Kalau memang kendalanya YMKI adalah soal produksi atau antisipasi produksi untuk merespon permintaan, maka penyelsaian tentunya bukan soal inovasi atau tawaran motor baru lagi. Boro-boro mau jualan motor baru? YMKI dengan pilihan motor yang ada saat ini aja udah kewalahan, stock kurang!!! Sebegitu banyak calon konsumen yang sebetulnya pingin beli Yamaha tapi nggak bisa?!
Akhirnya ya mereka terpaksa beli motor competitor…. sedih, mau closing sales malah jadi buyar. Yang tadinya strategi marketingnya udah integrate dari majalah/TVC, Word of Mouth juga sudah dijaga fans boy, dapat leaflet, sampai si calon konsumen mau lihat-lihat dan datang ke tokonya Yamaha… eeeh saat mau closing sales, dikasih info kalau stock baru dateng 3 bulan lagi??? Weleh! akhirnya konsumen pergi ke toko lain, effort sebegitu besar dan budget investasi marketing, R & D nggak da artinya kalo ujungnya motornya kosong???
Pahitttt, tapi kenyataannya seperti itu, terus mesti ngapain donk??? Mau gedein budget marketing dan gonta ganti konsultan dan agency pun percuma aja… barang nggak ada broooo!
Tennnanggg….
Yang mesti dilakukan adalah menjaga harapan dan ujungnya menjaga loyalitasnya konsumen! Challengenya adalah bisa manage dengan transparan! Okelah memang indenan lama, tapi lebih sakit lagi kalau saat indenan harus menunggu-nunggu dan nelponin sales tanpa jawaban! Ini yang harus di manage dengan baik… usulan gw, buat daftar inden yang transparan! Konsumen bisa datang ke dealer dan melihat dia inden nomor berapa, sekarang antrian ada nomor berapa. Yah sama seperti kita lagi nunggu antrian di dokter atau customer service lah… nyang penting transparan! Kemudian lebih bagus lagi kalau daftar inden tersebut juga bisa diakses lewat web atau mobile lewat handphonenya. Bisa lewat short SMS mungkin? bisa aja…
ATLnya juga bisa support, bikin pengumuman yang jelas di printed media. Misalnya disebutkan secara jelas dan transparant now serving urutan nomor sekian keatas! expectation delivery, sekian minggu lagi…
Yang penting fair!
Berikutnya selama 2-3 bulan itu apa yang bisa di lakukan konsumen? Rewardlah mereka yang mau sabar menunggu! Lewat 1 bulan, dapat gratis oli, lewat 2 bulan dapat jaket keren, lewat 3 bulan dapat lagi reward lainnya. Hadiahi kecil, yang penting buka pembicaraan dengan calon konsumen, jangan calon pembeli dibiarkan kosong aja!
Database sudah ditangan kok, bikin even kecil-kecil bawa si motor itu, kasih mereka test drive dan pengenalan produk, undang mereka untuk dijadikan keluarga Yamaha.
Apalagi idenya? weleh pastinya buanyaklah! Bisa dicari! Yang penting, pertama niat dulu dari YMKI untuk menjaga loyalitas konsumen, pembeli jangan dibiarkan lari! Dariapada budget promotion, lebih baik porsi budget juga di spread untuk soal ini.
Jangna sampai mangkel lari, kemudian pindah motor lain… terus jadi evangelist brand motor lain itu?!!!
Goodluck Yamaha! Nggak pa-pa kalaupun tahun ini penjualan YMKI misalnya belum sesuai dengan yang dikehendaki, yang penting jangan terus stress?! Nyantai, tetap senyum!!! Ini bukan soal percountry kok, penyelsaiannya udah mesti secara regional sampai ke Jepang. Nggak pa pa mereka sementara beralih dulu, yang penting tahun depan mereka beli Yamaha! Bisaaaaa! Asaalll nilai brandnya tetap baik!

mudah2an pertamak
iya YMKI yg penting bisa menjaga loyalitas konsumenmu
Oleh: ruwet on Maret 26, 2011
at 7:27 am
gimana mo loyal kalau kelakuan dealer yg memuakkan yg memaksa beli kredit dibiarkan atpm, padahal mereka punya kekuasaan supply produk.
Oleh: umar_abu_ihsan on Maret 26, 2011
at 10:45 am
Kalah omset nggak masalah yang penting %ase EBIT, ROI, ROE nya nggak kalah coz stockholder menilai management dari laporan keuangan secara menyeluruh bukan cuma pangsa pasar.
Oleh: dpouwel on Maret 26, 2011
at 11:42 am
Apakah yamaha hanya mengandalkan satu tipe produk saja…? Kalau saya lihat di dealer2 yamaha, masih banyak tipe2 produk yg ready stock & terkesan menumpuk, tinggal bagaimana strategi pemasaran untuk menggenjot penjualannya. Kalau untuk tipe yg masih mentok produksinya, toh itu juga krn ketersediaan part yg terbatas dari supplier, & ymki pastinya mempunyai strtegi sendiri.
Oleh: Xpress on Maret 26, 2011
at 12:16 pm
saya mah milih motor sesuai keinginan dan kebutuhan saya saja, gak mentingin fanatisme brand-brand tertentu, tapi tentunya dengerin saran istri…
http://kangmase.wordpress.com/2011/03/25/pkb-2-pajak-progresif/
Oleh: kangmase on Maret 26, 2011
at 1:10 pm
Yang jadi kendala YMKI bukan masalah kapasitas produksi, coz hal itu hanya terjadi di produk Byson saja… masalah Byson adalah ketidakmampuan vendor dan YMKI sendiri dalam hal kualitas produk yang satu ini, akibatnya masih impor dari India… Nah problem yang dihadapi YMKI adalah kesalahan arah kebijakan perusahaan yang sudah dimulai tahun 2008-2009 lalu…. Andaikata Byson bisa produksi full pun misal 25rb unit perbulan gak akan bisa mengangkat penjualan total YMKI…. sebab sekarang hampir semua produk YMKI sudah tidak terserap pasar lagi….. kalo sudah langkah gini ya YMKI harus berubah total….. Apalagi perlahan tapi pasti Suzuki sudah bangkit dan lawan yang bakal ditikam Suzuki adalah Yamaha karena doi tahu betul kelemahan YMKI… dan siap untuk mengambil alih posisinya kembali yang sudah berhasil dicuri Yamaha …….
So yang saya inginkan hanyalah YMKI 2005 lalu…
Oleh: Setiawan on Maret 26, 2011
at 1:45 pm
setuju dng bro setiawan…cm byson doank yg inden panjang..klo yg tipe lain malah dah numpuk di dealer…..efek continuous distribusi tanpa pernah memberi nafas pada delaer seperti yg dilakukan kompetitor di akhir tahun mulai dirasakan efeknya oleh yamaha. hal ini menyebabkan penumpukan utk tipe2 produk tertentu yg merupakan produk andalan yamaha sendiri. pasar memang terus sberkembang dan pertumbuhan yamaha pun tetap positif TETAPI kompetitor jauh lebih positif…mungkin dulu image motor kencang yamaha bisa menjadi image yg mempengaruhi banyak orang….tp nampaknya sekarang image itu udah kalah dengan image motor tetangga yg lebih mengedepankan motor safe…dengan safety campaignnya ke sekolah2 yg merupakan bibit konsumen baru kompetitor lebih gampang menggaet kompetitor baru daripada berkutat utk merebut hati pengguna yamaha….sedangkan yamaha seolah tidak mau lepas dr image racing..waktunya yamaha berfikir strategy baru sebelum new plant yang akan dibangun menjadi investasi yg sia2….
Oleh: gloodaaakkHHH!!! on Maret 26, 2011
at 2:26 pm
Inden sebulan dapet magic jar, 2 bulan dapet sepeda gunung, 3 bulan dapet Vega ZR, dijamin konsumen gak ada yang kabur.
Oleh: Goyip on Maret 26, 2011
at 2:31 pm
setuju banget dengan bro setiawan.
memang bukan kapasitas yang menjadi masalah bagi ymki..
hanya byson saja yang kapasitasnya kurang.sehingga inden panjang.
tapi untuk tipe lain terjadi penumpukan stok akibat kurang laku..terlihat dari kebijakan promo yang bombastis dengan undian 2 milyar dsb..
menurut saya kurang tepat jika kapasitas dijadikan alasan bagi yamaha..tetapi karena produknya yang monoton dan tidak ada inovasi..imho
Oleh: aryobumi on Maret 26, 2011
at 2:46 pm
Menari di atas tabuhan gendang orang lain … Itulah YMKI skarang.
Oleh: deen on Maret 26, 2011
at 8:58 pm
gw rasa ini masalah pada byson, bukan pada line up yang lain … nah gw pairing lagi ah!
Oleh: Mbah Dukun ... ┌П┐(‾.‾҂) on Maret 27, 2011
at 3:29 am
artikel ini bagus sekali.. saran-sarannya juga mengena.. dan ini mesti diterapin semua ATPM, even yang kapasitasnya ga terbatas, supaya tidak lengah.. tapi para komentator2 di atas juga bener.. setau saya banyak segmen lain yang numpuk dan ready stock.. mereka fokus dong untukmarketingin yang disini.. kalo ga ada inovasi produk, inovasi pendekatan konsumen..
Oleh: meeta_hana on Maret 27, 2011
at 5:25 am
[...] berdasarkan artikel bro saranto disini klik dan ini klik, dikabarkan bahwa YMKI masih belum bisa mengatasi masalah inden Yamaha Byson. Bahkan [...]
Oleh: Inden Byson Lama ? Oooi YMKI anda nggak jualan Moge !!! Seriuslah sedikit !!! « INDOBIKERMAGS on Maret 27, 2011
at 1:02 pm
inden sejak 26 11 2010
Oleh: PakBambangNunggangJaran on Maret 27, 2011
at 6:59 pm
inden sejak 20 12 2010… belum turun turun
Oleh: eng ing eng on April 26, 2011
at 12:06 am
Payah Yamaha…
Saya indent byson sejak Oktober 2011, sekarang… Januari 2012, pesanan byson saya belum ada juga…. dijanjikan Februari 2012 ini dilihatkan stok nya (jadi masih belum ada kepastian kapan saya dapet Byson nya ???)
WTF !!!
emangnya saya ini minta-minta / ngemis motor sama Yamaha???
HOOOIII YAMAHA… saya ini beli loooh… mau bayar cash keras langsung… ini konsumen mu yg berduit… jangan ditelantarkan donggg
masih menunggu tanpa kejelasan…
Saya pesan di flagship shop Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Kalau di daeler yamaha kecil lainnya, kalau mau cash malah di suruh UPPING harga… edan toh… atau kalo mau cepet disuruh kredit… super edaaan…
Lha orang punya duit kok disuruh kredit… aneh bin edan…
Yamaha …. seriuslah jualan motor… ini kan bukan barang premium… cuma motor daily use…
Oleh: ALKUR on Januari 13, 2012
at 10:17 pm