Wah kena ranjau paku di akhir tahun! Tubeless pun tembus

on

Stop, berhenti dulu sambil di foto

Melesek, gembos…

Tanggal 30 Desember 2011 kemarin, waktu berangkat kerja saya kena problem kecil. Selepas dari flyover Senayan, hampir masuk ke bundaran Semanggi arah Kuningan, tiba-tiba jalannya motor oleng, buntut seperti sukar dikendalikan. Repotnya memang saya lagi di jalur paling kanan, kecepatan sekitar 80 an kpj. Ya sudah langsung minggir ke kiri sambil tetap lihat spion…

Saya lihat ban belakang ternyata bener aja… gembos, tanya tempat tukang tambal ban ke orang-orang sekitar, mereka langsung menjawab sana, kira-kira 100 meteran. Sampai di tempat yang ceritanya tukang tambal ban tersebut kosong.

Nggak ada kompresor, nggak ada orangnya, nggak ada petunjuk apapun. Disini nih bener? Tanya ke tukang warung, si tukang warungnya memanggil si tukang tambal ban yang ternyata lagi duduk sambil merokok. Si abang tukang tambal ini melihat ban saya, “Tubeless ya bang? waaaa” saya tanya ke dia, “bisa nggak?” dan dijawabnya “bisa saya akalin nanti”… maksudnya???

Selang 5 menit aja, ada lagi seekor Vario yang ditenteng, sambil belakang oleng. Saya tanya “bocor ya?” dan dijawab “iya, sering nih disini”. Akhirnya bapak ini ditambal duluan.

Baru selang 5 menit lagi muncul korban berikutnya, jadi dalam rentang waktu 10 menit saja, sudah ada 3 korban. Lihat di foto bawah, ada 3 korban, saya dengan Skywave, Vario dan terakhir Tiger.

Bapak pemakai Tiger ini begitu siap sampai sudah sedia membawa ban dalam! Menurutnya dia sebelumnya sudah kenan beberapa kali, yang sering adalah di bawah bundaran Semanggi. Paku yang ditarik dari Tiger pun kelihatan jelas asal usulnya, sebuah batang kecil yang diruncingkan, batang dari ruji payung… Tubeless 500 ribuan keatas pun lewat sama benda seribuan ini.

Toolbox tempat tambal ban ini menggunakan karung goni beras, isi karung adalah  kunci-kunci pas dan peralatan lainnya. Benar-benar mobile, kalau sampai harus cepat pergi tinggal angkat bawa aja karungnya tidak mencurigakan! Pompa yang digunakan pun adalah pompa tangan, jadi mudah dibawa…

Ban saya akhirnya diakali pakai power glue, nggak tahu deh bisa tahan sampai kapan, semoga awet.

 

11 Comments Add yours

  1. Adham Somantrie berkata:

    kalo bukan ring 17″, pake tubeless mending sedia stok ban dalam di bagasi. trust me.

    dan AFAIK, kalo tubeless biasanya gak langsung gembos blas. gw malah pernah seminggu gak dicabut pakunya, baek2 aja tuh.

  2. vanz21fashion berkata:

    :p LOL.. roman2nya itu kerjaannya tukang tambal ban :p *bukannya negative thinking.. tapi terlalu mencurigakan..

  3. Rafles29 berkata:

    @adham kalo paku sih betul bs berhari2 ga akan kempes. Masalahnya ini bukan paku masbro. Sy pernah kena potongan seperti paku tp tengahnya bolong dgn ujung2nya dibikin runcing.

  4. Dismas berkata:

    Wah, rawan juga ternyata.

  5. nlavia86 berkata:

    mbayar berapa mz bwt akal2annya?

    1. arantan berkata:

      cuman 10 ribu sih.

  6. j3tta berkata:

    Daerah situ rawan bener emang.. pak Polisi aja sering sapu paku pakai magnet disitu… Ga kapok2 para penyebarnya.. huff..

  7. kalimalang rider berkata:

    moga2 aja tuh orang ntar mampusnya ketancep paku jidatnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s