Belajar dalamnya CVT skutik: roller, variator dan pernya, part 1

Dulu gw pernah posting seklias tentang cara kerja motor matic di sini. Pendeknya kalau motor matic yang pakai CVT ada dua roda penggerak, yang depan nempel ke mesin adalah drive pulley dan yang nempel ke as roda adalah driven pulley. Antara roda depan dan belakang dihubungkan oleh sebuah belt dimana radius drive pulley dan driven pulley bisa membesar dan mengecil tergantung kita ngegas. Itulah singkatnya cara kerja matic secara umum.

Kali ini gw mau coba bahas tentang komponen masing-masing parts dan cara kerjanya, semoga dari posting ini kita bisa dapat gambaran tentang fungsi masing-masing parts. Mohon di betulkan kalo gw salah-salah, maklum bukan orang bengkel seeeeh….

Kalau kita buka CVT skutik, maka umumnya kita akan mendapati temuan seperti ini

Gambar dari blog Motor Matic Mania

Bagian depan (di foto di kiri yang dinamakan variator/drive pulley, yang belakang sering disebut rear pulley atau driven pulley) Bisa dilihat juga ada sebuah belt yang menghubungkan drive dan driven pulley.

Kalau di gas sedikit (rpm rendah) radius di variator adalah kecil dan di belakang adalah besar, seperti pada gambar illustrasi yang dibuat oleh member Aprilia Forum di bawah ini.

Sementara kalau kita mlintir gas banyak (rpm tinggi) radius di variator menjadi besar sementara radius driven pulley menjadi kecil. Jadi baik radius variator depan dan belakang sifatnya adalah dinamis!

Bisa dinamis karena pada bagian dalam variator ada yang namanya roller. Roller inilah yang sering diganti dengan berat yang lebih ringan dan jenis pelapis yang berbahan khusus, nambah tenaga alias HP sih nggak, cuman dengan penggantian roller yang lebih ringan atau lebih berat, kita bisa mengatur: pilih akselerasi atau top speed?

Foto roller yang di dalam variator macam-macam seperti di bawah ini.

Gambar bawah, adalah roller biru di dalam mangkuknya. Semakin tinggi RPMnya, roller akan bergerak ke pinggiran mangkuk. Materialnya roller macem-macem, merk macem-macem, ukuran macem-macem, komposisi metal dan pelapisnya juga macem-macem, cocok-cocokan.

Si roller itu ada di dalam mangkuk Variator semakin roda depan, saat berputar kencang, roller akan tertarik keluar sesuai gaya sentrifugal. Gambar di bawah adalah potongan komponen variator saat rpm rendah. Roller weight berada di poros roda, belt berputar pada radius kecil…

Sementara pada RPM tinggi gambar potongannya seperti di bawah. Roller bergerak ke pinggir, menekan pulley hingga merapat, otomatis radius menjadi besar.

Jadi…

Semakin ringan roller = akselerasi bawah untuk stop and go makin mantap, top speed makin pendek
Semakin berat roller = akselerasi bawah untuk stop and go makin lambat, top speed lebih tinggi

Enaknya gimana? Ya masing-masing orang beda-beda cara berkendara dan kondisi berkendara, mau enaknya gimana?

Part kedua adalah soal driven pulley yang juga dinamis dan nempel ke as roda, nyusul yaaak.

20 Comments Add yours

  1. si oom berkata:

    manstab oom 🙂
    yang jelas jangan sampe kena minyak beltnya. bisa selip tuh 🙂

  2. satrio berkata:

    oooooooooohhhhhh gituuuuuuuuuuccchh yaa baru tau ( sambil garuk2 kepala) (-.-”)

  3. Endo berkata:

    Sayang disini bengkel2 rada katrok kalo dtny2 soal matic beginian

  4. trisx berkata:

    O gitu toh izin nyimak mas, salam kenal juga 🙂

  5. Klinci berkata:

    Terima kasih banget.. cari2 kesana kemari ttg cara kerja CVT, baru ngerti setelah baca ini..

  6. yusronhd berkata:

    maksih bung…sambil mantuk2

  7. Djoem berkata:

    Kalo setiap tarikan awal bunyi nyericit itu kenapa bos, pernah diganti roller dan fan belt tapi tetep masih bunyi…

    Thanks.

    1. Gias berkata:

      Kampas gandanya yg kalah gan, kalo masih tebel coba di amplas terus dipasang lagi

  8. Awan Gunawan berkata:

    haik… wakarimashitaaaaaaa ……..!

  9. dhik4 berkata:

    mantap gan info ny..
    jd nambah ilmu tntng matic ni

  10. barreto adja berkata:

    kamasih bro ud kasih infonya…….
    kamu punya ukuran sklanya g…..????
    gambar diatas….

  11. predatoris berkata:

    ni baru nyambung jelas gk kya postingan sebelah,,mksh bro soalnya banyakan bengkel2 motor ato orang yg bisa serpiss di tmpat saya bisanya motor racing doang jd soal gnian hrus cari sendiri,,tpi kayanya lebih bagusan cvt dripadda ratio gear,,lebih simple dan ringan buat narik maanngg,

  12. yudi berkata:

    mantap bos….

  13. baru tau gua cara kerjanya bro..padahal uda 4 tahun pake mio..thanks ya bro….

  14. samsul berkata:

    wah…. baru ngerti deh cara kerjany. makasi y…

  15. aji berkata:

    Kalo buat freestyle apa yg harus diganti mas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s