
Akhirnya dapat kabar juga, potongan berita ini belum bisa dipegang 100% karena sebetulnya baru rencana, tapi harapannya semoga bisa terlaksana.
I say it out loud:
Vespa LX 3v akan keluar sekitar Maret 2013
Vespa S akan keluar sekitar April 2013
Nextnya?
Vespa LXV
Vespa Quarantasei juga akan masuk semoga di akhir tahun 2013 ini
Harga Vespa Quarantasei akan diatas 100 juta, bahkan sekitar pertengahan 100-200 juta, karena dari sononya adalah limited production. Harga belum bisa dipastikan.
Nampaknya ini memang langkah untuk lebih fokus ke Vespa daripada jajaran Piaggio ya?
My comment …
3 valve is a nice improvement, setidaknya akan ada faktor reason to buy di tahun 2013 ini marketnya Piaggio bisa segar kembali. Tapi …. tidak akan sebooming saat Vespa baru masuk ke Indonesia. Kalau mau booming, ya buat/CKD GT series 200-250 di Indonesia atau setidaknya di Vietnam! Ya bagusan di Indonesia sih. Bagusnya konon saat ini tipe 250 cc mulai dihilangkan di berbagai negara barat. Ya malah bagus donk?! Jadi kalau di produksi di Asean, tipenya tidak bersaing dengan produksi Eropa. Tentunya tidak usah research lagi, tinggal menghidupkan kembali saja.
Targetnya apa? Kalau LX dari 50 jutaan bisa potong setengah harga dengan komponen lokal Vietnam. Gimana kalau GT series? Dulu di import di 80 jutaan, kalau sampai harga bisa dipotong di 40 jutaan dengan di produksi Indonesia dengan komponen lokal, hmmmm. Belum lagi kalau mesin Quasar di rakit di Indonesia, nextnya … 1 mesin bisa untuk beberapa motor, hmmmm…
Noted tentu tipenya jangan disamakan plek-plekan dengan GT series yang lama donk… perlu improvement.
mahal
Oleh: Yoshi on Februari 16, 2013
at 8:37 pm
prestigenya boleh nih
Oleh: swalayansusubundategal on Februari 16, 2013
at 8:44 pm
vespa premium… http://vixy182.wordpress.com/2013/02/16/design-modifikasi-honda-cb-legend/
Oleh: vixy182 on Februari 16, 2013
at 9:32 pm
Vespa terus ya…
Kalo saya masih demen maxi scooter. PI kapan masukin Piaggio X10? IU malah udah nawarin loh…
Oleh: X9 on Februari 17, 2013
at 1:22 am
Laku nggak?
X10 350 nya mahal abis di hampir 200, X10 125 nya ya siapa yang mau beli.
Oleh: arantan on Februari 17, 2013
at 6:42 am
Sial quarantasei harga nyaris 200, pikir cuma 50an karena kubikasi mesinnya .
Mundur teratur deh. Semoga seri gt bisa masuk budget.
Oleh: victory on Februari 17, 2013
at 7:29 am
Mendingan vespa bikin pabrik di Indonesia terus jualan X10 sama MP3, terus lobi pemerintah supaya di jalan tol ada jalur khusus motor. Pasti laku….gimana? Wong lobi parkiran mal aja bisa masa bikin pabrik sama jalur motor di jalan tol gak bisa
Oleh: stevant on Februari 17, 2013
at 8:37 am
Step by step bro …
.
Kalau ke pemerintah pastinya jauh lebih syulit daripada ke mal yang skalanya kecil
Oleh: arantan on Februari 17, 2013
at 10:12 am
itu MP3 ya? kok jadi aneh gitu modelnya, kaya motor perang aja
Oleh: joko on Februari 17, 2013
at 10:30 am
Itu Gilera Fuoco bro Joko, dia satu platform dgn MP3 tp sasarannya keorg yg doyan adventure, kl MP3 kan lebih keeksekutif yg riding di dlm kota..
Oleh: gomargomi on Februari 17, 2013
at 10:46 am
vespa lxv apa akan pakai mesin 3v jg? kisaran brp ya?
Oleh: eko on Februari 17, 2013
at 10:32 am
review saya mas, dari awal piaggio kurang tepat distrategi pemasaran. Vespa yg paling murah sekalipun macam LX tetap jauh lbh mahal harganya ketimbang skutik dengan kapasitas CC yg sama, soal teknologi juga terbilang biasa sj.. menurut sy idealnya Vespa dijual sebagai produk lifestyle bukan sebagai alat transportasi biasa. penjualannya bukan dengan banting harga dan melacurkan diri dibooth2 dipomp bensin.. tp lbh diacara2 lifestyle.. sales forcenya tdk didandani dgn kemeja a’la bengkel yg “biasa” dan mulai kuno, tp dengan baju2 modis vespa, kayak parka dll, liputan dimajalah2 lifestyle.. Kl cara jualan dirubah konsepnya sy yakin ngga banyak yg komplain ttg teknologi, tentang harga yg dianggap ketinggian..
Oleh: gomargomi on Februari 17, 2013
at 10:35 am
Numpang menyampaikan pendapat. IMHO, produk lifestyle memang akan selalu lebih mahal dari produk mainstream. Kalau hanya dilihat dari kapasitas cc, menurut saya kurang tepat. Vespa menggunakan body besi monocoque, tidak bisa dibandingkan dengan frame skutik lain (stabilitas, rigiditas, biaya, pasti lebih tinggi). Lampu depan yang dari standarnya saja sudah jauh lebih terang. Lalu velg dan ban tubeless, Immobiliser, high quality chrome parts, dll.
Kalau saya analogikan, ini seperti membandingkan Notebook Apple dan produk lain. Apple MacBook/MacBook Air/MacBook Pro selalu disalahkan karena harganya dan dianggap jauh lebih mahal dibanding notebook lain dengan processor sejenis. Padahal komponen pada notebook tidak hanya processor. Lihat saja material yang digunakan pada produk Apple, sudah kelihatan mengapa produknya lebih mahal.
Saat ini menurut saya strateginya sudah cukup tepat. Piaggio Indonesia menggandeng komunitas yang sudah terbentuk kuat, dan meng-endorse artis-artis yang juga pecinta Vespa, yang bukan artis mainstream. Karena sepertinya mereka sadar bahwa pasarnya Vespa memang niche dan mereka sudah mentargetkan ke pasar yang tepat.
Tinggal kualitas aftersales servicenya saja yang masih perlu diperbaiki
CMIIW
Oleh: Ardian on Februari 17, 2013
at 8:11 pm
Nambahin bro, pernah liat ngga booth Piaggio dibbrp pomp bensin.. Trus pernah tau ngga program discount 3jt yang lantas bikin harga bekas vespa terjun bebas bbrp bulan kemarin, dan masih ada digantung dibbrp dealer tentang program discount.. Come on, bukan discount daya tariknya.. Wong udah menarik kan.. Kalo emang ada hitungan utk potong harga mungkin bisa disubsidi untuk apparel vespa atau member apa gitu yang juga mengangkat imagenya sebagai icon fashion..
Maksudnya kl jualannya lifestyle ada hal2 yang melemahkan akan ketutup sama fanatisme gaya hidup itu sendiri.. Kayak Harley, yg kelemahannya getaran berlebih itu justru dijual seolah2 itu disengaja demi karakter.. Soal aftersales service krn satu dan lain hal sy pun pada akhirnya memilih merawat vespa2 sy dibengkel non beres..
Oleh: gomargomi on Februari 17, 2013
at 8:59 pm
@Bro gomargomi,
Maaf atas kekeliruan saya, saya sama sekali tidak tau dan baru tau ini kalau ada booth Piaggio di beberapa pom bensin. Menurut saya ini kurang tepat, setuju sekali dengan Anda. Mengenai diskon 3 juta pun saya baru tau, setau saya hanya program cashback 1 juta dan 1,5 juta, tergantung tipe motornya.
Apakah strategi itu terpaksa dilakukan oleh lokal dealer untuk mengejar target bulanannya mereka ya? Atau mungkin semata-mata dilakukan demi menghabiskan stok karena yang engine 3V mau buru-buru masuk?
Untuk after sales service, saya masih berharap ke depannya akan menjadi semakin lebih baik. Menurut saya ini service mutlak yang harus diberikan sebaik mungkin kepada pelanggannya Piaggio Indonesia.
CMIIW
Oleh: Ardian on Februari 17, 2013
at 9:14 pm
Iya bro, kl tdk slh itu bulan april atau mei 2012 yg discount s/d 3jt.. Peningkatan kualitas pada aftersales service setuju banget bro..
Oleh: gomargomi on Februari 17, 2013
at 9:29 pm
Cash back 3 jt utk ngabisin stock 2011. Digelar saat PRJ pertengahan 2012 kemarin. Saya hampirrr dapet. Tinggal nunggu yg 3V dilepas brp nih, semoga ga jauh.
http://7leopold7.wordpress.com/2013/02/16/kelemahan-ke-3-ninja-250-fi/
Oleh: Leopold S on Februari 17, 2013
at 11:23 pm
setuju, GTS 250cc di lokalkan atau di-Vietnam kan. ngiler nih cuman harganya mahal banget
Oleh: maltasimba on Februari 18, 2013
at 9:36 am
Piagio new flay 125 hadir jugakah? Brsaing dgn metik jpang
Oleh: ozan on Februari 18, 2013
at 8:13 pm
iya nunggu2 new fly, lebi sip 150cc kayaknya hehehe siapa tau dibawah 20jt wah menarik banget tuh.
Oleh: vince on Februari 20, 2013
at 12:18 am
dear bro sis,
ada bisa bisikan gak, apakah udah pasti april akan launch versi S150 3klep ini ?
Oleh: IYAN on Februari 22, 2013
at 8:37 am
[...] juga gossipnya yang pernah saya tulis di sini, malah untuk Vespa S yang tadinya dikabarkan keluar April jadi keluar sebulan lebih cepat. Keduanya [...]
Oleh: At last, Vespa LX 3 valve dan S resmi hadir di Indonesia | Blognya Arantan on Maret 22, 2013
at 6:08 am