat bagi yg lain..

  5. turut berduka…semoga yg ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran..

    @man
    pernah saya ulas, ttg pengendara yg membahayakan dirinya dan org lain, salah satunya yg gk biasa keluar kota trus keluar kota (mobil maupun motor), kebiasaan2 (jelek) riding/nyetir di dlm kota yg sudah biasa di kota, bisa sangat berbahaya jika dibawa keluar kota..

    sekalian nitip om..
    http://boerhunt.wordpress.com/2012/01/08/monolog-ngawur-bin-ngasal-tentang-cbr150-dzoo-duke200-dan-pulsar/

  6. Kenapa harus di deskripsikan kalo boncenger sebagai “pasangan tidak resminya” ? kan ga etis bro. Kan tinggal bilang saja yang meninggal pengemudi dan boncengernya.

  7. Innalillahi wainnailaihirojiun…

    moga bs jadi bahan renungan kita bersama…

  8. azab itu pedih sodaraaaa

  9. kok mirip kejadian yg orang hsbc turing di puncak itu yah ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: