Secara spesifikasi, Suzuki GW 250 terlihat mencukupi, setidaknya 2 silinder lah cuman stylingnya gw lihat ada beberapa yang punya ruang perbaikan. Gw kok agak kurang sreg dengan modelnya GW 250, tongkrongannya mirip dengan motor-motor touring jaman dulu keluaran 5-10 tahun lalu. Apa bisa designnya dibuat lebih berani, supaya terlihat modern, dan lebih berotot. Ada beberapa sisi dari GW250 yang menurut gw perlu peningkatan, supaya nggak terlewat saya mulai membahas dari depan ke belakang aja yak.
Bagian Depan
Design Spatboard GW 250 sungguh biasa banget. Kalau lihat ke B-King spatboardnya yang memang pakai upside down, spatboard depan menerus ke samping bawah mirip pada Ninja 250R. Sementara pada GW 250, spatboardnya hanya menggantung ke atas. Pada bagian samping spatboard B-King juga terlihat mematah, membelah dan membesar kesamping-samping menjadikannya terlihat lebih berotot. Selain itu finishingnya juga lebih menarik karena pada design spatboard depan pada B-King diberikan sentuhan warna hitam pada bagian atas, sementara samping-samping sewarna body.
Berlanjut ke batok lampu, batok lampu GW 250 sudah mirip betul dengan di B-King tinggal diberikan sentuhan warna saja supaya lebih manis.
Tengah
Kelemahan GW 250 yang punya ruang perbaikan paling banyak adalah di tengahnya. Yang pertama adalah lampu sein dengan tonjolan ke samping-samping yang ada pada B-King tidak diterapkan dengan baik ke GW 250. Pada B-King, tonjolan ke samping-samping mirip dengan bahu orang fitness, kekar dan mucho, sementara pada GW bagian sein tersebut kurang keluar.
Berikutnya soal tanki bensin. tanki bensin pada B-King punya sudut keras dan menyiku pada pengemudi. Sehingga jok pengemudi terlihat begitu masuk rendah dalam. Pada B-King tangkinya terlihat besar dikit, justru design ini mirip dengan tangkinya Yamaha Byson.
Jok pada Suzuki GW 250 ini menerus dan begitu tebal, menyatu hingga ke boncenger, persis saja dengan motor-motor touring jaman dulu bangsanya Scorpio atau Tiger. Pada Yamaha Byson joknya memang joknya masih menyatu tapi tekukan antara pengemudi dan boncenger sangat kentara. Selain itu Byson juga memberikan pewarnaan berbeda pada jok, sehingga jok pengemudi dengan boncenger terlihat terpisah.
Pada B-King selain joknya dipisah, jok boncenger terlihat tidak menerus sampai kesamping-samping, sampingnya… ya plastik aja, bagian empuk cuman pada di tengah. Mungkin ini kurang enak diduduki, tapi design seperti ini turunan dari motor-motor yang lebih racy seperti pada Ninja 250, menjadikan B-King lebih sporty, lebih berotot.
Belakang
Belakang tentu soal knalpot, haizzz, knalpotnya GW 250 memang 2, dalam hal ini bagus, cuman designnya terlalu biasa banget! Knalpot jaman dulu nih! Kalau B-King memang undertail, yang memang mungkin sulit diterapkan ke GW 250, tapi sebetulnya knalpot bisa dibuat jangan seperti silinder aja lah. Coba lihat-lihat designnya Byson, atau ya GSR 750 di atas.
Yah, apakaha masi memungkinkan untuk GW diberi sentuhan sedikit di sana sini? Atau paling tidak ada after market yang membuat GW bisa dibuat lebih modern dan muscular?!






Kereeeennnnn…. Tp mestinya suzuki itu harus melakukan pembenahan diri sebelum meluncurkan produk barunyyyaaaaa sob….
Oleh: Juragan Warung on Agustus 24, 2011
at 6:01 am
seandainya ada adik gsr750…
Oleh: rahmatt on Agustus 24, 2011
at 8:25 am
NAH, 3 GAMBAR DIBAWAH ITU BARU KEREN
Oleh: hairus mataram on Agustus 24, 2011
at 9:47 am
[...] artikelnya Ki Saranto menjabarkan secara komprehensif opini konsepnya seperti apa sih idealnya GW250 itu [...]
Oleh: KONSEP IDEAL SUZUKI GSR250, KAYAK GIMANA SICH ??? « prado2.com on Agustus 24, 2011
at 12:09 pm
ayo ndang keluar. gw tuker guling tuh si oblak..
Oleh: Bjl on Agustus 24, 2011
at 12:42 pm
wuihh..kita liat aja dahh nantinya
http://asmarantaka.wordpress.com/2011/08/24/masih-perlu-aho-drl-dll/
Oleh: asmarantaka on Agustus 24, 2011
at 3:38 pm
sayang motor hanya di mimpi sj
Oleh: awan on Agustus 24, 2011
at 8:22 pm
waw… Bisa bisa penyakit lama kambuh neh xi..xi… Tobat cornering…
Oleh: Triyanto Banyumasan on Agustus 25, 2011
at 12:23 am
nggak mendingan Gladius aja tuh kang..??
Oleh: shumy27 on Agustus 27, 2011
at 1:57 am
Siap …………………. masukan yang sangat berharga, lanjutkan !!
Oleh: Victor Assani on Agustus 27, 2011
at 8:50 pm
[...] Pandangan Ki Saranto tentang Suzuki GW 250, Ki Saranto mengatakan sebenarnya spesifikasi Suzuki GW 250 sudah mencukupi namun masih ada [...]
Oleh: Suzuki…… Kenali Selera…. « Sekedar Coretan Joe Trizilo on September 10, 2011
at 11:05 am
saya sangt stuju bro. Low dsain jok nya prlu dsain bru th.jd trpisah.
Oleh: justien on Oktober 4, 2011
at 9:00 am
ijin copas bro
Oleh: Agus Suroto on Februari 24, 2012
at 8:48 am